Wajah terlihat lelah, air muka tidak lagi menampakkan kegembiraan. Itulah salah satu perubahan drastis yang di alami oleh seorang kenalan saya yang baru-baru ini mendapati kenyataan jika sang ibunda mengalami masalah pada organ Ginjalnya, hingga harus bolak balik kontrol ke rumah sakit dan untuk melakukan prosedur cuci darah.

Membayangkannya membuat saya ikut prihatin dan sedih. Memang ya jika ada anggota keluarga yang sakit, akan terdampak kepada yang lainnya, terlebih jika penyakitnya kategori berat seperti gangguan Ginjal, gagal Ginjal dan lain-lain.



Berbicara soal Ginjal, adakah di antara teman-teman yang tahu kalau ternyata ada peringatan Hari Ginjal Sedunia, World Kidney Day di bulan maret ini.

Nah, soal ini saya baru saja mengetahui, kalau ternyata di pertengahan bulan maret ini, tepatnya tanggal 14 maret di peringati sebagai Hari Ginjal Sedunia.

Hari Ginjal Sedunia adalah sebuah momentum dalam kampanye kesadaran kesehatan global yang di gerakkan oleh WHO (World Health Organization). Hari khusus untuk kita fokus pada pentingnya ginjal dan mengurangi frekuensi serta dampak penyakit ginjal. Selain juga membangun kesadaran akan aneka masalah kesehatan yang berhubungan dengan kesehatan Ginjal.

Hari minggu tanggal 24 Maret 2019 lalu saya ikut ambil bagian dalam rangkaian acara peringatan Hari Ginjal Sedunia di Indonesia yang dilangsungkan di area Car Free Day Jakarta. Bersama ribuan orang yang berasal dari berbagai penjuru Jakarta, mengikuti kegiatan Fun Walk, jalan santai yang merupakan salah satu dari rangkaian acara besar digagas oleh DANONE AQUA untuk memperingati Hari Ginjal Sedunia.
\
Peringatan Hari Ginjal Sedunia 2019 Bersama Danone Aqua, Sadari Hidrasi Sehat Untuk Ginjal Sehat

Banyak keluarga, perorangan, rombongan ibu-ibu, bapak-bapak, anak muda, anak kecil, balita semua tumplek blek di lapangan Thamrin 10 Park and Ride, yang merupakan titik lokasi start dan finish.

Wajah-wajah ceria bersemangat tampak pada para peserta acara Fun Walk bersama Danone Aqua. Menempuh rute sejauh kurang lebih 2,5 km ke Bundaran HI dan berputar balik kembali ke titik start. Jarak yang cukup lumayan  bisa di lalui tanpa terasa.

Peringatan Hari Ginjal Sedunia 2019 Bersama Danone Aqua, Sadari Hidrasi Sehat Untuk Ginjal Sehat

Selain Fun Walk, di acara ini Danone Aqua juga mengadakan berbagai rangkaian kegiatan. Sebuah panggung besar yang menampilkan senam Zumba dan pertunjukkan musik berdiri di tengah lapangan. Sebuah tenda besar yang di dalamnya terdapat  aneka spot-spot permainan edukatif dan interaktif bisa di ikuti oleh para peserta setelah mengikuti funwalk.

Dengan tema besar wujudkan Gaya Hidup Sehat Dengan Hidrasi Sehat, kegiatan ini jadi pengingat banget sih buat saya untuk lebih menekankan lagi pentingnya gaya hidup sehat dalam keseharian, selain melalui konsumsi makanan dengan gizi seimbang, berolah raga secara teratur juga dengan memenuhi kebutuhan hidrasi sehat.

Pentingnya Sadar Hidrasi Sehat

Selama ini sering banget mendengar informasi soal pentingnya makan sehat, gizi seimbang, olahraga, tetapi minumnya jarang sekali di bahas. Nah, di acara ini saya jadi semakin aware akan pentingnya pemenuhan air minum yang optimal sebagai upaya merawat ginjal untuk kesehatan.

Dan memang ini jugalah salah satu tujuan di selenggarakannya World Kidney Day bersama Danone Aqua, seperti di tuturkan oleh Vice President General Secretary Danone Indonesia, Vera Galuh Sugijanto yaitu sebagai pengingat kepada masyarakat akan pentingnya pemenuhan hidrasi untuk menjaga kesehatan ginjal.

Hal ini juga sesuai dengan misi Danone-Aqua untuk terus menginspirasi masyarakat Indonesia dalam hidrasi sehat serta membawa misi kesehatan melalui makanan dan minum yang cukup kepada sebanyak mungkin orang, agar masyarakat bisa terhindar dari berbagai penyakit, termasuk penyakit ginjal.

Di kegiatan ini juga di adakan sebuah sesi bincang-bincang bersama narasumber, pakar kesehatan antara lain:
  • Dr. Tria Rosemiarti, Hydration Science Director Danone-AQUA
  • Dr. dr. Diana Sunardi, M. Gizi, SpGK, Ketua IHWG (Indonesian Hydration Working Group)
  • Dr. dr. Ari Fahrial Syam, SpPD-KGEH, MMB, Dekan FKUI
  • Ardinia Wirasti, aktris kenamaan yang di kenal menerapkan gaya hidup sehat

Dengan topik Hidrasi Sehat, Ginjal Sehat, saya banyak mendapatkan informasi penting bagaimana kesadaran membangun kebiasaan minum air putih adalah hal yang masih perlu di optimalkan di tengah masyarakat. 


Peringatan Hari Ginjal Sedunia 2019 Bersama Danone Aqua, Sadari Hidrasi Sehat Untuk Ginjal Sehat


Seberapa banyak  sebenarnya tubuh kita membutuhkan asupan air minum?

Kita sering mendengar anjuran untuk minum air sekian gelas, atau sekian liter perhari. Namun sebenarnya berapa sih sebaiknya air minum yang harus kita minum setiap hari?

Menurut paparan Dr. Tria Rosemiarti iya memang anjuran minum air putih  8 gelas, atau 2 liter/hari adalah takaran umum yang mudah di terapkan untuk pemenuhan kebutuhan air minum orang dewasa. Namun, itu bukan satu-satunya tolak ukur, karena kebutuhan air minum pada tiap orang sesungguhnya berbeda satu sama lain.

Tubuh Perlu Air Minum Yang Cukup

Usia, aktivitas fisik, kondisi fisik, lingkungan (suhu, kelembaban), dan kondisi kesehatan, mempengaruhi  seberapa banyak kebutuhan air minum seseorang. Ibu hamil memiliki kebutuhan air minum yang berbeda dengan ibu normal, orangtua berbeda kebutuhan dengan anak-anak, orang yang beraktivitas berat membutuhkan air minum lebih banyak dari yang beraktivitas biasa. Kenalilah tubuh kita, penuhi kebutuhan air minumnya.

Hal lain di tambahkan oleh dr. Ari Fahrial Syam, SpPD-KGEH, MMB. Dampak kekurangan air minum problemnya sangat kompleks, dari mulut hingga dubur, dari pembuluh darah hingga organ-organ karena tubuh manusia  60-70% terdiri dari air, kurang asupan air minum memberi efek yang sambung menyambung pada kesehatan manusia.

Untuk mudah di pahami, dr Ari memberikan gambaran seperti apa dampak sambung menyambung yang mungkin terjadi dari tubuh yang kekurangan air minum, kondisinya bisa seperti ini..

~Ketika mulut seseorang kering karena kurang minum maka akan menimbulkan sariawan, lalu bau mulut menjadi tak sedap, karena makanan yang di makan tidak terdorong maksimal, akibatnya usus akan bekerja ekstra, kemudian timbul konstipasi, susah buang air besar, menyebabkan luka pada usus, dan berlanjut terus hingga bisa  saja memicu kanker usus~

Selain itu asupan air minum yang kurang bisa mempengaruhi tingkat stress dan masalah mental, sebagai dampak simultan kurangnya pasokan air dan udara yang mengalir ke otak. Dan yang sering terjadi kurang minum juga menjadi penyebab terjadinya masalah PTM (Penyakit Tidak Menular} yang menyerang kemih, kandung kemih dan juga sakit Ginjal.

Ginjal adalah organ yang sangat penting, seukuran kepalan tangan dan berada di kedua sisi tulang belakang tepat di bawah tulang rusuk. yang berfungsi utama membuang limbah dalam darah dan cairan berlebih dari tubuh melalui urin.
Peringatan Hari Ginjal Sedunia 2019 Bersama Danone Aqua, Sadari Hidrasi Sehat Untuk Ginjal Sehat

Ginjal juga menjaga bahan kimia dalam tubuh, menghasilkan vitamin D, dan mengatur garam, kalium dan asam. Ginjal  menghasilkan hormon-hormon untuk membantu fungsi organ-organ lain dan mengatur tekanan darah serta metabolisme kalsium.

Untuk bekerja dengan optimal Ginjal membutuhkan cukup air untuk menyaring dan memisahkan zat-zat yang tidak di butuhkan ketika terjadi proses metabolisme, apabila kekurangan pasokan air, maka kerja Ginjal menjadi lebih berat, proses penyaringan juga tidak berjalan maksimal, hingga akhirnya terjadi pengendapan, dan membentuk kristal atau batu Ginjal. 

Berdasarkan data International Society of Nephrology (ISN), lebih dari 850 juta orang di dunia mengidap penyakit ginjal. Jumlahnya ini dua kali lebih banyak daraai pengidap diabetes yang di perkirakan mencapai 422 juta, dan sepuluh kali lebih banyak dari prevalensi kanker yang sebesar 42 juta. Duh, serem sekali ya!

Di Indonesia sendiri, pada tahun 2018 jumlah penderita penyakit Ginjal mencapai angka 3,8 permil meningkat dari 2,0 permil di tahun 2013, itu artinya ada 3.800 orang yang mengidap penyakit ginjal kronis dari satu juta orang. (Riskesdas 2018)

Untuk meminimalisir faktor resiko sakit ginjal,  banyak minum air putih adalah salah satu cara yang paling mudah. Jangan khawatir kalau kita jadi sering buang air kecil, karena itu cara tubuh untuk membuang zat sisa dan racun, sebelum zat-zat tersebut mengendap.

Selain itu gaya hidup sehat, memperhatikan pola makan, dan olahraga teratur juga penting untuk di lakukan, seperti yang di lakukan oleh artis Ardinia Wirasti. Artis cantik ini bercerita pengalamannya kemana-mana membawa botol minum, padahal dahulu dirinya termasuk orang yang jarang sekali minum.

Namun semakin menyadari pentingnya kesehatan di tengah pekerjaannya sebagai artis yang memiliki ritme kerja yang "gila" dan ekstrem, maka tidak ada alasan untuk Asti (panggilan Ardinia Wirasti)  selalu rajin minum kapanpun dan di manapun. Termasuk di lokasi terpencil dan minim tempat buang air kecil. Asti ini nggak risau loh. Baginya urusan 'kebelakang' ketika sering minum adalah persoalan kecil, ketimbang dampak besar  akibat kurang minum.

Ada tips kecil dari mba Asti untuk mengetahui apakah minumnya sudah berasa cukup, berdasarkan pengalamannya,  ketika kita minum. coba di rasakan sambil pegang pipi dengan kedua telapak tangan. Menurut Asti biasanya kalau minum cukup banyak, biasanya itu akan terasa di kedua pipi, jadi dingin dan adem.

Selain itu sekarang ada cara mudah untuk mengetahui apakah kebutuhan air minum kita sudah cukup. Di acara ini AQUA meluncurkan AQUA Hydration Calculator yang dapat menghitung kebutuhan hidrasi perorangan, serta stiker urine meter, untuk mengetahui hidrasi sehat dari urin dan warnanya.

Peringatan Hari Ginjal Sedunia 2019 Bersama Danone Aqua, Sadari Hidrasi Sehat Untuk Ginjal Sehat

Sebagai brand pionner air minum dalam kemasan pertama di Indonesia, salut banget yah dengan Danone Aqua dalam mewujudkan Hidrasi Sehat Ginjal Sehat. Berpengalaman 46 tahun mengolah air minum asli pegunungan yang di kemas dalam botol dengan proses panjang dan berkualitas, nama Aqua bahkan sudah seperti default di sebutkan ketika kita mengucapkan kata air minum dalam kemasan.

Hayoo siapa yang kalau mengucap kata air minum dalam kemasan pasti bilangnya Aqua?

Oiya, di acara ini Aqua Danone juga menampilkan banyak informasi penting tentang nilai-nilai yang di terapkan oleh Aqua Danone yang juga  concern dalam issue lingkungan yang terkait dengan pengelolaan botol bekas untuk mewujudkan masyarakat bijak berplastik dan pemanfaatan sampah botol plastik yang di daur ulang menjadi beragam bentuk yang bermanfaat dan bernilai ekonomi.

Acara ini semakin menyadarkan saya tentang pentingnya cukup minum air putih sebagai bagian dari merawat kesehatan ginjal. Sayangi tubuh dengan melakukan hal yang simpel, jangan tunda kebutuhan air minumnya. Jadi sudah minum berapa gelas air minum hari ini?

0 comments

Add your comment

Terimakasih sudah berkunjung, apalagi sampai mau komen, duh saya happy banget, semoga tulisan saya bermanfaat... saya mungkin tidak selalu bisa menjawab komentar, tapi saya usahakan untuk berkunjung balik, jika ada pertanyaan sila hubungi saya by email, dan maaf yah....! Untuk yang memberi komen dengan link hidup akan saya delete. Terimakasih.

© Nunu Halimi ·