Peluncuran Hops.ID Sekaligus Mengungkap si Virus Corona yang Menggemparkan Dunia

Meskipun banyak tebaran informasi dimana-mana, apalagi ketika mendapatkan informasi melalui media sosial atau pencarian organik, pada akhirnya situs web portal berita selalu menjadi rujukan informasi utama buat saya.

Memang ya, era digital telah mengevolusi cara kita mendapatkan berita. Membaca koran atau menyaksikan berita pagi di televisi kini jadi cerita masa lalu. Saat ini, beragam informasi apapun, bahkan bisa kita akses secara real time hanya dalam satu kali sentuhan.

Melalui aplikasi dilayar smartphone, apapun informasi yang kita butuhkan ada dalam genggaman, kapan saja, dimana saja bisa kita dapatkan.

Peluncuran Hops.ID Sekaligus Mengungkap si Virus Corona Yang Menggemparkan Dunia


Terlepas dari berita apa yang orang konsumsi, dalam perkembangannya tujuan informasi yang tersaji kini sudah berubah, bukan hanya memberi informasi tetapi juga untuk mengejar sesuatu yang lain, yaitu apa yang dikenal sebagai trending dan viral.

Teman-teman saya yakin sih sudah tahu yah apa itu yang dimaksud Trending dan Viral?

Berdasar rangkuman dari berbagai sumber, sekilas saya coba tuliskan lagi, apa sih yang dimaksud Trending dan Viral.

Trending, biasanya merujuk kepada konten di internet (dalam bentuk apa saja, baik foto, video, teks, berita, dll) yang memiliki peningkatan jumlah penayangan atau klik oleh pengguna per unit waktu, dan terus meningkat dalam jangka waktu tertentu, hingga kemudian kecenderungannya akan menurun, dan tidak lagi tren.

Sementara Viral menggambarkan konten internet yang menjadi trending dengan peningkatan jumlah tayangan sekaligus juga menjadi perbincangan di dunia online dan offline, dengan ambang batas popularitas yang cepat, masif, tidak terduga dan tidak terkendali.

Permasalahannya, banyak konten dalam dunia internet yang memang sengaja dibuat dengan tujuan mengarahkannya agar menjadi viral dan trending, termasuk dalam penyajian berita. Tanpa filter terlebih dahulu dan hanya mengikuti serta memanfaatkan arus yang sedang berlangsung demi mendapat keuntungan.

Peluncuran Hops.ID Sekaligus Mengungkap si Virus Corona Yang Menggemparkan Dunia


Senang sekali, hari sabtu lalu tanggal 29 Februari saya menyaksikan peluncuran portal berita online Hops.ID sebuah web berita baru berkomitmen menyajikan berita-berita ringan yang sedang viral dan trending.


Berlangsung di Hotel Santika Premier, Jakarta. Peluncuran Hops.ID dilakukan oleh bapak Hadi Suprapto CEO Hops.ID dengan seremonial  pemotongan tumpeng dan pembacaan do'a bersama, demi terwujudnya Hops sebagai harapan atau hope Indonesia masa depan.

Menurut bapak Hadi Suprapto, nama Hops.ID memang berasal dari kata "Hope" dalam Bahasa Inggris yang berarti harapan.
Meski menyajikan berita viral dan trending, Hops ID tidak hanya mengikuti arus semata, tetapi juga menyaring dan menyajikan konten-konten kreatif, sebagai sebuah harapan dari terwujudnya demokratisasi informasi di Indonesia 

Hops.ID merupakan bagian dari perusahaan media multi platform yang bergerak dibawah naungan Hops Media Group, perusahaan yang bergerak di di bidang media promosi yang berperan dalam menentukan perencanaan, design, materi, hingga pada tahap kampanye kliennya.


Hops.Id menjadi media online yang diluncurkan untuk memberikan informasi yang menghibur dan berkualitas, berinovasi pada industri media di Indonesia, menjalankan usaha berdasarkan prinsip transparansi, keterbukaan, keteraturan, dan kemandirian, serta menerapkan program tanggung jawab sosial perusahaan dengan konsisten dan berkelanjutan.

Selain sebagai portal berita Hops.ID juga mengajak para pengguna untuk sama-sama mewujudkan harapan-harapannya dan harapan Indonesia yang lebih baik melalui platform Unggahan Konten Pengguna atau User Generated Content (UGC)


Platform ini dapat digunakan oleh penulis-penulis untuk menuliskan berbagai ide kreatif, opini, informasi lainnya sebagai upaya berperan aktif memajukan Indonesia. Platform ini juga dapat menjadi media untuk mencipta dan melahirkan peluang-peluang baru bagi orang-orang kreatif untuk berkecimpung di dunia digital.

Hops.ID juga akan menyelenggarakan banyak kegiatan atau Hops Event secara offline untuk bertemu dengan penggunanya sebagai bagian dari komunitas, karena Hops.ID juga media yang berbasis komunitas. Event yang diselenggarakan juga dimaksudkan untuk memberi informasi yang tepat mengenai hal-hal trending dan viral yang sedang terjadi dengan narasumber yang kompeten.

Belajar dari Corona si Penyakit Mematikan

Mengawali Hops Event, dalam peluncuran Hops.ID diadakan bincang-bincang dengan tema yang sedang viral dan trending saat ini, apalagi kalau bukan kehadiran dan persebaran Virus Novel Corona Covid 19.

Virus Corona bukan hanya menjadi trending dan viral di Indonesia tapi juga di seluruh dunia. Bagaimana tidak Selang hanya dua bulan sejak kemunculannya di kota Wuhan, dunia terkejut. Terlebih saat ini Covid 19 terus menyebar ke berbagai penjuru dunia, bukan hanya ke negara dan kota-kota di Asia, tetapi juga ke Eropa, Amerika, Australia, hingga Afrika. 

Di Indonesia sendiri, hanya beberapa jam setelah pengumuman oleh bapak presiden Jokowi tentang dua warga di Indonesia yang positif terpapar virus corona, semua orang panik mencari masker, anti septik, dan bahan makanan sebagai bentuk kekhawatiran.

Sebagai sesama warga Depok yang menjadi daerah tempat tinggal pasien pertama dan kedua pasien virus Corona, jujur saja pada awalnya saya kaget, paksuami juga sempat tepikir untuk berbelanja. Ya, beruntungnya sebelumnya saya sudah mendapatkan informasi tentang virus Corona ini dalam peluncuran Hops.ID

Bersama dengan narasumber  Dr. Mohammad Adib Khumaidi SPOT dokter spesialis ortopedi dan traumatologi juga Dr. Mahesa Paranadipa saya mendapat kejelasan apa itu virus corona, gejala, pencegahan, persebaran, serta dampak ekonomi dan sosialnya yang di sebabkannya.

Mengenal dan Memahami Corona Virus COVID-19

Corona Virus adalah kumpulan virus yang biasa menginfeksi sistem pernapasan. Pada banyak kasus, virus ini hanya menyebabkan infeksi pernapasan ringan, seperti flu, pilek dan batuk. Namun, virus ini ternyata bisa menyebabkan infeksi pernapasan berat, seperti pneumonia, Middle-East Respiratory Syndrome (MERS), dan Severe Acute Respiratory Syndrome (SARS).

Virus Corona yang terjadi di Wuhan adalah virus corona yang telah mengalamai mutasi, dan dinamakan Covid 19.Ada dugaan bahwa virus Corona awalnya ditularkan dari hewan ke manusia. Namun, kemudian diketahui bahwa virus Corona juga menular dari manusia ke manusia.

Virus ini memang bisa dibilang berbahaya,  namun ternyata bukan hanya bahaya virusnya saja yang mengancam, karena seiring kemunculannya, virus Covid 19 juga disertai dengan peredaran aneka pemberitaan dan informasi yang cenderung mengarah kepada fake news, berita palsu atau hoax di tengah masyarakat. Dan inilah yang justru lebih berbahaya.

Penyebaran berita bohong atau hoax bila dibiarkan akan sangat menyesatkan, bisa membahayakan dan merugikan masyarakat, hoax juga bisa menganngu kesehatan mental, berita hoax bisa memberikan dampak buruk pada kesehatan mental, seperti post-traumatic stress syndrome (PTSD), menimbulkan kecemasan, ketakutan, sampai kekerasan.

Dan memang terbukti pada hoax atau berita palsu yang  mengiringi wabah Covid 19 menyebabkan gelombang kepanikan besar-besaran di masyarakat. Yang menyebabkan masyarakat takut dan memborong masker, hingga harganya melonjak tajam gila-gilaan. Padahal menggunakan masker bukan berarti membuat kita terpapar atau terbebas virus corona.

Menurut Dr. Mohammad Adib, secara umum virus Covid 19 sesungguhnya memiliki tingkat fatality case atau kejadian fatal yang tidak lebih tinggi dari SARS dan MERS,  tingkat kesembuhan akibat virus Corona Covid 19 juga mencapai 54%

Virus Corona dapat menginfeksi siapa saja, tetapi efeknya akan lebih berbahaya atau bahkan fatal bila terjadi pada orang lanjut usia, ibu hamil, orang yang sedang sakit, atau orang yang daya tahan tubuhnya lemah. Semakin muda usia, harapan sembuh bagi mereka yang terpapar COVID-19 semakin besar, COVID-19 juga jarang sekali terjadi pada anak-anak dan balita. 

Sama-sama disebabkan oleh keluarga virus Corona, penyakit akibat virus Corona di Wuhan yang membuat terasa mengerikan adalah karena faktor  persebaran, penularan dan jangkauan perluasan wilayah yang berlangsung sangat cepat antar manusia.

Gejala Virus Corona Covid 19

Infeksi virus Corona atau COVID-19 bisa menyebabkan penderitanya mengalami gejala flu, seperti hidung berair dan meler, sakit kepala, batuk, nyeri tenggorokan, dan demam; atau gejala penyakit infeksi pernapasan berat, seperti demam tinggi, batuk berdahak bahkan berdarah, sesak napas, dan nyeri dada.

Namun, secara umum ada 3 gejala umum yang bisa menandakan seseorang terinfeksi virus Corona, yaitu: Demam Batuk Sesak napas Menurut penelitian, gejala COVID-19 muncul dalam waktu 2 hari sampai 2 minggu setelah terpapar virus Corona.

Kapan harus khawatir dan berkonsultasi ke dokter

Virus Corona Covid 19 membutuhkan 14 hari masa inkubasi, periksakan diri ke dokter bila mengalami gejala infeksi virus Corona (COVID-19) seperti yang disebutkan di atas, terutama jika gejala muncul 2 minggu setelah kembali dari Cina atau negara-negara yang sudah banyak terdapat penderita virus Corona  Covid 19

Orang yang dicurigai terinfeksi virus Corona atau menjadi suspect virus corona Covid 19 harus segera dirujuk  rumah sakit terdekat dan di karantina  agar mendapat penanganan yang tepat. Rumah sakit akan melakukan pemeriksaan lanjutan dengan melakukan Uji sampel darah,  Tes usap tenggorokan untuk meneliti sampel dahak Rontgen dada untuk mendeteksi infiltrat atau cairan di paru-paru.

Hingga saat ini virus Corona atau COVID-19 memang masih sedang tahap diujicobakan anti virusnya, dan belum bisa diobati, tetapi ada beberapa langkah yang dapat dilakukan dokter untuk meredakan gejalanya, yaitu: Memberikan obat pereda demam dan nyeri. Imunitas, atau ketahanan dan daya tubuh penderita menjadi faktor utama penderita infeski Covid 19 bisa sembuh.




Penularan virus Corona COVID-19 

Penularan COVID-19 dapat terjadi  melalui berbagai cara, yaitu:
  • Tidak sengaja menghirup percikan ludah/ droplets dari bersin atau batuk penderita COVID-19
  • Memegang mulut atau hidung tanpa mencuci tangan terlebih dulu, setelah menyentuh benda yang terkena cipratan air liur penderita COVID-19 
  • Kontak jarak dekat dengan penderita COVID-19, misalnya bersentuhan atau berjabat tangan.
Komplikasi Virus Corona Pada kasus yang parah, infeksi virus Corona bisa menyebabkan beberapa komplikasi serius menjadi:

  • Pneumonia Infeksi sekunder pada organ lain 
  • Gagal ginjal Acute cardiac injury Acute respiratory distress syndrome 
  • Kematian 

Pencegahan Virus Corona COVID-19

Cara pencegahan yang terbaik agar terhindar dari Infeksi Virus Corona COVID-19 adalah dengan meminimalisir faktor resiko dan menghindari faktor-faktor yang bisa menyebabkan terinfeksi virus ini, yaitu:

  • Hindari bepergian atau traveling ke negara Cina atau ke negara lain yang telah ditemukan adanya penularan virus Corona.
  • Gunakan masker saat beraktivitas di luar ruangan, terutama di tempat umum atau keramaian terutama jika kondisi badan sedang kurang fit, batuk atau pilek.
  • Rutin mencuci tangan dengan air dan sabun atau hand sanitizer yang mengandung alkohol setelah beraktivitas di luar ruangan.
  • Hindari kontak dengan hewan, terutama hewan liar. Bila terjadi kontak dengan hewan, cuci tangan setelahnya.
  • Masak daging sampai benar-benar matang sebelum dikonsumsi.
  • Tutup mulut dan hidung dengan tisu saat batuk atau bersin
  • Jangan menyentuh wajah, mata, mulut, dan hidung sebelum mencuci tangan.Hindari berdekatan dengan seseorang yang sedang sakit.Jaga kebersihan benda yang sering disentuh dan kebersihan lingkungan. 
Pengetahuan soal virus Corona ini membuka pikiran saya untuk tidak terlalu panik dengan kemunculannya di Indonesia. Perlunya bijaksana membaca berita yang beredar dengan sering-sering cek dan ricek kepada otoritas utama dalam hal ini, Departemen Kesehatan Indonesia sangat di sarankan oleh Dr. Mahesa Paranadipa.

Dr. Mahesa juga memaparkan jika Pemerintah Indonesia dari tingkat pusat hingga daerah-daerah sejak awal kemunculan virus ini sudah bersiap, dokter-dokter dan para petugas telah bersiaga menghadapi berbagai kemungkinan. Transparansi informasi pada publik terkait virus korona juga selalu ditekankan agar  tidak menimbulkan kepanikan di masyarakat. Pemerintah Indonesia memastikan mampu mendeteksi dan siap bekerja keras menghadapi potensi penyebaran virus korona di tanah air

Semoga saja kehadiran Hops.ID dapat menangkal berita-berita hoax yang beredar di tengah masyarakat, menjadi alternatif portal berita yang menyejukkan dan memberi semangat optimisme yang tentu saja akan sesuai dengan namanya, menjadi harapan keharmonisan bernegara berbangsa dan bertanah air dalam demokratisasi informasi.

Semoga  Indonesia bebas dari berita bohong yang menyesatkan, dan semakin cerdas mengelola informasi, dan menjadi berdaya untuk hal-hal yang baik dan benar sesuai undang-undang dan mewujudkan Hops, Hope, harapan besar bangsa Indonesia di masa depan.

No comments

Terimakasih sudah berkunjung, apalagi sampai mau komen, duh saya happy banget, semoga tulisan saya bermanfaat... saya mungkin tidak selalu bisa menjawab komentar, tapi saya usahakan untuk berkunjung balik, jika ada pertanyaan sila hubungi saya by email, dan maaf yah....! Untuk yang memberi komen dengan link hidup akan saya delete. Terimakasih.