Yuk, Sikat Gigi Sekarang! "Be Proud of Your Mouth" Indonesia Bebas Karies 2030

Tidak diragukan lagi jika kesehatan mulut dan gigi berkontribusi besar terhadap kesehatan kita secara umum, karena mulut dan gigi adalah tempat awal mula masuknya makanan, minuman, dan berbagai zat lainnya ke dalam tubuh. 

Selain itu, mulut dan gigi juga memiliki pengaruh yang besar dalam kehidupan sosial, karena saat berinteraksi, berbicara, dan tersenyum, semua dilakukan dengan mulut dan gigi.
 
Namun, bagaimana jika mulut dan gigi mengalami masalah?
 
Wah! Jangan sampai deh yaa! Apalagi di tengah suasana pandemi sekarang. Pergi ke dokter umum saja rasanya takut ya, apalagi ke dokter gigi, tempat yang memiliki resiko tinggi persebaran virus karena kasus penularan covid 19 terjadi melalui droplet atau air liur. 




Jika masih bisa ditahan rasa sakitnya, saya yakin banyak yang akan memilih menunda pergi ke dokter gigi. Tetapi menunda terlalu lama tentu tidak akan menyelesaikan masalah, yang ada malah makin parah. 

Bersyukurnya, saat ini kondisi sudah semakin terkendali, vaksin covid 19 sudah mulai disitribusikan. Klinik dan praktek dokter gigi sudah banyak kembali beroperasi, tentunya dengan protokol kesehatan yang ketat, karena kalau flashback ke masa awal pandemi, saya pernah ketar-ketir loh' ketika salah satu anak saya mengeluhkan giginya sakit.

Saat itu banyak klinik dokter gigi yang memilih tutup tidak melayani pasien, kalaupun ada, hanya melayani konsultasi dengan memberikan obat penahan sakit tanpa melakukan tindakan. 

Menjaga kesehatan mulut, gigi, dan gusi  memang menyangkut komitmen seumur hidup. Sedari kecil hingga dewasa dan menua, siklus hidup kita tidak akan pernah terlepas dari kegiatan merawat gigi.

Semakin dini mempelajari kebiasaan kebersihan mulut yang benar seperti menyikat gigi, membersihkan gigi dengan benang, dan membatasi asupan gula semakin mudah untuk menghindari prosedur perawatan gigi yang mahal dan masalah kesehatan jangka panjang, apalagi di saat pandemi ini, penanganan permasalahan gigi dan mulut menjadi lebih krusial, karena memiliki resiko tinggi.


Menurut Journal of Clinical Periodontology yang dipublikasi resmi oleh European Federation of Periodontology, Covid 19 berdampak pada kesehatan gigi dan mulut, dan memperberat 3 kali peradangan pada gusi. Jika seseorang yang terpapar Covid 19 memiliki penyakit gigi dan gusi maka akan berpotensi 
  • 3 kali lebih mungkin mengalami komplikasi
  • 9 kali lebih mungkin untuk meninggal dunia
  • 4,5 kali lebih mungkin menggunakan ventilator,dan 
  • 3,5 kali lebih mungkin dirawat di ICU
Duh, membayangkannya saja gigi saya sudah ngilu, jangan sampai deh sakit gigi!

Peringatan "World Oral Health Day" Hari Kesehatan Mulut dan Gigi Sedunia 2021 bersama Pepsodent

Mendapat pencerahan akan pentingnya menjaga kesehatan mulut, gigi, dan gusi yang jatuh setiap tanggal 20 Maret, senang sekali saya bisa mengikuti acara webinar dan diskusi bersama Pepsodent yang memberikan banyak wawasan seputar pemasalahan mulut dan gigi saat pandemi, sekaligus peluncuran kampanye Pepsodent #YukSikatGigiSekarang! Senyum Sehat untuk Hidup yang Lebih Sehat. 
Acara yang berlangsung secara virtual ini menghadirkan keynote speaker, antara lain:
  • Ira Noviarti Presiden Direktur Unilever Indonesia
  • Dr. Gerhard Seebergers, President Fédération Dentaire Internationale (FDI) 
  • drg. Oscar Primadi, MPH, Sekretaris Jenderal Kementerian Kesehatan Kesehatan Republik Indonesia
Sementara forum diskusi berlangsung dengan pembicara:
  • Drg. Ratu Mirah Afifah, GCClinDent., MDSc. Head of Sustainable Living Beauty & Personal Care and Home Care Unilever Indonesia Foundation 
  • Dr. drg. R. M. Sri Hananto Seno, Sp.BM (K). MM, Ketua Pengurus Besar Persatuan Dokter Gigi Indonesia (PDGI) 
  • Duma Riris, selebriti dan ibu dua anak.

Fokus Menjaga Kesehatan, Prioritaskan juga Kesehatan Gigi dan Mulut

Kondisi yang memaksa kita banyak di rumah, bekerja di rumah, sekolah di rumah, membuat kita tidak banyak berinteraksi langsung, kalaupun bertemu dan ke luar rumah menggunakan masker, tentu tidak mengherankan jika ada yang sedikit banyak mengurangi prioritas perhatian kepada bagian mulut dan gigi. 


Menurut Dr. drg. R. M. Sri Hananto Seno, Sp.BM (K). MM. Kesehatan mulut terkait dengan kesehatan secara keseluruhan. Merawat mulut, gigi, dan gusi adalah langkah penting dalam merawat seluruh tubuh. Sejumlah penelitian menemukan korelasi antara permasalahan mulut, gigi dan gusi dengan berbagai gangguan kesehatan lain diantaranya kardiovaskular, penyakit jantung, stroke, juga diabetes dimana penyakit gusi yang serius dapat berdampak negatif pada kontrol glukosa darah, yang berpotensi menyebabkan perkembangan penyakit yang signifikan.

Dalam diskusi ini juga terungkap jika selama pandemi ada 30% orang mengakui jika mereka pernah melewati hari tanpa menyikat gigi dengan alasan malas dan atau lupa. 
Sehari saja kita melewatkan hari tanpa menyikat gigi, akan memperbesar kemungkinan terjadinya masalah, karena proses fermentasi mikrooragnisme dalam mulut yang kotor berlangsung cepat, dan dapat memicu peradangan
Selain itu menurut Drg. Ratu Mirah Afifah, selama pandemi ini survey mengatakan jika ada 73% orang mengalami masalah kesehatan gigi dan mulut, dengan permasalahan yang umum dialami adalah:
  • 36% mengalami mulut kering
  • 34% bau mulut
  • 34% gigi dan gusi berdarah saat menyikat gigi
  • 31% nyeri gigi dan gusi, dan 
  • 25% kemunculan karies atau karang gigi baru

Kegiatan kampanye #YukSikatGigiSekarang! Senyum Sehat untuk Hidup yang Lebih Sehat. adalah salah satu upaya yang dilakukan PT. Unilever selaku produsen Pepsodent untuk mengingatkan masyarakat akan pentingnya menjaga kesehatan mulut dan gigi, dengan rajin menyikat gigi dua kali sehari, pagi dan malam sebagai upaya pencegahan terhadap permasalahan mulut dan gigi.

Wold Oral Health Day "Be Proud of Your Mouth" 

Dalam acara ini juga hadir Dr. Gerhard Seebergers, President Fédération Dentaire Internationale (FDI) 
yang menyampaikan pesan dan kesannya pada World Oral Health Day 2021.
Dengan tema besar "Be Proud of  Your Mouth" yang artinya "Bangga dengan Mulutmu"

Ini adalah tema untuk peringatan World Oral Helath Day hingga tiga tahun kedepan.

Sebuah tema dengan pesan sederhana namun powerful, agar kita bangga dengan mulut dengan menghargai dan menjaganya.

Menjaga dalam hal ini baik itu secara literal yaitu dengan menjaga kesehatan mulut juga dalam arti luas termasuk menjaga lisan dan ucapan, dengan tema ini diharapkan dapat menginspirasi perubahan yang berfokus pada pentingnya upaya menjaga kesehatan mulut sebagai bagian dari kesehatan secara keseluruhan.

Karena kesehatan mulut yang baik dapat membantu kita menjalani hidup yang lebih lama dan lebih sehat.

Selain itu, FDI juga terus mencari solusi dan inovasi agar para dokter gigi bisa tetap maksimal dalam upaya penanganan masalah kesehatan mulut dan gigi di tengah pandemi. Beberapa cara yang  diupayakan adalah dengan pelayanan kesehatan mulut dan gigi Teledentistry, Telekonsultasi, dan Telemedicine, yang semuanya memanfaatkan teknologi digital. 

Cerita Duma Riris Mengajarkan Kebiasaan Menyikat Gigi pada Anak

Menyikat gigi secara teratur adalah salah satu pelajaran mendasar yang harus dipelajari sejak masa kanak-kanak. Sayangnya, membiasakan anak-anak menyikat gigi bukan perkara mudah.

Dalam diskusi ini ada Duma Riris istri penyanyi Judika yang bercerita lika-likunya mengajarkan anak-anak agar terbiasa menyikat gigi dua kali sehari. 
Menurut Duma Riris penting untuk menjadikannya rutinitas. Setiap pagi setelah sarapan dan malam sebelum tidur. Karena anak-anak adalah peniru ulung, maka orangtua harus menjadi contoh terlebih dahulu. 

Selain itu memang perlu trik membangun kebiasaan menyikat gigi anak-anak. Menciptakan proses yang menyenangkan dan jangan lupa juga apresiasi anak-anak jika mereka melakukannya dengan benar. 

Biasakan Anak Menyikat Gigi Dua Kali Sehari agar Indonesia Bebas Karies 2030

Selain itu, bukan tanpa alasan juga mengapa sejak anak-anak harus terbiasa menyikat gigi dua kali sehari. Hal ini juga menyangkut program besar pemerintah yang bercita-cita mewujudkan anak Indonesia bebas karies di tahun 2030.

Karies atau karang dan gigi berlubang adalah suatu masalah pada gigi yang disebabkan oleh kerusakan lapisan email yang bisa meluas sampai ke bagian saraf gigi, karies gigi disebabkan oleh aktifitas bakteri di dalam mulut yang sebenarnya bisa dicegah jika anak-anak sejak dini terbiasa menyikat gigi teratur. Cita-cita besar ini akan terwujud jika semua pihak bersinergi dan berkolaborasi.

Setiap kita dapat berperan untuk mewujudkan cita-cita ini. Yuk sama-sama kita Sikat Gigi Sekarang! Wujudkan Indonesia bebas karies dan anak-anak bisa Senyum Sehat untuk Hidup yang Lebih Sehat.


Related Posts

22 komentar

  1. Yup.. Aku dukung gerakan ini.. He sangat bagus dan mengingatkan kita untuk pentingnya merawat gigi

    BalasHapus
  2. Ada pasta gigi andalan ini, Pepsodent. varian rasanya banyak banget sehingga kita bisa memilih dan mencoba berbagai varian tersebut.

    BalasHapus
  3. Aku sejak doeloe setiap pakai Pepsodent. Membersihkan gigi dua kali sehari itu wajib ya. Terutama malam sebelum bobo itu kuduuuu banget nyikat gigi supaya ga ada sisa2 makanan nyelip di antara gigi.

    BalasHapus
  4. pepsodent kebutuhan dalam sikat gigi keluarga indonesia, karena dengan menggunakan pasta gigi pepsodent gigi jadi cling bersih dan bau mulut hilang, kelurga aku pake pepsodent juga

    BalasHapus
  5. Membiasakan sikat gigi pada anak seperti masalah sepele ya padahal penting banget bisa jdi kebiasaan baik sampai mereka dewasa dan ga sakit gigi. Sakit gigi itu rasanya bikin kapok hehheh

    BalasHapus
  6. Wah kalo ngomongin Karies, kedua anakku dulu pernah jg mba, akibat malas sikat gigi setelah minum susu di malam hari, sekarang wajib sikat gigi 2x sehari

    BalasHapus
  7. ah baru tahu mba akibatnya walau cuma sehari gak sikat gigi bisa memicu peradangan selain memang akan bikin gigi kotor dan akan menjadi masalah di kemudian hari

    BalasHapus
  8. Kalau aku paling cerewet dengan urusan gigi. Soalnya aku punya pengalaman nggak enak dengan gigi waktu kecil. Jadi mulai dari bayi, kedua anakkua diajarkan disiplin buat gosok gigi.

    BalasHapus
  9. Ini produk favorit aku banget untuk bantu jaga kesehatan gigi dan mulut, belajar dari pengalamanku dulu, sejak dini anak-anakku sudah mulai belajar untuk jaga kesehatan mulut serta gigi.

    BalasHapus
  10. Pepsodent selalu bikin inovasi untuk produk-produknya ya.. Aku juga selalu tekankan ke anak pentingnya sikat gigi teratur, mbak..

    BalasHapus
  11. Aduh ga nyangka ya. Kirain covid dampaknya ke paru-paru aja. Ternyata juga bisa berdampak ke kesehatan gigi dan mulut.

    BalasHapus
  12. Iya ya, fokus merawat kesehatan tubuh. Konsen dengan minum ini itu untuk jaga imun. Eh ternyata kesehatan mulut juga perlu dilirik bisa sehat selalu.

    BalasHapus
  13. Sangat setuju dan mendukung gerakan ini. Menyuruh anak untuk rajin menggosok gigi itu susahnya minta ampun. Orang tua emang harus memberikan contoh real juga sih ya

    BalasHapus
  14. Semoga target 2030 tersebut bisa tercapai ya, agar anak-anak dapat bebas karies dengan melakukan kebiasaan baik sejak dini

    BalasHapus
  15. Baru tau lho Ka ada perayaan World Oral Health Day.
    Btw, sepakat banget kalau kesehatan gigi dan mulut harus dijaga sejak dini. Terakhir aku ke drg buat bersihin karang gigi dan tambal gigi berlobang kena 1,3jt duit pribadi. Hiks hiks. Coba kalau dirawat dari kecil mungkin ngga akan sampe segitu kalau pun perlu perawatan ekstra

    BalasHapus
  16. setiap anak mandi dan sebelum tidur saya pasti ingatin si Kakak buat sikat gigi, walau sekarang masih gigi susu tapi harus dibiasakan menjaga kebersihan gigi kan, biar nanti sadar sendiri walau tanpa disuruh, karena kalaau udah muncul karies mah repot juga.

    BalasHapus
  17. Saya juga nonton acaranya, bagus banget Saya dapet banyak insight baru dan makin semangat lagi ngajarin anak-anak sikat gigi 2x sehari

    BalasHapus
  18. Iyes, sikat Gigi itu harus selalu rajin, kapan pun. Apalagi di masa pandemi. Yang memang mulut bisa jadi pintu masuknya virus corona. Jangan sampe lupa dan skip ya sikat Gigi ini.

    BalasHapus
  19. Pepsodent menjadi pasta gigi andalan keluarga sejak aku kecil. Menjaga kesehatan dan kebersihan mulut serta gigi itu wajib, mulai diajarin ke anak sejak dini.

    BalasHapus
  20. Untuk menanamkan kebiasaan baik menggosok gigi, memang butuh proses ya. Untung pepsodent sering mengadakan event kampanye pentingnya perawatan gigi dan gusi. Jadi banyak ibu-ibu yang teredukasi dan mempraktikkannya di rumah.

    BalasHapus
  21. Sedari dini aku udah biasain anak2 untuk sikat gigi seblm tidur agar giginya aman dari karies dan Pepsodent adalah pasta gigi favorit keluarga

    BalasHapus
  22. Pepsodent ini pasta gigi andalan keluarga saya sejak saya kecil. Alhmadulillah kalau rajin sikat gigi, gangguan gigi minggat jauuhh

    BalasHapus

Terimakasih sudah berkunjung, apalagi sampai mau komen, duh saya happy banget, semoga tulisan saya bermanfaat... saya mungkin tidak selalu bisa menjawab komentar, tapi saya usahakan untuk berkunjung balik, jika ada pertanyaan sila hubungi saya by email, dan maaf yah....! Untuk yang memberi komen dengan link hidup akan saya delete. Terimakasih.