Sikat Gigi yang Benar dan Konsultasi Gigi 6 Bulan Sekali untuk Hidup Berkualitas di Masa Depan

Kesehatan gigi berpengaruh besar pada kualitas kehidupan kita secara keseluruhan. Sikat gigi dan konsultasi kesehatan gigi sekarang

Seiring bertambahnya usia, banyak hal berubah dalam kehidupan kita, yang paling jelas terlihat adalah berubahnya fisik dan mulai menurunnya fungsi anggota tubuh.

Kalau saat muda, bisa gesit kemana-mana, semakin tua bangun dari kursi saja susah payah karena encok. Saat muda makan apa saja enak, tinggal hap! Begitu usia semakin tua, gigi sudah tidak kuat makan yang keras, bahkan satu persatu mulai tanggal.

Tentu harapan kita semua ya, Tuhan memberikan umur panjang, tetapi kalau menjadi tua tetapi lebih banyak sakit dan keluhannya, pasti akan sangat merepotkan. Anak dan cucu juga jadi ikut pusing memikirkan.

Kita semua pasti inginnya menjalani hari tua dengan hidup berkualitas, bahagia, senang, bebas makan apa saja, bisa tersenyum ceria dengan gigi asli! bukan gigi palsu, tertawa lepas bercengkerama dan bercanda dengan anak cucu, tanpa ngilu sakit gigi

Faktor usia memang berpengaruh untuk tubuh, namun ada cara dapat dilakukan untuk menjaganya tetap dalam kondisi prima meski digerus usia, kehilangan gigi misalnya, hal ini tidak harus terjadi seiring bertambahnya usia loh'!?




Pentingnya Menjaga Kesehatan Gigi dan Mulut untuk Hidup Berkualitas di Hari Tua

Bertepatan dengan hari kesehatan gigi dan mulut sedunia, atau World Oral Health Day, hari minggu tanggal 20 Maret 2022 lalu, saya berkesempatan mengikuti sebuah acara virtual mengenai pentingnya kesehatan gigi.

Kesehatan gigi berpengaruh besar pada kualitas kehidupan kita secara keseluruhan, karena tidak seperti anggota tubuh lainnya, mulut penuh dengan bakteri, memang sebagian besar tidak berbahaya. Namun demikian, mulut adalah pintu utama makanan masuk ke saluran pencernaan dan pernapasan, dari sini bakteri yang dapat menyebabkan penyakit juga bisa masuk. 

                                       


Acara peringatan virtual peringatan World Oral Heath Day ini dihadiri oleh; Menteri kesehatan, Budi Gunadi Sadikin, Ketua Persatuan Dokter Gigi Indonesia, Drg. Usman Sumantri, MSc, Prof. Ihsane Ben Yahya, president FDI World Dental Federation, Drg. Ratu Mirah Afifah dan Ainul Yaqin, perwakilan dari PT. Unilever Indonesia, serta aktris ternama Maudy Koesnaedi alias Mpok Mod, pemeran Zaenab di di sinetron legendaris Si Doel Anak Sekolah. 

Peringatan World Oral Health Day tahun ini mengingatkan pada betapa pentingnya menjaga kesehatan mulut dan gigi, karena hidup yang berkualitas bermula dari dari mulut dan gigi yang sehat.

Dengan gigi yang sehat kita akan lebih percaya diri untuk tersenyum, saat usia sudah lanjutpun akan tetap pede, karena masih bisa tersenyum dengan gigi geligi asli yang kuat. 

Sayangnya, menurut data Riset Kesehatan Dasar, tahun 2018 rata-rata orangtua usia 65 tahun ke atas, tidak dapat tersenyum dengan gigi asli, karena 10 sampai 11 giginya tanggal.






Pada orang dewasa, kehilangan gigi biasanya terjadi karena dicabut, ini adalah imbas kesehatan mulut dan gigi yang buruk, yaitu adanya gigi berlubang dan penyakit periodontal yakni infeksia gusi yang merusak gigi, jaringan lunak, dan tulang penyangga gigi. 

Kesehatan mulut dan gigi juga sangat berpengaruh kepada kesehatan secara keseluruhan

Bukan hanya pada mulut dan gigi, permasalahan gigi dan mulut dapat berdampak serius pada kesehatan lain. pada penderita diabetes dapat memicu peradangan gusi, terjadi gusi berdarah, lalu tulang penyangga menjadi rusak sampai gigi-gigi menjadi goyang sehingga bisa menyebabkan gula darah meningkat.

Pada penderita penyakit jantung, mulut dan gigi yang tidak sehat dapat meningkatkan risiko penyakit gusi, karena meningkatkan level peradangan dalam darah. Selain itu, kuman yang masuk melalui radang gusi bisa menyebabkan pengerasan pembuluh darah. Jika tidak dirawat dapat menyebabkan aliran darah tidak dapat mengalir ke seluruh tubuh, serangan jantung atau stroke pun dapat meningkat. Sementara pada penderita penyakit paru-paru, dapat mengalami infeksi jamur di rongga mulut karena mulut kering.

Bagaimana Merawat dan Menjaga Kesehatan Mulut dan Gigi yang Benar?

Pertahanan alami bisa didapat dari perawatan kesehatan mulut yang baik, salah satunya dengan menyikat gigi, untuk menjaga bakteri tetap terkendali. 

Tetapi, tahukah teman-teman ternyata kebanyakan dari kita banyak melakukan kesalahan saat menyikat gigi, tak heran jika hasilnya tidak maksimal, meskipun rajin sikat gigi, tapi tetap bermasalah. 



 


Ya, ini sebuah peer penting buat kita semua, timing menyikat gigi jangan sampai salah lagi. Banyak orang umumnya terbiasa menyikat gigi bersamaan saat mandi, hal ini tidak tepat sasaran, karena waktu terbaik menyikat gigi adalah pagi hari setelah sarapan dan malam hari sebelum tidur.

Selain itu, memeriksakan gigi juga belum menjadi satu kebiasaan, bahkan menurut data Riskesda di bawah ini, saat gigi sedang bermasalahpun hanya 10.2% orang yang memeriksakan kondisinya. 



Jangan Sampai Tunggu Sakit Gigi, Konsultasi Gigi Secara Teratur 6 bulan Sekali

Umumnya orang enggan pergi ke dokter gigi jika dirasa belum mengganggu, dan masih dapat beraktivitas. Lalu, baru akan pergi ke dokter gigi, jika dirasa sudah parah.

Alasan paling umum dari malas ke dokter gigi selain karena aksesnya yang lebih banyak di perkotaan, 
biaya kunjungan dan perawatan gigi yang cukup lumayan adalah alasan orang menghindari pergi ke dokter gigi. Belum lagi, untuk pergi ke dokter gigi, harus menyiapkan waktu dan tenaga ekstra, mengingat pemeriksaan dan tindakan satu orang pasien gigi, membutuhkan waktu yang cukup lama. 

Itulah mengapa penting sekali kita menjaga, jangan sampai tunggu sakit gigi, karena ini bisa dihindari, salah satunya dengan kebiasaan sikat gigi yang benar dan konsultasi gigi, membersihkan karang dan plak gigi setiap 6 bulan sekali.

Pepsodent Meluncurkan Pepsodent Khusus dengan QR Code untuk konsultasi gigi gratis.

Memahami persoalan sulitnya memeriksakan gigi secara teratur, Pepsodent memfasilitasi masyarakat agar bisa konsultasi gigi secara rutin, dengan meluncurkan kemasan dengan QR Code pada kemasan.



QR Code yang terdapat pada kemasan anti gigi berlubang baru ini, memberikan kemudahan agar masyarakat dapat berkonsultasi gigi, cukup dengan scan kode barcode di  handphone, lewat kemasan khusus ini kita dapat terhubung langsung dengan dokter gigi yang kemudian akan memberi rekomendasi perawatan gigi yang diperlukan. 
Program ini terselenggara berkat kerjasama dengan ratusan tenaga dokter gigi dari pehimpunan dokter gigi indonesia, hanya dengan scan barcode kita dapat mengkonsultasikan apapun keluhan yang terjadi pada mulut dan gigi.

                                                          



Program ini terselenggara karena komitmen Pepsodent, sejak dulu setia membantu mewujudkan kesehatan gigi dan senyum indonesia yang lebih baik. Jadi, yuk! Jangan tunggu sampai sakit gigi, pakai Pepsodent dengan QR Code dan konsultasi gigi sekarang.





Komentar

(16)
  1. bener banget Mbak, jangan tunggu sakit gigi baru Konsul ke drg ya..keburu permasalahan gigi nya semakin banyak dan makin sulit diatasi. Wah sekarang konsultasi Gigi pun bisa online jadinya dgn membeli Pepsodent kemasan khusus yg ada barcode nya. Membantu banget pastinya

    BalasHapus
  2. Dulu waktu masih kecil anakku paling seneng ke dokter gigi. Sering dapet balon tangan dari dokternya. Ahaha

    BalasHapus
  3. nah..mestinya memang rutin 6 bln sekali ya periksa gigi. ini yg aku blm lakukan..hanya ke dr gigi klo ada masalah..haha.. teeima kasih sharingnya ya mba..

    BalasHapus
  4. harusnya emang rutin ya periksa gigi, berarti setahun itu cuma 2x, padahal ringan ya, tapi suka males, dan kalo udah sakit gigi aja, baru deh ngerasa menyesal wkwkwkw

    BalasHapus
  5. Kesehatan gigi termasuk faktor penentu kesehatan organ lain ya mbak. Makanya penting banget memeriksakan gigi secara rutin dan konsultasi ke dokter gigi 6 bulan sekali. Kadang suka abai untuk melakukannya karena takut sama dokternya...tapi kalau demi kesehatan, maka periksa ke dokter gigi memang sebaiknya dilakukan.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Nah, suka mengabaikan dengan sengaja, hingga pura2 lupa buat memeriksakan ke drg, hahahaa itu aku banget.

      Makasih temindernya Mak, suka deh dengan layanan Onlenny semoga makin banyak orang yang aware ttg pentingnya kesehatan gigi dan mulut ini.

      Hapus
  6. Memeriksakan gigi rutin hal yang diabaikan, kalau sudah terasa sakit gigi baru muncul penyesalan2 itu...huhu...

    BalasHapus
  7. jadi ingat, semenjak pandemi ini anak-anakku belum berkunjung ke dokter gigi sama sekali. Padahal harus rutin minimal 6 bulan sekali ya...

    BalasHapus
  8. Semoga gigi kita tetap sehat dan kuat sampai tua nanti ya mbak. Aku jadi ingat kalau selama pandemi ini belum ke dokter gigi sama sekali...

    BalasHapus
  9. Aduh, ini reminder banget buat aku. Yang jarang banget ke dokter gigi. Jangankan 6 bulan sekali, setahun sekali aja kayaknya enggak. Cuma kalo bermasalah dengan gigi dan mulut aja. Apalagi saat pandemi, blas deh 2 tahun ini gak ke dokter gigi. Padahal sempet bermasalah dengan gusi. Keren nih Pepsodent, punya Teledentistry begini. Jadinya kita bisa konsultasi dengan dokter gigi jarak jauh ya.

    BalasHapus
  10. Hiks. Aku termasuk penyumbang jumlah orang yang nggak rutin periksa gigi 🙈 Alhamdulillah sekarang udah mending sih, kadang ke faskes 1 periksa gigi.
    Dulu nggak tahu kalau bisa periksa gigi di puskesmas, udah takut duluan sama biayanya 🙈🙈

    BalasHapus
  11. Betul banget, karena kesehatan gigi pun harus diperhatikan konsul miniimal 6 bulan sekali, jangan pas sakit gigi saja baru ke dokter gigi hehe. Jadi pengen scalling ke dokter gigi nih hehe

    BalasHapus
  12. Kehilangan gigi tuh sangat menyakitkan deh, bener-bener sakit secara harfiah dan jadi ga enak aja kelanjutannya. Gigi yang sudah tidak lengkap tentu mempengaruhi struktur gigi lainnya. Jadi emang penting banget menjaga kesehatan gigi dengan sikat gigi secara teratur dan melakukan konsul dokter gigi tiap 6 bulan sekali. Jangan tunggu sampai sakit gigi beneran deeehh....

    BalasHapus
  13. Konsultasi gigi ini selalu dilupakan. Pokoknya kalau sakit, barulah ke dokter gigi. padahal penting sekali menjaga kesehatan gigi dan mulut dengan rutin ke dokter gigi yaa..
    Coba juga, aah..dengan QR Code untuk konsultasi gigi gratis.

    Haturnuhun. kak Nunu.

    BalasHapus
  14. Aku udah nyobain layanan teledentistrynya. Asik banget bisa konsultasi langsung ke dokter gigi via chat atau video call tanpa harus lama-lama antre. Harus konsisten ya cek ke doketr gigi 6 bulan sekali dan membiasakan menyikat gigi dengan benar 2 kali sehari.

    BalasHapus
  15. Makasih kak Nunu udah mengingat kan. Aku juga nih kemarin hanya karena gigi senat sebut berlubang baru deh ke dokter gigi. Padahal kan harus mencegah sebelumnya ya

    BalasHapus

Posting Komentar

Terimakasih sudah berkunjung, apalagi sampai mau komen, duh saya happy banget, semoga tulisan saya bermanfaat... saya mungkin tidak selalu bisa menjawab komentar, tapi saya usahakan untuk berkunjung balik, jika ada pertanyaan sila hubungi saya by email, dan maaf yah....! Untuk yang memberi komen dengan link hidup akan saya delete. Terimakasih.