Anmum Mum To Mum Platform Online Edukatif, Informatif Dan Saling Berbagi Para Ibu

Minggu pertama bulan Agustus, di tandai dengan peringatan World Breastfeeding Week atau Pekan Menyusui Sedunia. Sahabat daring, khususnya ibu-ibu yang sedang menyusui pastinya senang banget yaa.  Oiya, saya baru tahu loh, ternyata ada hari khusus khusus untuk memperingati pekan menyusui.

Pengalaman menyusui adalah salah satu best moment bagi setiap ibu, termasuk saya. Walau merupakan sebuah proses natural, harus di akui masa-masa menyusui adalah masa yang sangat menantang, banyak banget kendala dan problemanya. Terlebih setiap anak memiliki masalahnya masing-masing, tidak cuma di alami oleh ibu baru saja, ibu yang sudah berpengalaman pun bisa kebingungan mengatasi kesulitan saat menyusui.

ASI (Air Susu Ibu) mengandung jumlah nutrisi yang tepat yang dapat memenuhi kebutuhan bayi selama 6 bulan pertama kehidupan bayi atau ASI ekslusif. Di Indonesia angka pemberian ASI ekslusif masih tergolong rendah, banyak alasan yang meyebabkan ini, di anataranya ibu mengeluhkan produksi ASInya yang tidak banyak, susah keluar, stress, kelelahan pasca melahirkan.

Banyak ibu juga yang terkendala memberi ASI karena faktor pekerjaan. Namun ada juga ibu yang memang malas atau tidak berniat menyusui karena alasan estetika seperti takut payudara kendur, tidak kencang lagi dan lain-lain. Untuk itulah ibu perlu di edukasi, mendapat informasi, dukungan emosional dan psikologis selama menyusui demi menyediakan nutrisi terbaik bagi bayi.


Pekan Menyusui Sedunia, di adakan untuk mendorong serta mendukung peningkatan kesehatan bayi di seluruh dunia lewat ibu yang sukses memberikan ASI. Mulai dari ASI Ekslusif hingga lulus kurang lebih dua tahun.

Di Indonesia, khusus untuk angka pemberian ASI eksklusif ternyata angkanya masih tergolong rendah. Menurut pusat Data dan Informasi Kementerian Kesehatan Republik Indonesia tahun 2017 mencatat ASI eksklusif di Indonesia hanya sekitar 35 persen, di bawah rekomendasi WHO sebesar 50 persen

Selain untuk ibu, pekan menyusui sedunia juga di harapkan bisa meningkatkan  kesadaran dan peran masyarakat kepada ibu-ibu menyusui yang ada di sekitarnya. Salah satunya dengan tidak mudah menghakimi atau nyinyir, ringan tangan membantu ketika melihat ibu-ibu yang terkendala menyusui.

 Anmum Mum To Mum Platform Online untuk Ibu Saling Berbagi

Beragam acara dan kegiatan di adakan di adakan untuk merayakan Pekan Menyusui sedunia. Dan, tanggal 1 Agustus lalu bersamaan dengan di mulainya  Pekan Menyusui sedunia, saya berkesempatan untuk menyaksikan acara istimewa. Yaitu acara yabg di gagas oleh ANMUM yang memanfaatkan momen ini untuk meluncurkan sebuah platform online, atau portal online khusus bagi ibu-ibu, namanya Anmum MumToMum.

Berlangsung di Fairmont Hotel Jakarta, peluncuran berlangsung seru menghadirkan sesi talkshow, yang menghadirkan ibu Rohini Behl, Technical Marketing Advisor, PT Fonterra Brands Indonesia, Ines Yumahana Gulardi, MSc, Senior Nutrion Manager, PT Fonterra Brands Indonesia, Dr.Ariani Dewi Widodo, Sp.A(K), dokter spesialis di RSAB Harapan Kita dan Rinni Wulandari, artis penyanyi terkenal dan seorang ibu yang masih menyusui sebagai narasumber.

Menurut Ibu Rohini Behl, platform Anmum MumtoMum di rancang dari semangat Anmum untuk mendukung semua ibu agar mudah mendapatkan edukasi dan informasi. Platform online ini adalah sebuah ruang online dari ibu untuk ibu, karena isinya adalah bergam hal seputar dunia ibu yang di berikan oleh satu ibu kepada lainnya. Menurut ibu Rohini “Banyak sekali rintangan bagi ibu menyusui di Indonesia, termasuk kurangnya dukungan keluarga dan kesalahpahaman seputar menyusui yang perlu diluruskan, MumToMum menyediakan platform online untuk mendukung ibu dalam pemenuhan nutrisi dan sisi emosional”.

Platform online MumToMum berisi artikel, berita, tips, trik, serta tayangan video informatif dan edukatif. Di sini ibu atau mum akan terkoneksi secara digital. Berbagi pengalaman, diskusi juga bertanya tentang berbagai topik, seputar kehamilan, persalinan, menyusui, parenting, tumbuh kembang dengan ibu lain.

Memasuki bulan Agustus, nggak terasa ya tengah tahun sudah terlewat. Oiya, di minggu pertama ini ada yang istimewa loh?! Ada yang tahu nggak apa? Iyes, minggu pertama dari tanggal 1-7 Agustus di peringati sebagai World Breastfeeding Week atau Pekan ASI sedunia. Ini adalah momen yang mendorong ibu agar sukses menyusui dan meningkatkan kesehatan bayi di seluruh dunia. Menjadi aware, peduli dan mendukung ibu menyusui di sekitar kita. Data menunjukkan, dengan berbagai alasan masih banyak ibu yang memilih tidak memberi ASI pada bayinya. Memang sih ya, meskipun menyusui adalah proses natural, tapi harus di akui menyusui bukan hal yang mudah di lakukan. Saya merasakan sendiri, tiap anak punya problema masing-masing. Baik itu saat jadi ibu baru maupun sudah berpengalaman, rasanya sama aja pusingnya, karena tantangannya beda-beda. Senang sekali jadi bagian dari acara peluncuran platfom online #anmum #mumtomum @anmum_indonesia bersamaan dengan di mulainya pekan ASI. Jadi tambah wawasan akan pentingnya ASI bukan hanya untuk bayi tapi juga untuk ibu. Bincang-bincang bareng artis Rinni Wulandari yang sharing pengalaman jadi ibu baru, juga Dr Ariani, dokter spesialis anak, yang mengungkap bagaimana dukungan suami, teman, keluarga, tempat kerja, dan lingkungan dapat memaksimalkan performa ibu menyusui. Meluruskan kesalahpahaman info seputar menyusui yang banyak terjadi di masyarakat, termasuk belajar teknik pijat oksitoksin yang terbukti efektif melancarkan ASI #anmummaterna #anmumindonesia #anmummumtomum #anmumlacta #AnmumMumtoMum #MumtoMum
A post shared by Nunuhalimi (@nunuhalimi) on

Pengalaman setiap ibu tentu berbeda, dengan cara  ini ibu bisa bisa mendapatkan perspektif baru tentang menjadi ibu bersama ibu lainnya. Saling menguatkan, mendukung, berpikiran terbuka serta menemukan hal baru mengenai perjalanan luar biasa di masa kehamilan dan menyusui. Selain dengan sesama ibu ada juga ruang tanya jawab, chitchat dengan ahli MumToMum.

 Anmum Mum To Mum bisa di akses di website ANMUM www.anmum.co.id tampilannya seperti ini klik bagian info lengkap lalu ke gabung sekarang #AnmumMumToMum#Anmumindonesia @AnmumIndonesia pic.twitter.com/c3Oo7d59Bi



Di acara peluncuran ini, saya juga mendapat insight penting soal menyusui dari Dr.Ariani Dewi Widodo, Sp.A(K) ternyata sebenarnya tidak ada alasan bagi ibu untuk ibu tidak memberikan ASI, banyak langkah yang bisa di lakukan untuk mengatasinya. Dan si perlukan dukungan suami, keluarga, lingkungan, tempat kerja agar ibu bisa meningkatkan performa menyusui.

 Anmum Mum To Mum Platform Online Edukatif, Informatif Dan Saling Berbagi Para Ibu

Ibu menyusui seringkali mengalami tekanan dan stress akibat menurunnya produksi ASI, merasa gagal, terlebih jika melihat perkembangan bayinya yang sedikit dan tidak terlihat. Seperti yang di alami oleh artis Rinni Wulandari yang belum lama ini melahirkan anak pertamanya Nord.

Buibu pasti kenal dong ya dengan Rinni, artis terkenal jebolan Indonesian Idol ini. Salut juga ya sama Rinni yang mau menyusui bayinya, di tengah aktivitas yang sibuk. Rinni pernah kesulitan menyusui dan galau melihat perkembangan bayinya yang minim karena produksi ASInya yang kurang maksimal.

Untuk meningkatkan produksi ASI, Dr Ariani memberikan tips yang terbukti efektif, yaitu dengan melakukan Relaktasi, cara ini umumnya juga di lakukan pada ibu yang ingin melanjutkan pemberian ASI setelah berhenti dalam waktu tertentu, dan berikut cara melakukan Relaktasi:
  • Menyusui bayi setiap 2 jam sekali. Keluar ataupun tidak keluar ASInya
  • Berikan ASI pada bayi, setiap bayi memberi tanda ingin menyusu seperti menangis atau memajukan mulutnya.
  • Berikan ASI secara langsung, bukan dengan botol selama minimal 15-30 menit.
  • Perbanyak waktu bersama bayi saat malam hari karena akan meningkatkan produksi hormon yang meningkatkan produksi ASI
  • Minum suplemen galaktagog (substansi yang dapat memperbanyak ASI) bisa di beli bebas atau dengan resep dokter (obat) 
  • Melakukan skin to skin, bonding ibu dengan bayi, bisa dengan ibu memijat bayi sendiri
  • Melalakukan pijat laktasi atau pijat oksitoksin.
Agar lebih jelas, kami yang hadir di demokan dan praktek juga bagaimana melakukan pijat oksitoksin untuk merangsang produksi ASI.

 Anmum Mum To Mum Platform Online Edukatif, Informatif Dan Saling Berbagi Para Ibu

Pijat ini bisa di lakukan oleh suami atau orang terdekat ibu di rumah. Dengan posisi ibu telungkup di meja atau sandaran kursi, di awali dengan melakukan kompres air hangat pada payudara, pijat oksitoksin di lakukan pada daerah tulang belakang leher, punggung atau sepanjang tulang belakang sampai tulang kelima sampai keenam.

Selain dengan pijat cara relaktasi di atas, untuk melancarkan produksi ASI ibu juga harus mengkonsumsi makanan bertnutrisi dengan gizi seimbang yang maksimal. Salah satunya dengan menambahkan susu dari Anmum yaitu Anmum Lacta untuk masa menyusui dan Anmum Materna pada saat hamil.

Sudah kenal dong ya dengan produk satu ini. Anmum adalah salah satu brand terkemuka Indonesia produk dari Fonterra Brands yang diformulasikan untuk mendukung kebutuhan nutrisi ibu dalam persiapan kehamilan, saat hamil, dan menyusui.  Dengan kandunganNuelipid Folate Gangliosides (GA) Sialic Acid (SA) Docosahexaenoic Acid (DHA) Essential Fatty Acids (EFA) Zat besi.

Anmum Lacta adalah susu untuk ibu menyusui yang mengandung berbagai komposisi, seperti Ganglioside (GA) dan nutrisi seperti DHA. Konsumsi Anmum Lacta diakui banyak ibu-ibu memberi berpengaruh pada produksi ASInya.

Anmum Materna adalah susu untuk ibu hamil yang difortifikasi dengan asam folat. Konsumsi Anmum Materna dapat meningkatkan folat, yang berpengaruh dalam mengurangi risiko cacat pada bayi. Anmum materna juga memberikan nutrisi makro dan mikro dengan Ganglioside (GA) dan DHA yang penting untuk mendukung pertumbuhan dan perkembangan bayi sekaligus menjaga kesehatan ibu selama kehamilan.

Dengan peluncuran Anmum MumToMUM Jadi tidak ada alasan lagi dong ya. Semua bayi harus mendapatkan ASI sebagai hak dasarnya. Ibu-ibu tidak perlu ragu lagi memberikan. ASI dan kalau ada masalah dan ingin di tanyakan atau mencari informasi penting seputars dunia ibu. Ada Anmum MumToMum yang bisa jadi pilihan mencari jawaban.





No comments

Terimakasih sudah berkunjung, apalagi sampai mau komen, duh saya happy banget, semoga tulisan saya bermanfaat... saya mungkin tidak selalu bisa menjawab komentar, tapi saya usahakan untuk berkunjung balik, jika ada pertanyaan sila hubungi saya by email, dan maaf yah....! Untuk yang memberi komen dengan link hidup akan saya delete. Terimakasih.