Bebaskan Imajinasi, Nge-Doodle Dengan Stabilo

Bebaskan Imajinasi Nge-Doodle Dengan Stabilo

Doodle...Sepakat kah jika sejak kemunculan Google, istilah ini semakin akrab di telinga, bukan hanya sebatas pelafalan yang terdengar mirip, tapi juga karena kebiasaan Google menerbitkan gambar-gambar berupa doodle pada hari istimewa tertentu, seperti hari ini misalnya yang bertepatan dengan tahun baru Imlek, Google meluncurkan doodle spesial untuk merayakannya.

Doodle adalah gambar sederhana yang memiliki makna untuk merepresentasikan sesuatu, dan minggu lalu saya mendapat kesempatan mengikuti Workshop Doodle bersama Mak Tanti Amelia salah seorang Makmin Kumpulan Emak Blogger, yang expert dalam hal doodle, seorang doodle Artis yang beberapa karya-karyanya sudah di terbitkan dalam bentuk buku cerita dan buku-buku coloring sheet. Acara Workshop yang di adakan di Stasiun Bogor ini di selenggarakan Kriya Indonesia, bekerjasama dengan PT. KAI (Kereta Api Indonesia) dan Stabilo sebuah brand alat tulis dengan aneka produk alat tulis termasuk untuk menggambar doodle.

Bebaskan Imajinasi Nge-Doodle Dengan Stabilo

Nge-Doodle hmmm... apa iya, saya bisa? membayangkan gambar-gambar doodle yang lucu-lucu dan unik saya jadi berpikir. Jujur saja, di masa sekolah dulu, saya paling menyerah kalau dapat tugas menggambar, gambar pemandangan gunung di apit jalan raya dan persawahan yang mainstream banget itu, pasti jadi pilihan saya. jadi sudah terbayang betapa kurang kreatifnya saya. Terus sekarang saya belajar membuat doodle hmmm...

Sebelum memulai sesi nge-doodle, kami para peserta workshop terlebih dahulu di ajak berkeliling Stasiun Bogor. Melihat-lihat kokoh dan indahnya stasiun Bogor yang juga merupakan bangunan cagar budaya, warisan peninggalan masa kolonial Belanda yang di bangun tahun 1872 ini masih asli, berada di stasiun ini terasa seperti berada di lorong waktu kembali ke masa lalu.

Bebaskan Imajinasi Nge-Doodle Dengan Stabilo
Stasiun Bogor

Bebaskan Imajinasi Nge-Doodle Dengan Stabilo
Salah satu pintu di stasiun ini masih asli,
eksis sejak 1872 

Bebaskan Imajinasi Nge-Doodle Dengan Stabilo
Serah terima Doodle dari Mak Tanti Untuk PT. KAI

Para peserta juga di sambut jajaran pimpinan stasiun Bogor yang memberikan penjelasan singkat tentang kinerja PT Kereta Api Indonesia dan usaha-usahanya untuk menjadikan Stasiun Bogor menjadi modern dengan lingkungan komersil tanpa mengurangi keaslian dan sejarahnya.

Setelah asyik melihat-lihat stasiun Bogor acara nge-doodle pun di mulai. Menurut Mak Tanti Amelia Nge-doodle sebenarnya  sangat mudah, bahkan lebih dari sederhana, karena doodle adalah gambar tak beraturan, yang di buat semau dan sesuka hati, tidak ada aturan baku harus begini begitu, jadi ini atau jadi itu, semua bebas saja, mengalir dan membiarkan tangan kita bergerak.

Mak Tanti juga menceritakan sekelumit sejarah doodle. Ternyata, jauh sebelum mengenal tulisan berupa abjad, huruf dan angka, manusia sudah terlebih dahulu mengenal doodle, dengan membuat gambar tak beraturan berupa simbol gabungan titik, garis, segitiga, atau lingkaran, atau gambar binatang di dinding gua.

Nge-doodle adalah sebuah aktivitas yang di kerjakan sambil mengerjakan pekerjaan lain. Kata doodle sendiri pertama kali muncul di awal abad ke 17, berasal dari bahasa Jerman, doodle artinya bodoh atau kata harfiah untuk minum-minum.

Kata doodle juga seperti termaksud dalam judul lagu "Yankee Doodle" yang di nyanyikan tentara Inggris sebelum terjadinya Perang Revolusi Amerika, menjadi asal muasal kata kerja yang muncul di abad delapan belas untuk istilah mencorat-coret, bisa juga membuang waktu atau karena malas, hingga akhirnya di tahun 30an berubah makna menjadi untuk berlama-lama.

Loh koq kesannya doodle hanya corat-coret saja, membuang waktu! Eitss jangan salah...

Menurut sebuah kajian yang di tebitkan dalam sebuah jurnal ilmiah "Applied Cognitive Psychology" kegiatan corat-coret doodle dapat membantu memperkuat memori seseorang, dengan memperbanyak energi yang cukup untuk menjaganya dari melamun, yang ternyata justru memerlukan banyak proses di otak. 

Corat-coret menjadi mediator antara jangkauan berpikir yang terlalu banyak atau terlalu sedikit, corat-coret dapat membantu untuk fokus pada situasi ini. Penelitian yang di lakukan oleh Profesor Jackie Andrade dari School Of Psychology di Universitas Plymouth, Inggris ini juga melaporkan bahwa para doodlers atau orang-orang yang suka nge-doodle memiliki ingatan yang lebih kuat, mereka rata-rata mampu mengingat 7,5 dari 16 informasi, atau 30% lebih dari rata-rata orang yang tidak nge-Doodle yang mempunyai kemampuan mengingat rata-rata 5,8% saja.

Dan ternyata banyak tokoh penting dunia yang mengisi waktu di sela-sela kesibukaanya dengan nge-doodle loh! seperti mantan presiden Amerika Bill Clinton, Ronal Reagan, dan Thomas jefferson, banyak tokoh ilmuwan, professional dan akademisi juga mengisi waktu luangnya untuk nge-doodle. Penulis "Harry Potter" JK Rowling juga nge-doodle untuk menggambarkan tokoh dan karakter dalam tulisannya. Selain itu saat ini, corat-coret doodle juga bisa menjadi suatu profesi yang, dengan terjun menjadi doodle artist, hasil karya mereka biasa di gunakan untuk keperluan komersil, seperti iklan, aneka marketing, kampanye dan lain-lain

Mak Tanti memulai sesi nge-doodle, dengan sebuah latihan agar tangan menjadi lebih luwes, para peserta workshop di persilakan menarik garis tak beraturan membentuk apa saja, lingkaran, kotak atau bentuk spiral, anything, terserah! Menurut Mak Tanti tarikan garis dan coretan juga bisa menjadi salah satu cara untuk menganalisa karakter seseorang loh...hmmm menarik

Bebaskan Imajinasi Nge-Doodle Dengan Stabilo
Mak Tanti Amelia menceritakan sejarah doodle

Bebaskan Imajinasi Nge-Doodle Dengan Stabilo
Mak Tanti memulai sesi latihan untuk meluweskan tangan

Untuk mak Tanti yang sudah ahli, membuat goresan dan coretan menjadi bentuk tertentu terlihat sangat mudah, beberapa gabungan lingkaran yang di buatnya dalam sekejap berubah menjadi gambar yang lucu dan menarik, kami peserta di buat kagum dengan kemampuannya.

Setelah sesi latihan selesai, tiba waktunya membuat doodle sendiri, dengan tema stasiun Bogor di masa depan, beliau memberi dasar panduan bentuk stasiun yang di buat, berbentuk seperti beberapa kurva, di buat saling bersambung, waah stasiun macam apa yaa...? yang berbentuk seperti ini, nah inilah ternyata asyiknya nge-doodle, kita bisa membebaskan pikiran dan membiarkannya bebas berimajinasi, tanpa perlu takut gambar yang kita buat terlihat aneh atau jelek.

Memandangi bentuk kurva yang saya buat saya sempat terhenyak, aduh mau buat gambar apa ini? Dan akhirnya, setelah membebaskan tangan bergerak di atas kertas, inilah hasil nya, membebaskan imajinasi membayangkan stasiun Bogor di masa di masa depan.

Bebaskan Imajinasi Nge-Doodle Dengan Stabilo
Hasil doodle art yang beda jauh dengan hasil karya doodle art Mak Tanti

Doodle yang saya buat ini menggunakan stabilo, siapa yang nggak tahu stabillo? Hhmmm... Nggak mungkin banget yaa kalau nggak tahu. Branding stabilo untuk membuat marker atau menandai hal-hal yang penting pada buku, sudah menancap kuat banget sampai-sampai semua merek alat tulis untuk membuat marker pasti di sebut Stabilo. Padahal Stabilo aslinya adalah sebuah brand produk alat tulis bukan hanya untuk membuat marker saja tapi juga aneka alat tulis untuk menulis menggambar dan mewarnai, Stabilo adalah produk alat tulis yang berasal dari Jerman.

Bebaskan Imajinasi Nge-Doodle Dengan Stabilo
Stabilo Pen 68

Bebaskan Imajinasi Nge-Doodle Dengan Stabilo

Stabilo yang saya gunakan adalah Stabilo Pen 68 yang terdiri dari berbagai maca warna, selain stabilo pen 68, masih banyak jenis produk Stabilo, seperti Stabilo pen Trio Scribbi , Stabilo Poin 88, Stabilo Neon yang biasa di gunakan untuk marker dan lain-lain, yang sangat menyenangkan, semua produk stabilo selain berkualitas nyaman dipakai dan goresannya bagus, produk Stabilo aman di gunakan bahkan untuk anak-anak sekalipun, karena tidak mengandung bahan berbahaya yang bisa menganggu kesehatan.

Stabilo juga sedang mengadakan program menarik khusus pembelian produknya di toko alat tulis yang masuk dalam officiasl store di Lazada dengan cara menggunakan kode voucher diskon 10% yang di berikan di acara ini untuk semua peserta workshop, kode voucher yang di berikan pada peserta workshop juga bisa di gunakan oleh siapa saja dengan ketentuan sebagai berikut:

1. Pembelanjaan minimal Rp 100.000
2. Satu account di LAZADA hanya bisa menggunakan voucher satu kali
3. Satu kode voucher hanya bisa di gunakan satu kali

Membuat doodle memang menyenangkan, apalagi di tambah diskon belanja untuk membeli alat menggambarnya, bagi yang suka menggambar dan atau nge- doodling bisa gunakan juga deh kode voucher saya dengan Kode STBe2a05n saat proses check out melakukan pembayaran.



Membuat doodle tak sesulit bayangan saya, membebaskan imajinasi, membiarkan semua rasa dalam goresan carat-coret, sedikit banyak melegakan perasaan, mematut gambar yang saya buat, hmmm..mungkinkah suatu saat stasiun Bogor berbentuk seperti ini, well, who knows? 😂...

Bebaskan Imajinasi Nge-Doodle Dengan Stabilo


3 comments

  1. Aku dulu suka ngegambar manga, tapi sekarang tangan udah kaku. Minim imajinasi nih pas disuruh ngedoodle hehe..

    ReplyDelete
  2. Aku nggak bisa gambar mbaaa nu.. Mau banget ikut ws mak tanti tapi masi blum bisa ��������
    Jadi tau sjarah doodle..
    Hasil punya mba nunu, berbakat kayanya mah ������

    ReplyDelete
  3. tanganku kayaknya lebih sering ketemu papan ketik daripada drawing pen, susaaah berimajinasi nge-doodle

    ReplyDelete

Terimakasih sudah berkunjung, apalagi sampai mau komen, duh saya happy banget, semoga tulisan saya bermanfaat... saya mungkin tidak selalu bisa menjawab komentar, tapi saya usahakan untuk berkunjung balik, jika ada pertanyaan sila hubungi saya by email, dan maaf yah....! Untuk yang memberi komen dengan link hidup akan saya delete. Terimakasih.