Usia 27 Pengalaman 40 Tahun, Harapanku Di Tahun 2020

Pada suatu hari (koq, jadi kayak naskah drama yaa..)

“Emang apa kelebihan lo, mak?!” Salah satu emak yang di maksud menunjuk perut dan berseloroh “Nih, lemak di perut, mauuu?! HAHAHA, kompak kami semua tertawa..

Yup, begitulah! Salah satu keseruan saya bersama  ibu-ibu teman sekolah salah satu anak saya. Karena sudah saking dekat dan kompak, kalau sudah kumpul dan ngobrol, bercandaannya merembet hal yang unfaedah, wkwkwk. Alhamdulillah, so far nggak ada yang baper sih?! Yang penting “selow” di bawa asyik dan seru, kami bisa tertawa lepas dan santai.

Obrolan ibu-ibu biasanya nggak jelas dari mana ujung pangkalnya, nyamber dari satu topik ke topik lain, yaa selama bukan ngegosip dan bahas SARAP (Suku, Agama, Ras, Antar Golongan, dan Politik) saya sering ikut nimbrung, dan nimpalin.

Obrolan di atas bermula dari kami emak-emak yang membahas kelebihan dan kekurangan anak-anak, bukan dalam rangka membandingkan atau gimana. Cuma obrolan iseng. Soalnya emang apa sih yang di omongin ibu-ibu kalau bukan anak, seru aja kan bahas masalah  anak dengan sesama ibu-ibu.

“Gue punya kelebihan lain nih, yang belum tentu lo pada punya dan ngalamin?! Seloroh ibu tersebut di atas lagi. “Apaan mak!? Tanya ibu yang lainnya. “Umur Gue nih ya, udah lebih  40 tahun, lu yakin pasti pada ngalamin..?! Itu kelebihan loh?!” Kemudian tertawa lepas sambil melirik kami ibu-ibu (termasuk saya)  yang usianya memang lebih muda dari beliau.

Maksud dan tujuan si ibu emang bercanda, dan kebeteulan beliau memang suka ngelawak gitu kalau ngobrol,  jadi kami yang ada di sana saat itu tertawa. Tapi, somehow sekonyong-konyong nih ya, saat itu ketika mendengar apa yang di ungkap dalam candaan, membuat saya berpikir. Usia, siapa manusia yang mampu menjaminnya.

Yaa Allah, iya juga sih ya. Usia yang di berikan Allah adalah sungguh-sungguh sebuah kelebihan. Sesuatu yang nggak bisa ciptakan dan di buat oleh manusia. Hak preogratif sang pencipta. Lalu, saya membatin dalam hati. Apakah Allah akan memberikan kelebihan itu untuk saya? Merasakan usia 40 tahun dan seterusnya, menyaksikan anak-anak saya tumbuh dewasa, lulus sekolah, kuliah, menikah, punya anak, dan lainnya.

Dan, tentu saja saya yakin karena hal itu, kemungkinan besar kita semua punya do'a yang sama, selalu memohon di berikan panjang umur. Iyes, ini salah satu hal yang tak putus-putus saya pintakan padaNya.

Katanya..
Life begins at forty”
Jika benar demikian, 40 tahun saya akan tiba 2 tahun dari sekarang, yaitu tahun 2020. Membayangkan umur 40 tahun, saya langsung berasa tua. Soalnya si sulung akan berusia 20 tahun saat itu, hmmm..

A post shared by Nunuhalimi (@nunuhalimi) on

Banyak yang bilang usia 40 tahun adalah sebuah titik balik, usia yang di takuti, masa transisi, masa yang canggung, usia yang ‘berbahaya’ sekaligus masa yang mapan berprestasi.

Jika di suruh memilih, tentu saya ingin memilih hal yang pertama dan terakhir. Itulah sebabnya saya punya harapan menjadikan  usia 40 tahun sebagai  titik balik untuk berprestasi. Bisa seperti anak muda baik secara fisik dan mental, namun memiliki pemikiran, kecerdasan, dan kebijaksanaan yang selayaknya di miliki seseorang dengan usia dan pengalaman 40 tahun

Dan, saya boleh dong yaa sedikit geer, jika ada yang bilang saya dan si sulung seperti adik kakak. Terus ya ada beberapa kali foto pakai kamera dusta (itu loh kamera handphone yang setiap  kali kita ambil foto akan memberikan keterangan umur di wajah) Alhamdulillah umur saya katanya 27 tahun, haghaghag, kebangetan banget ya dustanya.

Meskipun sadar di bohongin, tapi akhirnya termotivasi sih. Saya jadi punya goals, terus mikirin bagaimana caranya kalau nanti di usia 40 tahun, terlihat beneran seperti usia 27 tahun. Jadi kan bisa di balik deh, usia 27 pengalaman 40..tsahhh!?

                        Usia 27 Pengalaman 40 Tahun, Harapanku Di Tahun 2020
Wihh, muluk amat!? Eh, nggak dong ya, namanya juga harapan, kan katanya nggak ada yang mustahil. Aamiinkan dulu dong pliss! Yang pennting di usahakan dari sekarang. Dan, beruntungnya nih ada banyak contoh figur yang bisa di tiru lifestyle hidup sehatnya, seperti Sophia Latjuba, Mamah Hadi atau hot mama, selebgram-selebgram dan artis paruh baya yang fotonya banyak bertebaran di instagram. Mereka bebas kerutan, berbadan fit dan tetap kece bahkan di usia 50 tahun.

Alhamduliilah, zaman sekarang, kita juga punya lebih banyak "jalan menuju Roma". Ada Internet, sosial media, portal online, yang menunjukkan ide dan jalan ke sana. So, do’akan saya juga ya, agar selalu bisa mengalirkan fokus kepada energi yang saya inginkan ini.

Selain itu, saya juga punya beberapa keinginan lain di usia 40 tahun. Diantaranya:
  • Memulai travel ke beberapa lokasi yang terdaftar dalam buku ini, atau paling tidak bisa keliling Indonesia deh ya..
Usia 27 Pengalaman 40 Tahun, Harapanku Di Tahun 2020

  • Menjajal sesuatu yang baru dan ekstrem. Ikut triathlon, mendaki gunung, atau terjun payung mungkin, hmm..
Usia 27 Pengalaman 40 Tahun, Harapanku Di Tahun 2020


Namun yang pasti di balik semua keinginan itu, ada beberapa hal yang akan terus saya lakukan sebelum dan sesudah usia 40 yaitu: 

1. Bersyukur
2. Bersyukur
3. Bersyukur, sampai jumlah yang tak terhingga.

Dengan bersyukur, saya memiliki keyakinan akan mampu melakukan hal lainnya dengan lebih baik. Berlapang dada, tidak mudah stress, konsisten berbuat kebaikan, mudah memafkan, mengasihi keluarga, mengasihi sesama, memperbaiki diri, belajar, meningkatkan ibadah dan lainnya. 

Satu hal lagi, ada banyak misteri dan kebingungan tentang usia, yang terpenting adalah saya tidak mau berpura-pura akan itu. Boleh banget kan ya ingin terlihat dan merasa muda meski usia sudah 40, namun menafikannya tentu bukan pilihan. Teman-teman daring masih berapa lama nih jelang usia 40 nya? Siap sambut usia 40? Harus siap dong yaa!? Saya yukk cuss dulu ya, sambil menanti kapan lagi, udah lama juga, nggak kumpul dan ngobrol bareng ibu-ibu di sekolah, ihiiyy!?











2 comments

  1. Setelah memasuki usia 40 tahun hal yang paling saya rasakan...lebih bijak untuk bersikap,ga ugal-ugalan secara emosi :D

    Dan kadang lupa, oh udah 40 tahun ya,intinya ga seseram imajinasi kita, biasa saja.

    ReplyDelete
  2. Yap, memang kudu banyak bersyukur ya dalam hidup ini

    ReplyDelete

Terimakasih sudah berkunjung, apalagi sampai mau komen, duh saya happy banget, semoga tulisan saya bermanfaat... saya mungkin tidak selalu bisa menjawab komentar, tapi saya usahakan untuk berkunjung balik, jika ada pertanyaan sila hubungi saya by email, dan maaf yah....! Untuk yang memberi komen dengan link hidup akan saya delete. Terimakasih.