Tips Mengatasi Anak Demam Saat Berlibur, Kembali Ceria Ciptakan Kenangan Indah

Tips Mengatasi Anak Demam Saat Berlibur, Kembali Ceria Ciptakan Kenangan
Liburan adalah salah satu momen yang selalu di nantikan setiap keluarga, nggak terkecuali buat keluarga kami. Meski mengajak anak-anak berlibur bagi saya sebenarnya agak sedikit dilema. Di satu sisi senangnya bukan kepalang yah, namanya liburan siapa yang nggak pingin coba! Leyeh-leyeh, hepi-hepi, menepi sejenak dari rutinitas harian tugas sebagai ibu, yang jam kerjanya mengalahkan apotek. *krik. Tapi di sisi lain, liburan dengan empat anak, dua remaja, satu usia sekolah dasar dan satu bayi, hmmm... Jadinya seperti pindah tempat aja dari rempong di rumah pindah ke tempat liburan. Sejak mulai persiapan dan di perjalanan, ada aja yang di ributkan anak-anak, belum lagi barang bawaan yang lumayan banyak, si kecil yang  kadang rewel dan cepat bosan, uuhlalaa..deh rasanya. 

Banyak hal tetap harus di kondisikan, nggak cuma urusan tiket dan reservasi perjalanan aja, tapi juga pakaian kotor, mengatur menu makanan, dan segala keperluan lainnya, yah intinya perlu ekstra power rangers dan ekstra sabar. 

Namun demikian hal ini nggak pernah jadi halangan kami untuk pergi liburan, karena pada dasarnya kerempongan dan kehebohan yang terjadi nggak sebanding dengan kebahagiaan saat berlibur, bagaimanapun juga liburan tetap lebih banyak asik dan senangnya. 

Apapun kondisinya menjalani setiap momen saat liburan selalu saja membuat kami excited, karena pada akhirnya, mau sedih, mau capek mau kesal, atau apapun itu, semua menjadi kenangan manis tak terlupakan, dan sering kami kenang kembali bersama anak-anak kalau lagi ngumpul, terutama sama anak yang sudah abg, lucu-lucuan mengungkit kejadian konyol dan résénya mereka saat berlibur

Semua pengalaman liburan bersama anak-anak bagi kami berkesan, suka dan duka, all memorable, setiap membuka file foto liburan langsung terasa flashback, saat piknik singkat ketempat wisata dalam kota seperti Ragunan, Ancol, Taman Mini Indonesia atau menepi ketempat yang lebih adem ke Puncak atau ke Bandung. Liburan kerumah saudara di luar kota seperti ke kampung (alm) papa mertua di Padang, ke rumah bude di Solo, tour overland Jawa-Bali, dan yang terakhir kami berlibur ke Singapura dan Malaysia di awal tahun ini, hmmm...jadi pingin liburan lagi.




Di setiap pengalaman liburan selalu saja ada cerita, termasuk kejadian tak terduga, salah satunya ketika anak-anak tiba-tiba sakit di perjalanan atau di tempat berlibur. Hal seperti ini pernah beberapa kali terjadi, daya tahan tubuh dan stamina mereka mudah sekali drop, berkembang menjadi mabuk perjalanan, pusing, mual, mules, sakit perut, masuk angin, meriang dan demam.

Kalau sudah begini biasanya suasana liburan jadi tidak menyenangkan, karena di bayang-bayangi rasa kekhawatiran sakit akan berkepanjangan dan sebagai ibu pastinya sedih melihat anak lemas, tidak antusias, dan tidak ceria di tempat liburan

Yang teranyar pengalaman saat hendak berangkat ke Legoland Malaysia, yang kami tempuh lewat jalur Jakarta-Batam-Singapura-Johor Bahru dalam perjalanan dari Jakarta ke Batam, tigapuluh menit setelah pesawat lepas landas, anak ketiga saya Daya tiba-tiba mengeluh sakit. Pusing, mulas, sakit perut, badannya panas, dalam perjalanan ke hotel muntah-muntah di taksi. Duuhh! Hati mulai ketar-ketir. Padahal sebelumnya, sampai saat boardingpun semua baik-baik saja, dan yang bikin mumet perjalanan baru saja di mulai, masa iya harus di batalkan?!

Demam pada anak sebenarnya adalah gejala, pertanda akan timbulnya suatu penyakit. Sebuah reaksi tubuh saat membuat dinding proteksi bagi virus bakteri atau mikroorganisme asing yang mencoba menyerang tubuh, yaitu dengan meningkatkan suhu tubuh. Virus atau bakteri yang umumnya sering kali menyerang adalah flu, radang tenggorokan, batuk dan lain-lain. 

Belajar dari pengalaman menghadapi anak demam di rumah, tetap tenang namun waspada adalah kunci pertama untuk menanganinya. Demam tidak membahayakan selama anak tidak mengalami dehidrasi. Intuisi ibu sangat di andalkan ketika anak demam di tempat yang jauh dari rumah. Kurangi kekhawatiran dan optimis dan yakinkan diri semua akan baik-baik saja
Penanganan demam yang tepat adalah melakukan pertolongan pertama untuk demam, dan jika hendak melakukan perjalanan, membawa perlengkapan obat dan P3K itu wajib hukumnya.

Berikut ini pertolongan pertama dan beberapa tips yang biasa saya lakukan ketika menghadapi anak yang demam di tempat liburan:
1. Cek suhu badannya
Pastikan membawa termometer ke dalam perlengkapan obat yang di bawa saat berlibur, namun jika lupa atau tidak punya, intuisi ibu sangat di perlukan, gunakan punggung telapak tangan untuk mengontrol pergerakan suhu tubuh anak, apakah cenderung meningkat atau turun, suhu ideal tubuh adalah 36,5 sampai 37,5 derajat celcius, demam terjadi bila suhu tubuh sudah berada di atas 37,5-39 derajat celcius atau lebih.

2. Perbanyak minum air putih dan buah-buahan 


Berguna untuk menghindari dan mengatasi dehidrasi atau kekurangan cairan tubuh pada anak, selain itu buah-buahan adalah sumber energi yang paling baik.

3. Pijatan lembut ibu 
Pijatan lembut ibu mujarab meringankan demam anak, mereka jadi lebih relax dan lebih tenang. Menggunakan minyak kayuputih atau minyak tawon yang selalu jadi bagian dari perlengkapan P3K. Sambil memijat, saya juga menceritakan keseruan yang akan terjadi di tempat berlibur, menyemangati anak yang sakit supaya kuat dan mau berjuang untuk sehat dan ceria, karena seperti kita ketahui pada dasarnya penyakit juga bisa datang dan sembuh lewat pikiran.
5. Selektif memilih makanan
Jika liburan di dalam kota dan nggak jauh dari rumah, biasanya saya akan menyiapkan bekal sendiri dari rumah. Makanan bisa menjadi salah satu faktor pencetus timbulnya penyakit, apalagi jika anak sudah dalam keadaan demam, pilih makanan hangat seperti sup, soto atau bubur ayam hindari makanan cepat saji, gorengan dan es, pilih menu makanan yang banyak mengandung sayur,
6. Konsumsi Suplemen Peningkat Daya Tahan Tubuh
Suplemen atau vitamin anak juga salah satu bawaan wajib ketika saya mengajak anak pergi berlibur. Madu juga bisa menjadi alternatif untuk daya tahan tubuh anak, ini juga selalu ada dalam barang bawaan wajib saat berlibur.
7. Selalu sediakan parasetamol atau obat penurun panas anak dalam perlengkapan obat liburan, salah satu parasetamol yang pas untuk anak adalah Tempra Paracetamol. Obat penurun panas anak yang bisa di berikan jika suhu tubuh anak di atas 37,5 derajat.  Tempra mengandung parasetamol yang terbukti aman untuk menurunkan panas anak dengan cepat. Selain menurunkan panas, parasetamol juga dapat meredakan nyeri yang muncul bersamaan dengan demam anak. 

Tempra tersedia lengkap disesuaikan untuk usia masing-masing anak. Untuk bayi 0-1 tahun tersedia Tempra drops 15ml mengandung parasetamol 80mg/0,8ml, Tempra untuk usia 1-6 tahun yang tersedia dalam ukuran 30ml, 60ml, 100ml mengandung parasetamol 160mg/5ml dan Tempra Forte untuk usia anak 6-12 tahun dalam ukuran 60ml, mengandung parasetamol 250mg/5ml. 

Dengan pilihan rasa yang cocok di lidah anak-anak seperti anggur dan jeruk nggak heran jika Tempra sangat di sukai anak-anak.

Semua varian produk Tempra sangat rekomended untuk mengatasi demam anak, dosisnya tepat dan sesuai untuk anak, apalagi tempra bebas alkohol sudah pasti terjamin kehalalannya, mengandung paracetamol yang bekerja sebagai anti piretik pada pusat pengaturan suhu di otak dan analgetik untuk meningkatkan ambang rasa sakit, tidak menimbulkan iritasi lambung, Tempra adalah obat wajib yang selalu kami punya di kotak obat. Tempra juga sudah di kenal sejak lama dan di pakai turun temurun.

Kemasan Tempra juga beda dari yang lain, sangat praktis dan aman di bawa di perjalanan, tutupnya di desain dengan tutup botol CRC (Child Resistant Cap) dengan sistem tekan lalu putar, jika di pegang atau di buat main sama anak, tak perlu khawatir bocor atau tumpah.

Untuk kemasan Tempra drops pipet, khusus untuk bayi, pipet yang di siapkan berbeda dari pipet biasa, ini adalah safety pipet yang di lengkapi tutup, supaya dropper selalu terjaga kebersihannya. 

Sendok takar yang ada pada kemasan Tempra, juga tidak seperti biasa, berbentuk gelas lengkap dengan ukuran takaran dosis pemakaian.


Tips mengatasi anak demam saat liburan
Tempra Paracetamol



Jadi jangan lupa siapkan selalu Tempra Paracetamol dalam perlengkapan obat dan P3K  di perjalanan.

Tips Mengatasi Anak Demam Saat Berlibur, Kembali Ceria Ciptakan Kenangan Indah
Karena usianya sudah di atas 6 tahun
jadi abang minumnya Tempra Forte
8. Kompres dahi anak dengan kulit pisang, ini resep rahasia lohh! Selain pisangnya bermanfaat untuk menambah asupan energi anak, kulit pisang juga bermanfaat untuk menyerap panas pada saat demam, selain kulit pisang,  kompres dengan air hangat juga bisa menjadi salah satu solusi

9. Biarkan anak beristirahat
Beruntung saat kami tiba di Bandara Hang Nadim Batam hari masih sore, jadi Daya bisa punya banyak waktu beristirahat, setelah bersih-bersih, ganti baju di pijat, dan minum obat, dia tidur dengan nyenyaknya.
10. Periksakan ke dokter atau klinik terdekat jika dalam masa tiga hari demam anak tidak mengalami perubahan, alhamdulillah hal seperti ini tidak pernah sampai terjadi pada anak-anak saya.

Sebagai pencegahan jangan lupakan kebiasaan mencuci tangan sebelum makan agar kesehatan tetap terjaga, juga menjaga sanitasi dan hygiene, siapkan selalu tissue basah atau botol kosong yang bisa di isi air selain untuk cuci tangan juga sebagai antisipasi, jika di toilet umum tidak tersedia air. 


Tips Mengatasi Anak Demam Saat Berlibur, Kembali Ceria Ciptakan Kenangan Indah
Ini sedang mengeluh pusing, badannya panas.


Tips Mengatasi Anak Demam Saat Berlibur, Kembali Ceria Ciptakan Kenangan Indah
Lesu dan tidak bersemangat di Batam



Alhamdulillah demam Daya mulai berkurang, esok paginya sebelum melanjutkan pejalanan ke Singapura, meski masih sedikit khawatir, namun melihat kondisinya yang sudah lebih baik, liburan tetap kami lanjutkan. 

Perjalanan selanjutnya di tempuh melalui jalur laut dari pelabuhan Batam ke Singapura. Mungkin efek senang, gembira dan excited meskipun masih lemas Daya tetap semangat, dan alhamdulillah dalam perjalanan ini semua lancar dan baik-baik saja, bahkan meskipun Singapura di guyur hujan sepanjang hari itu Daya tetap happy dan ceria, keceriaannya berlanjut sampai ke Legoland.


Liburan bagi keluarga sekarang ini sudah menjadi kebutuhan, tengok saja setiap kali menjelang masa liburan seperti tahun baru, libur sekolah, atau lebaran. Jalanan penuh dengan antrian kendaraan ketempat liburan. Stasiun bandara dan terminal memberlakukan jadwal tambahan demi mengantisipasi banyaknya keluarga yang akan berlibur ke luar kota atau keluar negeri.

Kesadaran akan pentingnya fokus pada keluarga, bisa kita lihat saat liburan, ini menarik dan sebuah pertanda yang baik, mengingat liburan bagi sebagian orang masih menjadi sesuatu yang ekslusif, apalagi jika berbicara soal dana nya. Namun menelisik dampak luar biasa dari liburan seharusnya itu tidak menjadi masalah, di mana ada kemauan di situ ada jalan, semua bisa di rencanakan misalnya dengan menabung

Apalagi saat ini jika kita rajin mencari informasi, banyak penawaran paket liburan murah untuk keluarga, mulai dari tiket pesawat, hotel, tempat wisata, tempat makan dan lain-lain banyak loh yang harganya terjangkau, Kita bisa mencari dan memilih tempat liburan yang paling pas untuk kondisi keuangan keluarga kita, nggak perlu harus mahal atau harus jauh... Intinya nggak ada alasan untuk nggak berlibur.

Pengalaman beberapa kali belibur bersama anak-anak banyak sekali hikmah selama berlibur bersama mereka, selain kami semua bisa rehat sejenak dari segudang aktifitas rutin sehari-hari, menikmati kebersamaan juga bisa merecharge pikiran dan hati sehingga setelah liburan bisa lebih fokus dan semangat.

Saat berlibur anak-anak mempunyai kesempatan melihat kehidupan secara langsung, sesuatu yang tidak mereka pelajari di rumah dan di sekolah, misalnya saat kami bertemu dengan seorang kakek penjudi, seorang petualang, yang terharu bertemu kami, saat bersama di dalam sky train di Genting Highlands, beliau menghabiskan hari tua, uang dan sisa energinya di meja judi demi memuaskan nafsunya. Sementara anak-anak nya tak ada mempedulikannya. Anak-anak saya cukup terkesima dengan cerita si kakek ini, meski mengaku hidupnya sudah tidak bisa di perbaiki, banyak nasehat yang ia berikan kepada anak-anak.

Saat berlibur banyak pengalaman yang tak terlupakan buat anak seperti pengalaman naik pesawat, sky train, kereta, melihat laut, pegunungan, naik kapal feri, melihat binatang, dan aneka pertunjukkan di tempat liburan, melihat perbedaan budaya, sejarah, makanan, orang-orang yang di temui di tempat liburan. 
Dengan berlibur anak-anak juga bisa melatih kepekaan dan kemampuan mereka beradaptasi, di tempat liburan banyak hal yang harus mereka lakukan sendiri, membawa ransel sendiri dan bertanggung jawab dengan barang bawaannya, berhadapan langsung sendiri dengan petugas imigrasi. 

Saat berlibur kekompakkan dan solidaritas anak juga teruji, contohnya ketika adiknya demam kakak-kakaknya terus mensupport dan menyemangati agar kuat dan tetap semangat, jadi nggak salah rasanya jika liburan menjadi sesuatu yang kami nantikan, saat berlibur banyak momen penuh kenangan tercipta, dan jika anak-anak ceria momen bahagia itu tentu terekam di indah di ingatan. dan kami percaya warisan terbaik yang bisa kami berikan untuk mereka adalah kenangan indah

The greatest legacy to leave to our children is happy memories"


  "Artikel ini diikutsertakan dalam lomba blog yang diselenggarakan oleh Blogger Perempuan Network dan Taisho."

35 comments

  1. Serunya liburan sama anak2. Jangan smp liburannya jd bubar jalan krn anak sakiy,huhu. Sedia penurun panas memang harus bgt ya.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya mba Lisna..kalo sampe bubar jalan sayang banget hiks..

      Delete
  2. Liburan keluarga penting banget nih, 😍😍😍

    ReplyDelete
  3. Kadang suka BT lagi liburan enak-enak ehh Buahhati sakit jadi harus sedia Tempra d dalam tas

    ReplyDelete
    Replies
    1. Toss mba saya juga bete kalao anak sakit...

      Delete
  4. Putri saya kalau panas ,masih minum ini hingga sekarang

    ReplyDelete
  5. Itu kulit pisang di apakan, aku baru tau klo bs buat kompres

    ReplyDelete
    Replies
    1. Di kupas aja pisangnya terus kulitnya tempelin di dahi, persis kompres..

      Delete
  6. intinya ibunya harus well prepared ya mbaa...

    ReplyDelete
  7. Waw mak nunu rajiin liburannya, walopun rempong rame rame tetep diusahain ya mak

    ReplyDelete
    Replies
    1. Ya nggak tiap tahun kok mak..masih ke hitung jari..hihi

      Delete
  8. Seru banget ya liburannya, asyikk itu naik kapal2an
    untung ade demamnya segera teratasi

    ReplyDelete
    Replies
    1. Alhamdulillah mba..mungkin karena senang jadi semangat untuk sembuh mba..

      Delete
  9. Bisaa,, nu,, hv a nice day always

    ReplyDelete
  10. Mba Nunuuu, ya ampunnn aku gak kebayang libur bareng 4 anak mba.. Aku 2 aja rempong jg rasanya.. hihi.. Sehat2 yaa semuanya.. :D

    ReplyDelete
  11. Waah saya baru tahu ttg kompres pakai kulit pisang

    ReplyDelete
  12. Serunya melihat keceriaan liburan keluarga mba Nunu. Untung ada Tempra ya mba yg siap menjaga daya tahan tubuh anak saat berpegian

    ReplyDelete
  13. Wah pasti seru (dan rempong) liburan bawa 4 anak yaa.. momen yg tak akan terulang di masa depan, apalagi kalau anak2 udah suka sendiri2.

    ReplyDelete
  14. Toss mba, aku juga selalu sedia tempra baik utk di rumah maupun saat dibawa liburan

    ReplyDelete
  15. Liburan keluarga itu emang penting bgt utk menciptakan kenangan indah buat anak-anak ya mbak

    ReplyDelete
  16. Wah, baru tahu nih tips kulit pisang.. nanti kalau anak panas bakal cari pisang ah..

    ReplyDelete
  17. Aduh jadi pingin liburan juga nnih sama anak2

    ReplyDelete
  18. Kereen euy, maenannya luar negeri, xixi...
    Sehat2 selalu ya the gank 😘

    ReplyDelete
  19. Seneng ya kalo bisa ajak anak-anak traveling.
    Sedihnya kalo saat traveling tiba-tiba anak sakit. Tempra jadi salah satu obat yang wajib dibawa saat bepergian dengan anak

    ReplyDelete
  20. kebayang deh serunya liburan sama anak-anak ya mba, tapi repot juga kalo lagi liburan tiba-tiba anak sakit, jadi harus betul-betul dipersiapkan semuanya ya mba termasuk bawa obat-obatan juga

    ReplyDelete
  21. nahh, enaknya punya anak banyak itu pas liburan... berasa ramenya ya mbak, bringg sana bringg sinih dan klo satu absen berasa hilangnya .. aku 6 bersaudara ngalamin banget yg namanya bepergian rame2 ... yg gak enak klo ada satu yg sakit, tempra cocok buat dibawa pas traveling

    ReplyDelete
  22. Baru tahu soal kompres pakai kulit pisang. Terima kasih, tulisannya lengkap n bermanfaat. Saya juga sedia Tempra buat si Kecil kalau pergi, Mba :))

    ReplyDelete
  23. Aku baru tahu tentang kulit pisang ini,

    ReplyDelete
  24. Berkat tempra, si demam gk bakal berlama laam nempel sm buah hati kita ya mbk nunu,
    hus hus demam sana jauh jauh :)

    ReplyDelete
  25. anak saya juga dulu pake tempra...paracetamol lebih bagus daripada ibuprofen

    ReplyDelete
  26. Wakt.u kecil aku juga suka minum obat sirup mb paagi yang rasa buah, tempra ada 3 varian rasa ya...
    Wah selain itu konsumsi air putih dan konsumsi serat buah masih jadi peer aku nih, padahal itu detoks paling alami ya tuk segala jenis penyembuhan penyakit

    ReplyDelete
  27. Wku baru tau kompres pakai kulit pisang, oyaa pakai Tempra emang cepet turun demam lho.

    ReplyDelete

Terimakasih sudah berkunjung, apalagi sampai mau komen, duh saya happy banget, semoga tulisan saya bermanfaat... saya mungkin tidak selalu bisa menjawab komentar, tapi saya usahakan untuk berkunjung balik, jika ada pertanyaan sila hubungi saya by email, dan maaf yah....! Untuk yang memberi komen dengan link hidup akan saya delete. Terimakasih.