Drama Musikal Nivea "Dongeng Pohon Impian" Membangun Mimpi Indah Ibu dan Anak

Alkisah di sebuah negeri impian, hidup seorang ibu yang berprofesi sebagai saudagar mimpi. Setiap hari ia mengolah jamu Mimpi Indah. Jamu ini terbuat dari ekstrak daun-daun Pohon Impian, satu-satunya pohon dan tidak ada siapapun yang memiliki pohon ini selain dirinya.

Adalah ibu Imaji, saudagar mimpi  tersebut. Beliau tinggal dengan putrinya bernama Angan. Karena sibuk meracik jamu dan merawat pohon impian, tanpa disadarinya Angan sering merasa kesepian. Banyak usaha dilakukan Angan untuk menarik perhatian ibunya, namun sang ibu tetap bergeming.

Angan mempunyai sahabat seekor ulat, bernama Angin. Angin selalu diberikan daun-daun pohon impian oleh Angan. Inilah hal yang membuat ibu Imaji kesal dan meminta Angan untuk melepaskan Angin pergi. Karena daun pohon impian yang dimakan ulat, akan berdampak pada usahanya.

Drama Musikal Nivea "Dongeng Pohon Impian" Mimpi Indah Ibu dan Anak

Banyaknya pelanggan datang mencari jamu Mimpi Indah membuat Ibu Imaji selalu sibuk. Hingga kemudian, suatu hari tanpa diketahuinya, Pohon Impian hilang! dicuri orang!

Duh! Siapa gerangan yang mencurinya ya? Untuk apa mencuri Pohon Impian ? Bagaimana caranya mendapatkan kembali pohon impian?

Hmmm,..

Ya! itulah gambaran konflik yang disajikan dalam pertunjukkan drama musikal Nivea #SentuhanIbu "Drama Musikal Dongeng Pohon Impian"

Seperti apa kelanjutannya? Lalu bagaimana hubungan ibu penjual jamu dengan putrinya?

Nah. Semuanya terjawab dengan apik lewat alur, tata panggung, tata cahaya, tarian dan lagu-lagu indah sarat makna dalam pertunjukkan yang berlangsung kurang lebih dua jam ini. Berlangsung di Ciputra Art Preneur. Suasana hari sabtu tanggal 22 Desember lalu, benar-benar terasa hangat, karena beretepatan dengan peringatan hari ibu.

Drama Musikal Nivea "Dongeng Pohon Impian" Mimpi Indah Ibu dan Anak

Nivea #SentuhanIbu drama musikal Dongeng pohon Impian menceritakan bagaimana kemudian Angan berpetualang mencari ibunya, yang pergi merebut kembali Pohon Impian. Pohon Impian rupanya dicuri oleh Tuan Pongah. Tokoh antagonis yang digambarkan tinggal di Negeri Kegelapan.

Tuan Pongah meracik daun Pohon Impian untuk membuat jamu Mimpi Buruk, siapapun yang meminum jamu tersebut akan terjebak dalam mimpi buruk selama-lamanya. Duhh serem juga yaa!


Drama Musikal Nivea "Dongeng Pohon Impian" Mimpi Indah Ibu dan Anak



Dalam petualanganya Angan bertemu sahabat-sahabat yang baik hati, ada Mei-Mei si Merak, Kimo si Komodo dan Tara, tarsius baik hati yang membekali Angan benda-benda ajaib yang membantunya menghadapi berbagai rintangan.

Dengan cerita menarik seperti ini, tidak heran antusias penonton yang umumnya anak-anak dengan orangtua seperti mendapat spirit tersendiri. Tidak seperti dongeng drama musikal pada umumnya, jalinan cerita Dongeng Pohon Impian memang terasa berbeda.

Drama Musikal Nivea "Dongeng Pohon Impian" Mimpi Indah Ibu dan Anak

Berlangsung dalam dua sesi pertunjukkan, yaitu di jam 14.00 dan 19.00 WIB, kursi pertunjukkan hari itu ternyata sold out! Saya yang datang pada pertunjukkan pukul 14.00 merasakan sekali bagaimana ramainya ruangan pertunjukkan yang memiliki kapasitas untuk seribu orang lebih itu.

Ini bukan cerita tentang puteri yang bertemu pangeran atau dongen hewan di belantara. Namun sebuah cerita yang terasa kekinian sekali. Saya yakin banyak ibu-ibu yang merasa related dengan kisah ini. Saya sendiri jadi seperti bercermin. Hmmm, terkadang saya juga seperti ibu Imaji.

Namun, sebagai ibu saya memahami, tentu bukan tanpa alasan jika ibu Imaji berbuat demikian. Waktu yang padat dengan aktivitas, sibuk berbagai urusan ini, ina, itu, inu, sering menggerus momen kebersamaan bersama anak-anak. Ya, ini hanya sebuah kesalah pahaman yang mungkin belum terpikir oleh anak seusia Angin.
Drama Musikal Nivea "Dongeng Pohon Impian" Mimpi Indah Ibu dan Anak

Seorang ibu apapun profesinya, sesungguhnya akan melakukan apa saja untuk kebahagiaan anak-anaknya. Ibu tidak bermaksud abai.Yang dibutuhkan adalah sebuah kepercayaan, sinergi, komunikasi dan kebersamaan agar dapat saling memahami satu sama lain, baik itu pribadi, karakter dan juga situasi dan kondisi yang terjadi.

Drama musikal Pohon Impian menghadirkan cerita dan konten yang cukup emosional terutama bagi "kacamata" anak-anak. Musikal, humor, kesedihan, cinta, kemarahan yang dikomunikasikan melalui kata-kata, musik, dan gerakannya mampu menampilkan aspek teknis dan hiburan yang menarik.

Menonton pertunjukkan berdua dengan si sulung, juga jadi pengalaman istimewa untuk saya. Ternyata sudah lama sekali kami tidak jalan playdate hanya berdua saja. selain itu baru kali ini juga saya menyaksikan sebuah pertunjukkan drama yang ternyata di prakarsai oleh brand perawatan kulit, Nivea. Nama yang tentu nggak asing dong ya untuk kita semua.

Nivea menghadirkan drama musikal Dongeng Pohon Impian

Kira-kira apa ya alasan utama Nivea menghadirkan drama musikal ini? 

Arum Nurhandayani, Brand Manager Nivea Creme PT Beirsdorf menjelaskan kalau drama musikal Dongeng Pohon Impian adalag bagian dari kampanye Nivea dengan hastag #SentuhanIbu sebagai bentuk apresiasi terhadap para ibu untuk menghadirkan momen bonding istimewa ibu dengan si kecil. 

Drama Musikal Nivea "Dongeng Pohon Impian" Mimpi Indah Ibu dan Anak

Kampanye #SentuhanIbu sudah memasuki tahun kelima. Kampanye tahun ini memang istimewa, karena untuk pertama kalinya #SentuhanIbu tampil dengan format berbeda, menghadirkan momen bonding ibu dan anak lewat dongeng pertunjukkan drama musikal yang  juga hadir dalam bentuk buku. 


Seperti kita sudah tahu, mendongeng memiliki banyak sekali manfaat. Lewat mendongeng akan terjadi interaksi dua arah antara orangtua khususnya ibu dengan anak.

Drama Musikal Nivea "Dongeng Pohon Impian" Mimpi Indah Ibu dan Anak

Banyak pesan menyentuh yang akan membentuk simpul anak-anak dalam berperilaku baik. Mendongeng dapat meningkatkan keterampilan literasi anak-anak, berbicara anak, dan mengembangkan kemampuan berbahasa anak. Anak-anak juga akan memiliki perkembangan emosi yang lebih baik. Banyak nilai-nilai dan perkenalan ide-ide baru serta budaya lain akan diserap anak.

Selain itu lewat mendongeng struktur kalimat dan peningkatan minat baca anak juga akan terasah sejak dini. Mendongeng dapat membantu anak mengembangkan keterampilan berpikir, memecahkan masalah dan merangsang imajinasi serta kreativitas. Lewat dongeng orangtua juga bisa sekaligus melakukan relaksasi, santai, mengisi waktu mempererat ikatan emosi dengan orang tua.

Nah, membangun kembali kebiasaan mendongeng adalah salah satu tujuan Nivea membuat pertunjukkan Dongeng Pohon Impian. Menghidupkan imajinasi dalam bentuk visual ditengah perayaan hari ibu dan momen libur akhir tahun. Karena momen liburan adalah momen yang pas untuk keluarga berkumpul dan menghabiskan waktu bersama lebih intens.
Dongeng Pohon Impian adalah cerita orisinil dan sarat makna, sentuhan kasih sayang ibu kepada anaknya. Selain cerita mendalam, lagu-lagu ceria akan membawa memasuki dunia imajinasi tidak terlupakan.
Ini adalah penuturan dari Nurul Susantono, sutradara dari pertunjukan drama musikal Nivea #SentuhanIbu, Dongeng Pohon Impian dimainkan oleh para pemain dari Komunitas Jakarta Move Inorganisasi seni pertunjukan di Jakarta yang telah menampilakn beberapa drama musikal fenomenal salah satunya adalah Laskar Pelangi, Petualangan Sherina yang pertunjukkannya selalu full seat sebanyak 12 kali pertunjukan pada bulan September 2017 dan Februari 2018.

Anggota komunitas Jakarta Move In umumnya adalah anak-anak usia sekolah yang berbakat dan dilatih dalam dalam kultur tim yang multidisipliner, kompak, dan kolaboratif dalam menghasilkan karya seni yang bermakna baik diatas maupun dibalik panggung, sejak tahun 2014.



Adapun tiga orang pemeran utama dalam pertunjukkan drama musikal Dongeng Pohon Impian antara lain: Dania Najmi, berperan sebagai Imaji, Maisha Kanna berperan sebagai Angan dan Nijma syahira sebagai Angin.

Para pemeran drama musikal ini ternyata memiliki karakter yang jauh berbeda dengan tokoh yang di perankan loh?

Dania Najmi pemeran Imaji di dunia nyata belum menikah apalagi punya anak. Memerankan Imaji membuatnya memahami peran ibunya selama ini. Maisha Kanna memiliki karakter yang bertolak belakang dengan Angan yang diperankannya. Pun demikian dengan Angin yang pemalu ternyata jauh berbeda dengan karakter Nijma Syahira yang ceria. Mereka anak-anak muda yang sangat berbakat. Soalnya pasti susah kan ya menyanyi sambil menari dan berakting sekaligus.

Selain penampilan drama musikal Dongeng Pohon Impian. Dipenghujung acara para penonton juga menyaksikan penampilan spesial dari Naura dan ibundanya Nola.

Drama Musikal Nivea "Dongeng Pohon Impian" Mimpi Indah Ibu dan Anak

Membawakan lagu hits Naura seperti Dongeng, dan Setinggi Langit, ada juga lagu cantik untuk persembahan #SentuhanIbu yaitu Sahabat Setia, seru banget menyaksikan kekompakkan dan bonding ibu dan anak ini.

                
+

Lewat drama musikal Dongeng Pohon Impian, hal yang perlu digaris bawahi adalah bagaimanapun setiap anak memiliki karakter masing-masing namun demikian, tetap harus dibantu Sentuhan Ibu agar karakternya lebih keluar. Teman-teman yang baik dan positif juga memiliki pengaruh tumbuh kembang anak.


Kampanye #SentuhanIbu memang memberi sentuhan tersendiri dalam membangun momen bonding ibu dan anak. Semoga Nivea kedepannya mempertahankan kampanye #SentuhanIbu yaa, di tahun mendatang diadakan lagi pertunjukkan drama musikal semacam ini. Menggiatkkan pertunjukkan yang berkualitas, sarat makna, dan pesan pendidikan untuk anak-anak melalui pertunjukkan panggung dengan cerita menarik.




Write a comment