Piring Cantik, Kisah Di Balik Hidangan Sedap

Akhir oktober kemarin adalah hari bersejarah buat saya, soalnya tepat sudah enam belas tahun saya resmi menjadi ibu, alih-alih memberi selamat ulang tahun kepada si sulung, perasaan saya merasa lucu gitu, bukan sedih nggak gembira juga, pokoknya rasanya campur-campur.

Mengucap syukur, rasanya nggak percaya. "Yaa ampun ternyata bisa juga ya "gedein anak" maklum sebagai ibu muda duapuluhan tahun, saya ingat benar masa awal-awal menjadi ibu. Isshh gagap nya bukan main, minim informasi, jauh dari orangtua, pokoknya banyak serba nggak tahunya.

Dengan informasi tumbuh kembang anak seadanya, tanya-tanya tetangga yang sudah berpengalaman, atau kalau anak sakit telepon orangtua gimana cara mengatasinya, beberapa kali beli buku parenting dan pernahlangganan tabloid khusus perempuan, buat nambah wawasan tapi nggak bertahan lama, memang masa itu sumber informasi belum semudah sekarang aksesnya, ada internet, media online dan media sosial.

Eh, untuk ini kadang ada bagusnya juga sih, soalnya dulu kan ngga ada tuh cerita macam-macam perdebatan, ini itu, ina inu yang ruwet kompleks ala ibu-ibu zaman sekarang yang suka berisik adu argumen pola pengasuhan anak di medsos. Jadi meskipun ternyata banyak salah ngurus anak ya tetep santai aja kayak di pantai.

 Piring Cantik, Kisah Di Balik Hidangan Sedap
bersama si sulung

Salah satu hal yang paling berat yang saya jalani ketika mulai menjadi ibu adalah urusan masak memasak, secara masa remaja saya bisa di bilang hanya sebentar, jadi nggak sempat tuh belajar masak, mengenal dapur karena langsung ketemu jodoh. Dan meski ada peningkatan, saya masih malu bilang kalau saya bisa masak, sampai hari ini  skill memasak ya masih std (baca;standar) banget, yang penting nggak ada komplen dari suami dan anak-anak, itu sudah alhamdulillah.

Beruntungnya saya punya ibu mertua yang jago banget masak, saya banyak belajar masak dari beliau. skill masaknya sudah di kenal di seantero keluarga dan lingkungan tempat tinggal beliau, jaman dulu waktu masih muda, ibu mertua sering terima pesanan kue-kue atau masakan dari mana-mana, atau dapat panggilan jadi tukang masak di tempat hajatan. Tapi sekarang karena usia, dan tidak ada yang meneruskan usahanya, yah paling beliau terima sekali-kali aja kalau sedang mau atau memang bisa di kerjakan.

Sebagai orang yang jago memasak, ibu mertua punya banyak sekali perabotan di rumahnya, mulai dari wajan yang super besar, panci segede gaban, semuanya ada. Yup, pekerjaannya memangg mengharuskan untuk punya perabotan yang banyak, dan selain mengumpulkan perabota beliau juga  senang mengkoleksi peralatan makan.

Salah satu yang paling banyak di kumpulkan adalah piring, hal ini juga yang selalu beliau pesankan kepada saya, katanya kalau lagi megang uang, nyicil lah beli piring dan peralatan makan lainnya dikit-dikit, itu pasti berguna banget kalau kamu mengadakan acara besar di rumah, jangan sampai pinjam tetangga atau bu RT kalau punya sendiri lebih enak, tenang.

Sebenarnya saya nggak perlu susah-susah sih ngumpulin peralatan makan seperti piring-piring, mungkin beliau lupa kali yaa, hehe..soalnya beliau pernah bilang suatu saat piring-piringnya akan di berikan kepada saya. eh

Yang menarik  koleksi piring ibu mertua sebagian nya ternyata juga warisan dari ibu mertuanya, yang juga warisan dari ayahnya yang pernah menikah dengan orang Belanda. Jadi terbayang dong yaa usia piring-piring yang beliau punya, ada yang di cap dengan tulisan berbahasa Belanda bertanda tahun 1880an  hingga 1933an, beberapa juga porselen dari Cina. Zaman dulu ternyata banyak piring-piring di print dengan tahun produksi, menurut beliau piring-piring itu juga punya sejarah tersendiri, karena menurut cerita beliau, banyak dari piringnya bertahan dengan cara dramatis, maklum kan zaman dulu masih masa peperangan, sering berpindah-pindah tempat jadi kebayang kan bagaimana susahnya cara piring-piring itu untuk bisa tetap ada.

Jadi nggak heran betapa ibu mertua sayang banget dengan piring-piringnya, piring-piring yang di miliki ibu mertua selain berupa piring makan, umumnya berupa piring saji atau biasa kita sebuut piring lodor, ukurannya besar, ada yang oval, lonjong dan lebar, warnanya tidak secerah piring-piring zaman sekarang, motifnya juga monoton, piring-piring ini mantap di pegang, berasa banget kuat dan tebalnya. Sayangnya saya nggak bisa tampilkan foto-fotonya karena memang jarang di keluarkan.

Piring-piring ini tidak di pajang sebagai hiasan oleh ibu mertua, baginya piring bukan pajangan, jadi harus di pakai, piring-piring ini biasanya hanya di pakai pada hari istimewa, seperti acara arisan keluarga, atau kumpul keluarga besar saat hari Raya Idul fitri.

 Piring Cantik, Kisah Di Balik Hidangan Sedap
gambar ilustrasi, piring seperti yang ada di gambar ibu mertua punya warna pink

Nah, hampir semua anggota keluarga besar kami paham jika makanan yang di sajikan bukan dengan piring biasa, makanya setiap kumpul-kumpul pasti ada aja yang berseloroh, ini nih salah satu rahasia sedap masakan nenek, karena di taruh di piring dari zaman Belanda.

Ibu mertua juga punya cara yang sendiri untuk merawat piring-piringnya, meski jarang di pakai tapi rajin sekali di bersihkan, paling tidak sebulan sekali, terus  piringnya di bungkus koran per dua sampai tiga buah, rak penyimpanan piring di sebarkan kapur barus atau kamper, dan nggak ngitung setia berapa lamanya, biasanya suka di keluarkan untuk di angin-anginkan.

Dari ibu mertua juga lah saya jadi ketularan setiap kali melihat perabotan di toko atau mall, terutama kalau melihat piring-piring lucu bawaanya pingin di bawa pulang. Dan cara ibu mertua ini juga lah yang saya pakai untuk merawat koleksi piring yang saya punya, yaah walaupun nggak banyak. Yang penting kalau ada acara  khusus nggak perlu minjam tetangga, tapi jumlahnya masih perlu di tambah

Ngomongin soal nambah koleksi piring, saya jadi ingat kemarin saya ke Alfamart mau beli minyak goreng yang kebetulan habis. Saya lihat di satu rak Alfa ada barisan koleksi piring lucu-lucu, bergambar karakter Disney, benaran eye catching banget samapai saya penasaran piring apa sih nih!?

 Piring Cantik, Kisah Di Balik Hidangan Sedap

Saat saya tanya sama mbak kasirnya, ternyata itu piring spesial, yang sedang jadi promo di Alfamart, koleksi Disney Tsum-Tsum, piring-piring ini bisa di beli dengan cara tebus murah, yaitu dengan belanja Rp 40.000 yang di dalamnya terdapat produk sponsor senilai Rp 10.000 kita bisa membeli koleksi pring Tsum-Tsum denga  harga spesial.

 Piring Cantik, Kisah Di Balik Hidangan Sedap

Wah, buat saya itu lumyan banget loh, soalnya kan yang saya tahu barang-barang asli karakter Disney harganya lumayan, dengan tebus murah ini masih tetap bisa belanja plus dapat piring bagus juga. Jadilah insting emak-emak saya keluar, cakep lah ini sekali dayung dua tiga pulau terlamapaui.

Akhirnya saya tebus juga deh piring cantiknya koleksi Disney Tsum-Tsum ini dengan belanja cuma Rp 40.000 dengan adanya produk sponsor senilai Rp 10.000 saya dapat 2 pieces plate yang terdiri dari 1pcs Oval plate 14 inc dan satu dinner plate 10 inc seharga Rp 69.900 rupiah. asyik banget kan?! 

 Piring Cantik, Kisah Di Balik Hidangan Sedap

Selain ada promo tebus murah koleksi Disney Tsum-Tsum ternyata ada pilihan koleksi lain yang bisa di pilih loh?! Yaitu koleksi KIMI.




 Piring Cantik, Kisah Di Balik Hidangan Sedap


Berbeda dengan koleksi Disney Tsum-Tsum, piring koleksi KIMI berupa Airthight Container glass, container pack yang berbahan dasar plastik dan gelas ini juga lucu-lucu banget, bisa untuk menaruh bahan makanan supaya awet dan tahan lama, terus tahan di pakai ke microwave. 

Koleksi KIMI juga bisa di dapat dengan cara yang sama seperti Koleksi Disney Tsum-Tsum, cukup belanja Rp. 40.000 dan ada produk sponsor Rp. 10.000 Koleksi KIMI bisa di tebus dengan harga spesial antara Rp39.900 sampai Rp99.900, setelah selesai belanja, mba kasir  Alfamart saya bilang saya bisa dapat kesempatan menang hadiah yaitu dengan ikutan SUA18 Alfamart #PencetPencetAsyik dengan belanja Rp 100.000 atau kelipatannya, caranya bisa di cek di sini  http://sua18.alfamartku.com/
 Piring Cantik, Kisah Di Balik Hidangan Sedap

Promo menarik begini tentu sangat sayang kalau di lewatkan, saya mau koleksi agak banyak supaya bisa dipakai untuk acara istimewa di rumah, dan nggak sabar juga nih pingin cerita ke ibu mertua, beliau juga orangnya kan juga selalu excited kalau dengar ada promo-promo. apalagi ini promo produk yang beliau suka . Yuuk ikutan juga koleksi Disney Tsum-Tsum Alfamart atau KIMI Arthight Container Glass.














21 comments

  1. Hayuk koleksi piring yang unyu-unyu ini! Aku udah tebus murah juga si Tsum Tsum dan KIMI. Murmer ya :D

    ReplyDelete
  2. Mbak Nunu, baca ini jadi ingat koleksi piring yang disimpan di lemari jati punya nenek. Iya banget deh piring zaman dulu tuh beraaat dan kuat. Beberapa masih ada disimpan di rumah ibuku.

    ReplyDelete
  3. aku juga udah tebus piring piring cntik itu,, beneran aku suka bnget

    ReplyDelete
  4. Wow, piring koleksi ibu mertua, usianya tua banget mba. Keren ih, masih awet.
    Hihihi, kalau saya pilih tsum-tsum aja yang motifnya disukai anak-anak

    ReplyDelete
  5. Wow, piring koleksi ibu mertua, usianya tua banget mba. Keren ih, masih awet.
    Hihihi, kalau saya pilih tsum-tsum aja yang motifnya disukai anak-anak

    ReplyDelete
  6. Ibu mertuanya sama kayak ibuku, hobi koleksi piring :)

    ReplyDelete
  7. Tsum2 aku.punya tuh gelasnya beli tebus dari alfamart/ alfamidi. Lucu2 ya �������� Aku pun sama kayak mb Nunu. Punya koleksi piring dari mamaku yang jadoel2. Bahkan ada meja jati, marmer dll. Bangga juga makan pakai piring antik hahaha lahap terus nambah deh ��

    ReplyDelete
  8. Aku mau ah nambah koleksi piring ke alfamart. Piring, gelas, mangkok, udah pada pecah dimainin anak2, harus mulai beli2 lagi sekarang.

    ReplyDelete
  9. Ya Allah teryata koleksi piring ibu mertua sampe dijaga seperti itu ya. Aku nggak punya koleksi piring khusus mba. Soalnya nggak telaten untuk menjaganya mba. Hhehehe
    Ih naksir banget TsumTsum dari Alfamidi

    ReplyDelete
  10. Koleksi pirimg mertuanya lucu lucu bnget kak,, dan nympe digaja juga. Kalau aku sih gak pnya koleksi piring soalnya dirumh gak ada lagi tempat buat nympen piring nya hhe

    ReplyDelete
  11. Iiih sama banget tuh sama almarhumah mama. Tapi beliau bukan piring antik, melainkan guci. Telaten banget ngerawatnya. Btw, itu piring disneynya lucu banget. Ada ya di alfamart?

    ReplyDelete
  12. Ibu saya juga ngumpulin piring dari beli sabun cuci. Sekarang bisa beli sabun cuci di Alfa dapet piring lucu dari disney juga. Lumayan ya

    ReplyDelete
  13. Emamg kece nih koleksi piring Tsum Tsum dan KIMI-nya

    ReplyDelete
  14. Anak2 suka Tsum Tsum...����
    Klo KIMI mamaknyaaa suka hihii. Banyak fungsinya

    ReplyDelete
  15. Ibu sama mertuaku juga suka koleksi piring-piring gitu. Yang mana dikeluarib kalo ada acara spesial aja hihi

    ReplyDelete
  16. sama ibu saya juga perabotannya buanyaaak karena suka kumpul keluarga besar. saya jg jadinya koleksi perabot nih buat persiapan kalo ada acara di rumah. Udah nebus Tsum Tsum juga tapi KIMI belum nih

    ReplyDelete
  17. Kemarin aku jg belanja di Alfamart, eh dapet kesempatan beli Kimi sm Disney Tsum Tsum Plate Set ini dg harga spesial. Dan aku langsung beli dooongg, buibu mana sih yang ngga suka promo promo menarik giniiii.. hihihi

    ReplyDelete
  18. Jadi pengen ikutan koleksi hahaha, duh sempat salfok..sama kakak jadi kayakntemen ya, dah gede

    ReplyDelete
  19. Piringnya aku juga suka banget neh. Pengen nambah koleksiny

    ReplyDelete
  20. Ya ampun mba nunuuuuu... anaknya udah gede ya. Masih awet muda banget mukanya mba nunu.

    Kebayang deh mba waktu mba jd ibu baru dulu, jauh dr ortu. Aku aja yg deket sm ortu, sempet stress ngadepin anak bayi.

    ReplyDelete
  21. Mba nunu, ortuku juga sama kalau sudah punya rumah sendiri usahakan punya perabot sendiri jangan sampe pinjem ke orang lain. Hihi. Karena petuah itu aku orangnya jadi seneng bebelian deh buat di rumah :D

    ReplyDelete

Terimakasih sudah berkunjung, apalagi sampai mau komen, duh saya happy banget, semoga tulisan saya bermanfaat... saya mungkin tidak selalu bisa menjawab komentar, tapi saya usahakan untuk berkunjung balik, jika ada pertanyaan sila hubungi saya by email, dan maaf yah....! Untuk yang memberi komen dengan link hidup akan saya delete. Terimakasih.