Cari Obat Generik? Pilih Kemasan Berwarna Biru Dari HJ Generik

Assalamualaikum, hallo hai semua sahabat daring..

Semoga semuanya sehat selalu yah, kalau sehat kan mau apa aja gampang, bisa wara-wiri kesana kemari, kerjaan beres, aktifitas lancar, enak makan, pikiran tenang dan senang. Ini salah satu hal yang pasti jadi do'a utama kita semua, iya nggak?! Minta di paringi kesehatan oleh gusti Allah.

Katanya meskipun punya uang segunung, harta berlimpah, tapi dalam kondisi sakit, sama saja bohong, karena nggak bisa menikmati, tapi walaupun nggak punya apa-apa asalkan badan sehat, semua bisa di usahakan, jadi sepakat kah kalau saya kutip quote ini👇
The Greatest wealth is health
Iyes, kekayaan yang paling agung adalah kesehatan, dan bicara tentang kesehatan, nggak bisa di pungkiri manusia nggak mungkin selalu sehat, tentu ada masanya ketika mau tidak mau akhirnya tumbang juga, jatuh sakit.

Itu tandanya kita masih manusia biasa, karena tubuh kita seiring waktu kan berproses, jadi wajar kalau kadang-kadang sakit, yang penting sakitnya bukan yang berat-berat, menahun dan berbahaya, duhh jangan sampai yaa!?

Kalau sedang sakit, biasanya pengobatan apa yang di pilih? ke dokter, swamedika dulu, rumah sakit atau mungkin ke tempat pengobatan alternatif. Nah, itu pilihan masing-masing ya?! Agar lekas sembuh setiap orang pasti punya pertimbangan sendiri mau di bawa kemana dirinya ketika sakit.

Berbeda tempat, tentu berbeda obat yang di berikan, tapi ngomong-ngomong nih ya, sahabat daring, setiap kali membeli obat, atau berobat, suka tanya-tanya dulu nggak tentang obat yang di berikan? Kalau saya sih biasanya nggak banyak tanya, meski pernah juga saya bertemu dokter yang sangat informatif,  dan sedikit banyak bisa saya pahami penjelasannya, namun tetap aja sih ya, sebagai orang awam dengan pengetahuan minim tentang obat-obatan, tentu lebih banyak tidak mengertinya. 

Terutama ketika masa-masa sakit kakak saya yang mengalami tumor otak, dan telah dua kali operasi di RS Fatmawati. Duuh, kalau ingat obat-obatan yang harus di minumnya saya sendiri sampai siwer, saking banyaknya. Benar-benar harus perhatikan keterangan dosis, yang ini untuk apa, kapan di minum, berapa banyak minumnya, jam berapa harus minum, harus disiplin, karena kalau salah efeknya bisa kacau.

Menebus obat dokter ke apotik juga saat yang bikin deg-degan, meski menggunakan Jamkesda (sekarang BPJS) yang gratis, terkadang ada beberapa obat yang tidak di cover, dan itu biasanya yang harganya lumayan mahal, karena menurut petugas apotik obat yang di resepkan adalah obat paten.

Pernah satu kali saat pasca operasi, ada obat suntik yang sangat di butuhkan, harganya hampir dua juta. Wahh kami pusing dong yaa, karena uang yang kami pegang kurangnya banyak, akhirnya diskusi dengan dokter, dan alhamdulillah dokter membolehkan untuk coba di kasih seperempat dulu, nanti di observasi hasilnya, efektif atau nggak.

Aduh itu rasanya melegakan banget, waktu itu dokternya bilang "Bu, ini obatnya penemuan baru, belum ada pilihan lain apalagi generiknya, makanya masih mahal" Saya nggak paham sih apa yang di maksud dokter saat itu, ya meski saya tahu di pasaran ada jenis obat paten dan obat generik, tapi bedanya di mana saya nggak tahu.

Selama perawatan kakak di rumah sakit dokter lebih banyak meresepkan obat generik. Tapi pernah satu ketika, ketika dokter meresepkan obat paten untuk kakak, lagi-lagi karena harganya mahal, saya mikir juga mau menebusnya.

Namun petugas apotik memberi opsi untuk menebus obat generik saja, katanya sama saja, obat yang saya maksud  sudah tersedia generiknya. Tapi selang beberapa saat menunggu obat datang, ada seorang bapak yang menyapa saya
"Dek, kenapa nggak beli yang paten saja?" Begitu tanyanya
"Mahal pak, uang saya kurang" Jawab saya 
"Nggak apa-apa mahal, beli setengah saja dulu, dari pada pakai generik, kurang manjur" Kata si bapak lagi
"Emang, apa bedanya obat generik dengan obat paten pak? Kata petugas apotik sama saja" Saya menimpali
"Ya, jelas beda, obat paten ya lebih paten (sambil mengangkat jempol merujuk arti kata paten yang bisa di artikan mantap atau ampuh) dek' khasiatnya" Kata si bapak lagi.
"Oowwhh.." Saya hanya oh saja..dan obrolan kami tidak berlanjut
Pemahaman tentang obat generik di atas ternyata tidak hanya terjadi pada bapak di atas saja, banyak orang yang memiliki pemahaman yang kurang lebih sama, dan jujur saya pun pernah berpikir seperti itu, beberapa kali melihat orang yang menolak pemberian obat Generik karena lebih memilih obat Paten.

Mungkin ini efek melihat selisih harga obat Generik dan obat Paten yang cukup kontras, tapi kalau buat saya sih malah bersyukur, pilihan yang paling realistis dengan kondisi keuangan saya saat itu adalah obat generik, ya mau nggak mau saya pilih obat generik. Alhamdulillah kondisi kakak sangat terbantu dengan meskipun meminum obat Generik.

Mengingat pengalaman itu, makanya saya senang sekali, ketika hari senin lalu tanggal 13 November mendapat kesempatan mengunjungi sebuah pabrik obat yang terletak di daerah Cikarang, dalam kunjungan ini saya mendapat banyak pemahaman dan pencerahan tentang obat dan proses produksinya.

Pabrik yang saya kunjungi bersama beberapa orang teman blogger adalah pabrik obat generik PT Hexparm Jaya,anak perusahaan dari PT Kalbe Farma Tbk salah satu perusahaan farmasi terbesar di Indonesia. PT. Hexparm Jaya memperoduksi obat-obat generik untuk memenuhi kebutuhan dalam negeri dan impor, adapun sediaan obat yang di buat di sini adalah yang berbentuk tablet dan kaplet.

Di sambut oleh pimpinan dan staff PT Hexparm Jaya, merupakan sebuah kebanggan dan kehormatan bagi saya bisa melihat tempat produksi obat-obatan di sini, karena   tidak sembarangan orang bisa masuk ketempat ini.

Sebelum mulai melihat proses produksi obat, kami terlebih dahulu mendapatkan informasi penting tentang obat generik dari Dr. Artarti, Head Medical Departemen PT Hexparm Jaya


Cari Obat Generik? Pilih Kemasan Berwarna Biru Dari HJ Generik

Obat Paten dan Obat Generik Apa Bedanya?

Di dalam dunia farmasi di kenal beberapa istilah untuk jenis obat, ada obat Paten dan obat Generik, obat Generik kemudian terbagi lagi menjadi dua, yaitu obat Generik bermerk dagang dan obat generik berlogo tanpa merk dagang, semua jenis obat ini pada prinsipnya sama, lalu apa yang membedakan?

Apa itu Obat Paten?

Obat-obatan yang beredar di pasaran, tercipta karena sebuah penemuan, dari hasil penelitian, riset, trial dan error, eksperimen para ilmuwan, dari menggunakan hewan, sampai uji coba langsung kepada manusia dan lain-lain, hingga akhirnya sampai pada satu titik,  penelitian terhadap obat bisa di rilis, yang menyatakan bahwa obat yang di temukan memang memiliki khasiat untuk mengatasi jenis penyakit tertentu dan bisa di pasarkan.

Perjalanan itu tentu bukan proses yang mudah dan sebentar, untuk satu jenis obat bahkan bisa menghabiskan puluhan tahun waktu penelitian dan riset, makanya setelah resmi bisa di pasarkan di tetapkanlah ini yang di sebut Obat Paten, yaitu obat yang memiliki Hak Paten, hak tunggal yang di miliki oleh perusahaan farmasi yang berhasil meneliti dan memproduksi obat tersebut.

Jika ada pihak lain yang mau memproduksi dan memasarkan obat tersebut, maka pihak lain itu harus memiliki izin dan membayar royalti kepada perusahaan produsen obat pemegang Hak Paten. Hak paten obat di Indonesia berlaku selama 20 tahun, jadi selama kurang lebih 20 tahun perusahaan pemegang hak paten bisa di katakan memonopoli peredaran obat yang di patenkan.

Cari Obat Generik? Pilih Kemasan Berwarna Biru Dari HJ Generik

Hak paten tentu menjadi istimewa, sekaligus wajar, mengingat nilai investasi yang harus di gelontorkan oleh pemegang hak paten obat, di balik penelitian tentu ada modal yang harus di kembalikan, belum lagi usaha yang harus di keluarkan untuk publikasi, sosialisasi, promosi, produksi dan lainnya. Namanya usaha tentu sah-sah saja kan kalau mencari untung, iya nggak. Ini mungkin juga di perlukan agar perusahaan pemegang hak paten, bisa membiayai penelitian atau riset obat berikutnya. Nah inilah yang meyebabkan obat Paten harganya relatif lebih mahal dari obat generik.

Apa Itu Obat Generik?

Setelah 20 tahun masa berlaku obat paten habis, maka perusahaan farmasi lain boleh memproduksi dan memasarkan produk yang sama persis seperti obat paten, tanpa harus membayar royalti kepada pemegang hak paten. Obat paten juga tetap beredar seperti biasa, namun tidak lagi bisa memonopoli, karena sudah ada produk lain dengan kandungan dan khasiat sama, inilah yang di sebut sebagai obat Generik.

Obat Generik adalah obat dengan kandungan zat aktif sama seperti obat paten dalam alur distribusinya obat Generik  terbagi lagi menjadi dua yaitu: 
  1. Obat Generik Berlogo, yaitu obat generik yang penamaanya di tetapkan oleh aturan, menyesuaikan dengan zat aktif utama yang terkandung di dalamnya, misalnya obat Generik dengan kandungan aktif Amoxcillin, di beri nama cukup dengan Amoxcillin
  2.  Obat Generik Bermerk, yaitu obat generik yang di beri nama atau merk sesuai keinginan produsen obat, misalnya obat generik Amoxcillin di beri nama dengan merek A, B, atau C.
Antara obat Generik berlogo dan bermerk, secara kandungan obat keduanya sama, Namun Obat Generik bermerk, biasanya relatif lebih mahal karena di pasarkan dengan promosi, iklan dan kemasan yang menarik, tidak seperti obat Generik Berlogo yang tanpa promosi, dengan kemasan yang biasa saja.

Obat Generik Bukan Obat Murahan, Obat Generik Setara Dengan Obat Paten

Obat Generik memiliki efektifitas yang sama seperti obat paten, namun memiliki harga yang realtif lebih murah dari obat paten, koq bisa? Kenapa bisa?
Karena:

1. Obat Generik tidak perlu mengeluarkan dana untuk melakukan riset penemuan, tinggal copaste dari obat paten, yang di sebut sebagai originatornya obat generik.
2. Tidak mengeluarkan biaya untuk pemakaian hak paten, karena setelah hak paten habis, pihak produsen obat paten, tidak bisa memeperpanjang hak paten, sesuai peraturan penemuannya boleh di gunakan pihak lain, tanpa harus membayar royalti

Jadi sudah tahu kan, apa perbedaan obat Paten dan obat Generik, ini adalah obat yang sama tapi tak serupa. Dan bisa jadi inilah yang menyebabkan banyak orang keliru menilai obat Generik, selain di anggap sebagai obat murahan, karena harganya murah, juga di cap sebagai obat kelas dua dengan kualitas rendah.

Obat Generik sering di anggap tidak semanjur obat Paten, padahal itu generalisir yang salah kaprah, menurut Dr Artarti, banyak faktor yang mempengaruhi khasiat obat, faktor genetik, jenis kelamin dan kondisi masing-masing orang berbeda. Tidak perlu khawatir mengkonsumsi obat Generik saat sakit, apalagi kalau Obat Generiknya dari PT, Hexaparm Jaya yang di pasarkan dengan nama HJ Generik

Apa itu HJ Generik

Sebagai konsumen, penting sekali bagi kita mengetahui apa yang kita konsumsi, apalagi ini obat-obatan, jangan sampai salah pilih, karena menyangkut kesehatan, dampaknya akan sangat luas. Sebelum membeli obat, terutama obat Generik kita harus teliti, maklum saja penamaan obat yang menyesuaikan dengan nama bahan aktif obat biasanya bikin keder, namun tidak perlu khawatir, sebelum membeli obat Generik, kita bisa melakukan beberapa hal untuk memastikan obat Generik yang kita beli bagus, yaitu dengan cara JELI, yaitu

Cari Obat Generik? Pilih Kemasan Berwarna Biru Dari HJ Generik

Cari Obat Generik? Pilih Kemasan Berwarna Biru Dari HJ Generik

Ketika memilih obat Generik mungkin kita bingung yah mau pilih yang mana, apalagi kalau obat yang kita perlukan adalah obat Generik Berlogo saja, salah satu cara yang bisa kita gunakan adalah cek nama perusahaan yang memproduksinya, dengan JELI kita bisa memastikan obat yang kita minum, berkualitas atau tidak.

Cari Obat Generik? Pilih Kemasan Berwarna Biru Dari HJ Generik
Kemasan Biru HJ Generik
Obat Generik HJ Generik memiliki ciri yang spesifik, salah satunya baru saja di luncurkan. Semua produk HJ Generik, kemasannya kini berwarna biru, supaya mudah di ingat. Jadi kalau cari obat Generik, pilih kemasan berwarna biru dari HJ Generik. Warna biru yang melambangkan kedalaman, kedamaian dan kesejukan dan konsistensi memang di pilih karena mewakili harapan HJ  Generik, yang ingin menjadi pilihan utama masyarakat Indonesia dalam memilih obat Generik.

Kunjungan ke Pabrik HJ Generik

Cari Obat Generik? Pilih Kemasan Berwarna Biru Dari HJ Generik
PT. Hexparm Jaya

Memasuki lingkungan pabrik seperti di PT Hexparm Jaya adalah pengalaman pertama buat saya, jadi ya excited dan norak gitu deh yaa, harap maklum. Beruntung saya tidak sendiri, pun demikian dengan teman-teman lain yang juga sangat antusias melihat suasana produksi obat HJ Generik.

Area pabrik PT Hexparm Jaya sangat luas, di resmikan tahun2012, kurang lebih 500 pegawai, yang bekerja di tempat ini, berada di berbagai divisi dengan dua shift jam kerja. PT. Hexparm Jaya sendiri telah eksis sejak tahun 1971 dan pabrik pertamanya berlokasi di daerah Cipanas, Puncak. Karena permintaan obat yang terus meningkat maka untuk meningkatkan kapasitas produksi pindah ke lokasi yang sekarang, di daerah industri kawasan Delta Silicon. Dengan kapasitas produksi hingga 300 juta tablet obat, terbayang dong seperti apa sibuknya pabrik ini.

Menurut penjelasan Pak Parlindungan, Site Head PT Hexparm Jaya, sebagai sebuah yang tergabung dalam dari PT Kalbe grup, menerapkan sistem operasional terpadu dengan:

Sistem yang handal, menjamin proses dari awal sampai akhir produksi menerapkan

  • Good manufacturing Practice terkini dengan standar PIC/S (Pharmaceutical Inspection Convention/Scheme
  • Sistem majemen mutu ISO sudah di raih oleh PT Hexparm Jaya, ini adalah sebuah sistem yang menjamin langkah perusahaan untuk menhasilkan produk berkualitas, apalagi produk yang di pasarkan bukan hanya untuk masyarakat Indonesia, tapi juga untuk masyarakat dunia, di beberapa negara lainnya, seperti Kamboja, Vietnam, Singapura dan Hongkong
  • Sistem kesehatan dan keselamatan kerja dan lingkungan, dengan Lean Manufacturing dan Total productive Management, sehingga menjadi perusahaan yang kompetitif bukan hanya produknya tapi juga harganya.

Infrastruktur yang handal

  • Mesin-mesin yang di gunakan adalah mesin-mesin canggih yang di atur dengan sistem komputerisasi terpusat, di desain dengan sesuai Good Manufacturing Practice , memenuhi aturan CPOB (Cara Pembuatan Obat yang Benar) dan memenuhi standar internasional
  • Sistem laoratorium yang handal menunjang pemeriksaan baik saat sebelum, selama dan setelah selesai proses produksi
  • Sistem penunjang seperti HVAC (Heating, Ventilation dan Air Condition), PWG (Pattern Wafer Geometry) dan Clean System IPAL (Instalasi Pengolahan Air Limbah) yangmenjamin proses produksi sesuai spseks dan hasil produksi tidak mncemari lingkungan.
Memang benar, saat kami melihat langsung proses produksi di PT. Hexparm Jaya, semua serba rapi,  teratur, kebersihan, lingkungan, dan keselamatan sangat di perhatikan, ruang-ruang di adalam pabrik sudah di atur sedemikian rupa agar partikelnya tidak melebihi ambang batas yang di syaratkan, sehingga produksi obat terjaga tidak terkontaminasi zat-zat berbahaya dari luar.

Cari Obat Generik? Pilih Kemasan Berwarna Biru Dari HJ Generik
Zona biru, area produksi obat

Kami yang memasuki area pabrik harus menggunakan seragam khusus dan melepas semua aksesoris atau bahan-bahan yang berbahan logam dari tubuh, untuk kemanan dan menghindari hal yang tidak di inginkan terjadi dalam ruang produksi.

Ruangan produksi obat di bagi dalam dua zona, zona biru dan zona hijau. Zona biru adalah zona area produksi dengan high security, tempat di mana ruangan produksi berada, dalam bilik-bilik kaca., para pegawai PT. Hexparm Jaya, mengolah obat. Sementara daerah zona hijau dengan middle security, adalah ruang pengemasan dengan middle security.

Cari Obat Generik? Pilih Kemasan Berwarna Biru Dari HJ Generik

Air yang di pakai untuk mengolah obat tidak sembarangan, sebelum di alirkan keruang produksi, air terelebih dahulu di suling dengan mesin canggih untuk memfilter air agar bebas dari partikel berbahaya, diolah sampai ph nya netral antara 5-6, lalu nanti di cek sampling di laboratorium , setelah oke, barulah air bisa di gunakan.

Laboratorium dan quality control di PT Hexparm Jaya juga menggunakan alat-alat modern yang menunjang kinerja kualitas produk agar maksimal sesuai standar, area pengemasan di PT Hexparm Jaya, menggunakan mesin-mesin otomatis yang mampu melakukan Quality control otomatis, misalnya nih ya saat penegemasan ada kemasan yang bocor meskipun sangat halus, mesin secara otomatis akan menolak dan menyingkirkannya.

Cari Obat Generik? Pilih Kemasan Berwarna Biru Dari HJ Generik
Suasana di dalam pabrik

Demikian juga misalnya pada saat pengepakkan ada obat yang quantity atau jumlah kurang maupun lebih, mesin secara otomatis akan memperingatkan bahwa ada jumlah yang tidak sesuai dalam kemasan dan menyingkirkannya.

Bahan baku yang di gunakan dalam produksi obat HJ Generik, semuanya impor, karena memang belum ada pilihan bahan baku lokal. Obat-obat Generik apa saja yang di produksi di PT. Hexparm Jayadi antaranya Mefenamic Acid, Atorvastatin Calcium, Neuralgin, Acyclovir, Antalgin, Anfalt, Anfuhex, Cetirizine, Lambucid dan lain lain, pilihan obat Generi dari Heparm Jaya lengkap tersedia untuk mengatasi berbagai macam keluhan penyakit.

Kunjungan ke PT. Hexparm Jaya, membuat saya yakin bahwa obat Generik adalah obat yang bagus, dan jadi tahu apa obat Generik yang bagus yaitu HJ Generik, Mengapa HJ Generik, ya karena HJ Generik 
  1. Memenuhi standar produksi yang di tetapkan pemerintah
  2. Terdaftar resmi di BPOM RI (Badan Pengawas Obat Dan Makanan Republik Indonesia)
  3. Setara dengan obat Paten
  4. Terjamin Khasiatnya
  5. Di produksi di pabrik yang modern
  6. Memiliki rangkaian produk yang lengkap.
Yup, at least but not least sekali lagi semoga kita semua sehat selalu yah, dan kalaupun sampai sakit, nggak perlu ragu apalagi gengsi pakai obat Generik, dan kalau bingung memilih obat Generik yang bagus. Gampang! Lihat dan pilih yang kemasannya warna biru itulah obat Generik HJ Generik













12 comments

  1. Jadi ternyata kualitas obat generik dan obat paten itu sama ya? Maunya sih nggak sakit ya, mba.. tapi minimal dengan pengetahuan seperti ini kita bisa menghemat pengeluaran utk obat2an. Apalagi ada obat generik berkualitas spt obat generik hj ya ^_^

    ReplyDelete
  2. Pabriknya modern banget yaaaa :D
    Meskipun "generik" tapi udah yakin skrng kalau kualitasnya gak kalah sama yg paten :D

    ReplyDelete
  3. Pabriknya modern banget yaaaa :D
    Meskipun "generik" tapi udah yakin skrng kalau kualitasnya gak kalah sama yg paten :D

    ReplyDelete
  4. Mesinnya canggih dan area pabriknya sangat bersih ya. Jadi yakin dengan obat generik.

    ReplyDelete
  5. Sudah yakin banget saya kalau cari obat generik ya cari kemasan Biru HJ :)

    ReplyDelete
  6. Wow pabriknya obat ini. Bikin nyaman ya buat kita yang datang. Sudah menggunakan generik dari waktu hamil. Jadi makin mantap dengan info ini. Thx kak cerita serunya.

    ReplyDelete
  7. Pengalaman berharga banget ya bisa visit ke pabrik obat generik ini jadi
    Sekarang makin yakin ya kalau obat generik sama kualitas nya dengan obat paten.

    ReplyDelete
  8. Ternyata di rumah masih ada stock obat generik dan ...produksi HJ,manjur loh

    ReplyDelete
  9. Gampang nih cari produk HJ Generik, kemasannya warna biru ya

    ReplyDelete
  10. 3 tahun saya bekerja sebagai marketing farmasi, Mbak. Yg kupasarkan adalah obat paten, saingannya waktu itu ya obat generik yang tentunya harganya lebih murah dan orang awam, pasti lebih memilih yg terjangkau. Tapi ada beberapa dokter yg kutemui, selalu melihat kasus per kasus, mana yg harus mendapatkan obat paten, mana yanv bisa dengan obat generik. Hiyaaa, jd kangen dunia farmasi lagi

    ReplyDelete
  11. Ruang pembuatan obatnya bagus bngeet kak, sangat modern.

    ReplyDelete
  12. Kayak suamiku marah-marah minta obat paten, sekarang sudah baca reportase istrinya baru dia yakin wkwk

    ReplyDelete

Terimakasih sudah berkunjung, apalagi sampai mau komen, duh saya happy banget, semoga tulisan saya bermanfaat... saya mungkin tidak selalu bisa menjawab komentar, tapi saya usahakan untuk berkunjung balik, jika ada pertanyaan sila hubungi saya by email, dan maaf yah....! Untuk yang memberi komen dengan link hidup akan saya delete. Terimakasih.