Praktis Dan Mudah Di Kirim, In The Box Bed, Tidur Berkualitas Di Kasur Berkualitas

Saya teringat beberapa waktu lalu, saat pergi nge-besan tetangga yang anak laki-lakinya akan menikah, di lingkungan tempat saya tinggal, memang masih kuat memegang tradisi, salah satunya membawa hantaran atau seserahan yang super komplit pada hari penikahan.

Pihak keluarga mempelai laki-laki membawakan macam-macam barang kebutuhan yang kemudian di serahkan ke pihak mempelai perempuan, semuanya ada, dari mulai pakaian, makanan, buah-buahan, aksesoris, perlengkapan mandi, peralatan dapur, aneka perabotan sampai springbed berukuran besar di masukkan kedalam sebuah mobil pick-up, menurut saya suasananya lebih mirip orang pindahan dari pada mau nikahan.

Ketika tiba di rumah mempelai wanita, tempatnya yang tidak terlalu besar, tentu tidak mampu menampung semua barang bawaan rombongan kami, terutama springbed, yang akhirnya di letakkan begitu saja, di sudut rumah yang menyatu dengan tumpukan barang dan lalu lalang orang, duh! Sayang banget, memang rempong banget deh harus bawa-bawa springbed segala, pikir saya kenapa nggak nanti saja atau gunakan simbolik saja, ya mungkin memang sudah tradisinya seperti itu yaa..?!

Makanya ketika hari sabtu lalu saya dapat kesempatan untuk melihat unboxing sebuah springbed yang bisa masuk dalam box. Nahh ini..! Harusnya tetangga saya membawakan seserahan yang seperti ini, sayangnya saya baru tahu, ternyata ada kasur yang bisa di gulung dan di masukkan dalam box.

Praktis Dan Mudah Di Kirim, In The Box Bed, Tidur Berkualitas Di Kasur Berkualitas

Praktis Dan Mudah Di Kirim, In The Box Bed, Tidur Berkualitas Di Kasur Berkualitas

Praktis Dan Mudah Di Kirim, In The Box Bed, Tidur Berkualitas Di Kasur Berkualitas

Tidak cuma untuk barang seserahan nikah aja sih, saya rasa kasur ini solusi banget untuk situasi zaman sekarang yang menuntut serba praktis, yang sukanya simpel dan nggak ribet, iya nggak sih?! Bahkan kasur In The Box ini bisa di masukkan kedalam troly belanja, jadi bisa langsung di bawa pulang.

Pasti pernah kan beli kasur atau springbed? Nggak mungkin banget kan kita minta kasurnya di bungkus pas bawa pulang, karena ketika memutuskan membeli, proses pengiriman pasti jadi pertanyaan, biasanya di kenakan charge atau ongkos kirim, belum lagi ukurannya yang besar, perlu beberapa orang untuk mengangkat.

Telah hadir di Indonesia In The Box, bed atau kasur yang bisa di kemas, menggunakan inovasi teknologi packing terbaru, sistem pressure tekanan tingkat tinggi, yang memungkinkan kasur springbed di dalamnya menciut dan melentur, hingga kemudian bisa di gulung, di lipat dan di masukkan ke dalam box.

Saya sempat membatin dalam hati "...Wah jangan-jangan ini kasurnya isinya angin saja, soalnya setahu saya ketika kasur menyusut akibat tekanan, berarti isinya kosong melompong dong yaa..?!

Ternyata nggak loh!? Kasur ini sama seperti kasur pada umumnya, mempunyai per pocket atau pegas yang di desain untuk memberikan dukungan yang sempurna pada punggung untuk tidur yang lebih nyaman, selain itu kasur ini juga mempunyai spesifiksi yang lengkap untuk sebuah springbed berkualitas.
Hitung Mundur Beroperasinya MRT (Mass Rapid Transit)  Bersiap Melihat Wajah Baru Jakarta


Jakarta, sesungguhnya sudah sejak lama membutuhkan sebuah sarana transportasi massal, sebagai sebuah kota metropolitan dengan sembilan juta penduduk, di tambah tiga juta orang yang datang dari kota penyangganya di siang hari, Jakarta adalah kota yang sibuk dengan segudang aktifitas, kegiatan ekonomi dan pemerintahan berpusat di kota ini, di juluki sebagai kota yang tak pernah tidur, jalan-jalan di Jakarta tak pernah sepi dari lalu lalang kendaraan.

Kemacetan dan padatnya lalu lintas menjadi pemandangan biasa di Jakarta, sarana angkutan umum yang tersedia, seperti Trans Jakarta, commuter Line, kopaja, metro mini, termasuk kehadiran angkutan umum berbasis online, masih belum maksimal mengatasi kemacetan, apalagi karena faktor keamanan dan kenyamanan, banyak warga Jakarta lebih suka naik kendaraan pribadi. Hadirnya sebuah moda transportasi massal yang cepat, nyaman, aman dan mampu mengangkut banyak orang sekali jalan adalah sebuah kebutuhan mendesak untuk sebuah kota sekelas dan sebesar Jakarta.




Berwisata ke Cirebon dalam satu hari, hmm apa iya bisa? Itulah pertanyaan yang terbersit dalam benak saya, bayangan saya Cirebon kan jauh yah, jadi pasti harus menginap kalau ke kota ini. Pernah beberapa kali lewat namun tidak pernah singgah, dan setiap melintas kota ini, hati kecil saya penasaran, seperti apa sih suasana kota berjuluk kota Udang ini.

Ternyata bisa banget loh!? Berkunjung ke Cirebon dalam sehari, memang mungkin kurang maksimal jika kita ingin mengeksplornya, tapi setidaknya kota ini bisa di jadikan tempat kunjungan singkat, yang bisa di jalani pulang pergi dan melakukan one day tour Cirebon.

Waktu tempuh Jakarta ke Cirebon kurang lebih sama seperti jika kita ke Bandung atau Bogor, berkat adanya jalan tol Cikapali (Cikampek- Palimanan) jika jalanan lancar dalam waktu kurang lebih tiga jam, kita sudah bisa tiba di kota ini. Jadi  Cirebon bisa banget nih jadi alternatif jalan-jalan saat weekend atau cuti bersama, tidak melulu ke Bandung atau kawasan Puncak Bogor saja.

🎝🎜♬ Aku anak sehat tubuh ku kuat
              Karena ibuku rajin dan cermat
              Sewaktu aku bayi selalu di beri ASI, makanan bergizi dan imunisasi ♬🎜♫🎝

Familiar dengan syair lagu di atas, kalau iya mungkin kita masuk generasi yang sama. Ya, inilah salah satu lagu populer, lebih tepatnya jingle iklan televisi yang masih melekat dalam ingatan saya hingga hari ini, sekitar tahun 80' dan 90'an sebuah iklan layanan masyarakat pemerintah, yang di tujukan kepada ibu-ibu agar membawa bayinya ke Posyandu untuk melakukan imunisasi Masa itu televisi menjadi salah satu media pesan yang paling ampuh untuk mengajak ibu-ibu ke Posyandu (Pos Pelayanan Terpadu)

Sampai hari ini kegiatan ke Posyandu, masih terus di galakkan oleh pemerintah lewat berbagai cara, tetapi ternyata di lapangan masih banyak orangtua, ibu, bapak dan sebagian keluarga yang menolak mengimunisasi anaknya dengan berbagai alasan. 

Inilah salah satu alasan kami para blogger akhir April lalu di undang oleh kementerian kesehatan untuk menghadiri dan melakukan bincang-bincang tentang imunisasi, yang di langsungkan di Parklane Hotel, Jakarta, di hadiri oleh para pakar di antaranya Dr Prima Yosephine, Kasubdit Imunisasi, Ditjen Pencegahan dan Pengendalian Penyakit, Dr. dr. Soedjatmiko SpA (K) Msi dan Bapak KH Arwani Faishol perwakilan dari komisi fatwa MUI (Majelis Ulama Indonesia). Acara ini juga di adakan untuk memperingati pekan imunisasi dunia tanggal 24-30 April.

Buah dan sayuran merupakan salah satu sumber makanan utama yang sangat penting untuk tubuh, karena merupakan penghasil serat pangan untuk metabolisme tubuh, yang tidak kalah penting dengan zat gizi lain seperti karbohidrat, vitamin dan mineral. Serat pangan mempunyai banyak sekali manfaat, selain berfungsi untuk melancarkan pencernaan juga bisa mencegah munculnya berbagai penyakit, dengan kata lain serat pangan bermanfaat untuk daya tahan tubuh.

Sayangnya konsumsi sayuran dan buah di kalangan masyarakat terbilang masih minim, berdasar data yang di rilis badan kesehatan dunia WHO, penduduk Indonesia rata-rata hanya mengkonsumsi buah dan sayur sebanyak kurang lebih 35 kg/ tahun, jauh di bawah standar yang di anjurkan.

Banyak alasan yang membuat orang malas mengkonsumsi sayur dan buah, selain karena tidak suka dengan aromanya, beberpa orang yang tidak suka buah tertentu, juga tidak berselera makan buah karena rasanya tidak cocok di lidah.  Belum lagi cari makannya, yang tidak praktis, beberapa harus di kupas dulu.
8 Penerima Anugerah TKI Inspiratif Tempo, Para Pengubah Nasib Yang Berjuang Dan Berhasil

Tidak banyak kita membaca berita positif yang berhubungan dengan TKI (Tenaga Kerja Indonesia) seringkali hal yang pahit-pahit dan menyedihkan yang menjadi headline. Dari penyiksaan, penipuan, pelarian, perkosaan, sampai TKI yang terjerat masalah hukum di pengadilan dan bersiap menghadapi hukuman gantung, sebagai sesama anak bangsa Indonesia, setiap kali membaca atau mendengar berita seperti itu miris sekali hati saya

Penuhi Asupan Serat Pangan Pada Anak, Untuk Tumbuh Kembang Optim

Ini peristiwa beberapa tahun lalu, sebuah dering panggilan telepon masuk ke handphone saya, begitu saya cek ternyata ibu walikelas anak saya yang menelepon, ada apakah gerangan? Padahal jam belajar baru berjalan kurang lebih tiga jam. Seketika pikiran saya langsung tertuju ke putera di sekolah "...hallo, bu, maaf ini puteranya dari tadi pagi, di UKS, nggak bisa ikut pelajaran,  katanya sakit perut, tapi nggak bisa buang air besar, bisa di jemput aja ke sekolah bu..?

Bergegas menjemput anak ke sekolah, jadi nggak karuan deh suasana hati saya, memang putera saya ini sebelumnya sudah bilang, jika sudah lebih tiga hari belum buang air besar, perutnya sebah dan begah, karena melewatkan rutinitas itu di pagi hari.

Dan pagi itu kondisinya sepertinya sudah tak tertahan lagi, saat saya menjumpai putera saya di ruang UKS, wajahnya bersemu merah bukan karena malu, tapi efek menahan sakit perut, tak ada senyuman yang ada adalah rintihan, sambil berucap "..sakit perut, buu?!"

"..Bu anaknya kurang makan sayur dan buah ya, coba kasihkan obat pencahar, atau banyakin makan pepaya bu, biar lega.." begitu pesan bu guru saat saya membawa pulang putera saya. 

Duuh, jangan sampai lagi deh saya mengalami kejadian ini, ketika anak mengalami sembelit di sekolah, selain kasihan melihatnya, saya juga jadi ikut-ikutan mulas.

Memang benar sembelit atau konstipasi adalah salah satu efek kurang konsumsi sayur dan buah, dan urusan yang satu ini lumayan momok yang berat buat ibu-ibu seperti saya, anak saya yang satu ini memang nggak begitu suka makan sayuran, buah pun nggak semua jenis buah dia suka, dan buah pepaya adalah salah satu yang paling di tolaknya. 

Sekilas terkesan ini masalah biasa saja, dan sepele, tapi ternyata sembelit pada anak bisa jadi persolan jangka panjang jika tidak tertangani dengan baik, karena bisa menganggu tumbuh kembang dan perkembangan otak anak, salah satu cara mengatasi sembelit adalah dengan mengatur pola makan yang seimbang, yang  memenuhi kandungan serat pangan di dalamnya, salah satu sumber serat yang biasanya terdapat pada sayur dan buah.


Tiffany Kenanga Hijab, Casual, Maskulin, dan Feminin Modest Fashion Made For You

♬🎜🎝Suatu saat nanti kan kau dapatkan..
Pujaan hati yang kan kau dambakan..

Ini semua telah Tuhan rencanakan
Jadi jangan bersedih lagi....🎝♬

Potongan syair lagu ini terdengar tak asing di telinga saya, maklum sering banget di senandungkan anak-anak di rumah, sebuah lagu easy listening dengan lirik menyentuh, dalam juga memotivasi, pas banget di nyanyikan kalau lagi galau #eh...


Peringatan 150 Tahun Rumah Sakit Jiwa Soeharto Heerdjan: Sehat Jiwa Di Tengah Tantangan Hidup Masyarakat Urban

Men Sana In Corpore Sano
Didalam tubuh yang sehat terdapat jiwa yang kuat, tentu tak asing dong yaa dengan istilah di atas, secara umum saya sepakat, mereka yang bertubuh sehat bisa di katakan berjiwa kuat. Namun setelah beberapa waktu lalu berkunjung ke RS Jiwa Soeharto Heerdjan, kesepakatan saya agak sedikit bergeser, betapa tidak, berada di tengah rumah sakit jiwa, saya dapati bahwa mereka yang bertubuh sehat, tidak selalu berjiwa sehat dan kuat.

Banyak penderita gangguan jiwa, secara fisik tampak sehat dan bugar. Di rumah sakit yang telah berusia 150 tahun ini, wawasan saya terbuka, gambaran rumah sakit jiwa yang terkesan "spooky" dalam benak saya sedikit memudar. Rumah sakit jiwa ternyata tak seseram yang saya bayangkan, pun demikian dengan pemahaman masalah gangguan kejiwaan, nyatanya tak sekusut yang saya pikirkan.

© Nunu Halimi ·