Liburan kilat ke Bandung

Bulan April ini unik, ada beberapa hari spesial bertanggal merah membuat terjadinya long weekend, karena jatuh di hari kamis, jum'at dan hari senin, tapi efek padatnya jadwal dan agenda *pencitraan sok sibuk, saya sampai tidak menyadarinya, saya baru ngeh, ketika beberapa hari lalu anak-anak sambil bete menyuarakan aspirasinya, semacam ngambek, demo meski nggak sampai membawa spanduk.

Yah intinya mereka bertanya kenapa koq banyak tanggal merah, nggak kemana-mana, mereka kan kangen piknik, jalan-jalan dan liburan. Ya, maklum saja kami memang sudah lumayan lama nggak liburan, setelah setahun lalu ngebolang di Malaysia dan Singapura, dan rencana liburan awal tahun ke Malang batal, karena si kakak sakit.

Yang namanya liburan memang bikin nagih, setiap kali melihat tanggal merah yang berderet-deret, hasrat ingin berlibur dan merencanakan traveling langsung menggebu, tapi namanya traveling di hari tanggal merah, rasanya tentu tak seperti liburan panjang, waktunya terbatas, paling lama tiga hari.

Bagaimanapun juga, namanya jalan-jalan, apalagi bareng keluarga, mau sebentar mau lama tetap saja di nanti dan berkesan, saat kita benar-benar bisa menikmati kebersamaan, jeda dari rutinitas harian, pekerjaan dan tugas sekolah, mengambil liburan singkat atau traveling kilat saat long weekend  pasti menyenangkan.


Konsumsi MPASI Organik, Pola Makan Sehat Sejak Bayi Untuk Pertumbuhahan Anak Ideal, Sehat, Kuat, Cerdas Di Masa Depan

Ketika bayi telah melewati fase pemberian ASI Ekslusif dan memasuki usia enam bulan, step berikutnya dari pergulatan menjadi ibu berlanjut, ibu mulai memberikan Makanan Pendamping Air Susu Ibu atau MPASI, dan tantangan barupun di mulai. 

Banyak sekali yang harus bisa di atasi, dari mulai memilih menu makanan, mencari makanan yang di sukai, komposisinya, sampai menghadapi tingkah polah bayi saat makan. Sebagai ibu empat anak rasanya saya sudah "kenyang" menjalaninya, dan masih bersambung sampai hari ini, dengan selisih sembilan tahun, saya kembali di anugerahkan bayi mungil nan lucu yang saat ini sedang dalam tahap pemberian MPASI.

Membuat MPASI bagi saya adalah perjuangan tersendiri, sebagai ibu maunya pasti memberikan yang terbaik dan terenak untuk anak, untuk itu saya biasa mengolah sendiri makanan si kecil, sesuai dengan tahap perkembangannya, dari mulai membuat bubur saring, puree, nasi tim sampai sekarang si kecil sudah mulai bisa makan nasi lembek dengan lauk sama seperti yang saya makan, kecuali makanan yang pedas dan keras tentunya.

Setiap kali memberi makan si kecil, saya memasak sesuai feeling saja, juga tidak pernah menghitung-hitung, berapa sih besaran kandungan gizi makanan yang saya masak, bagaimana menghitungnya juga kan ya?! kalau ada alatnya pasti saya beli. Pokoknya yang penting ada sayur, buah, telur, daging, ikan, ayam, atau kuah kaldunya, saya sudah merasa yakin makanan yang saya buat pasti bergizi.

Ternyata penting sekali loh, bagi ibu mengetahui kandungan gizi yang terkandung pada makanan si kecil, supaya anak tidak mengalami defisiensi atau kekurangan vitamin dan mineral tertentu, dan satu hal penting lainnya bagi ibu adalah mengetahui di dapat dari mana sumber bahan baku makanan si kecil, apakah di tanam dengan cara yang ideal, bukan sayur atau buah atau daging yang matang karena di karbit, dan di suntik atau sayuran yang di olah oleh petani yang royal memberikan pestisida. 

Inilah salah satu hal yang menjadi concern saya, apalagi ketika beberapa waktu lalu saya bertemu seorang sahabat lama, yang saat ini aktif menjadi penggiat Food Combining makanan organik, "...Nu, kalau belum siap menjalankan pola hidup Food Combining,  minimal kamu sudah harus membiasakan keluargamu dan anak-anakmu makan makanan organik...itu bagus banget Nu efeknya untuk kesehatan kita..." Begitu pesan teman saya, yang memang gigih mengajak kami teman-temannya untuk mengubah pola makan ke ala Food Combining.

Makanan organik adalah makanan yang dikembangkan dan diproduksi secara alami, lebih segar dan bertahan lama, tidak mengandung:

  • Antibiotik
  • Tidak direkayasa genetik
  • Menggunakan pupuk organik
  • Bebas cemaran logam berat dan pestisida
  • Tidak mengandung bahan pengawet.
Menurut USDA yaitu Departemen pertaniannya Amerika Serikat, makanan organik mengurangi resiko gangguan kesehatan, karena bahan makanan organik bebas dari Genetically Modified Organism (GMO) dan Bovine Spongiform Encephalopathy (BSE) dan terbukti banyak mengandung gizi yang lebih banyak di bandingkan dengan weaning food dari pertanian biasa (non organic) serta mengurangi resiko infeksi pathogenis seperti E. Colli dan Mycotoxyns.


Karena mengutamakan proses alami yang tentu membutuhkan waktu lebih panjang, harus di akui sumber bahan baku makanan organik agak susah di dapat di pasar-pasar tradisional, biasanya ada di supermarket besar, seingat saya dulu harganya lumayan mahal yah, namun karena kecenderungan orang sudah mulai menyadari dampak baik konsumsi makanan organik, dan banyak petani yang beralih menanam sayuran dan buah organik, serta peternak yang mengelola peternakan organik, harganya saat ini sudah cukup terjangkau.

Bagaimana cara mengetahui produk dan organik bisa kita lakukan dalam beberapa hal:

  • Buah-buahan non organik biasanya terlihat banyak putih-putih seperti bedak, ini menandakan buah dan sayur di semprot pestisida berlebihan.
  • Membeli produk yang sedang musim, misalnya buah, buah yang terdapat pada saat bukan musimnya, mengidikasikan buah tersebut, tidak menggunakan pupuk kimiawi atau di karbit.
  • Produk yang di klaim natural belum tentu organik, tetapi produk organik sudah pasti natural.

Konsumsi MPASI Organik, Pola Makan Sehat Sejak Bayi Untuk Pertumbuhahan Anak Ideal, Sehat, Kuat, Cerdas Di Masa Depan

Konsumsi MPASI Organik, Pola Makan Sehat Sejak Bayi Untuk Pertumbuhahan Anak Ideal, Sehat, Kuat, Cerdas Di Masa Depan
Gerai produk organik

Konsumsi MPASI Organik, Pola Makan Sehat Sejak Bayi Untuk Pertumbuhahan Anak Ideal, Sehat, Kuat, Cerdas Di Masa Depan
Paket sayur sop organik

Konsumsi MPASI Organik, Pola Makan Sehat Sejak Bayi Untuk Pertumbuhahan Anak Ideal, Sehat, Kuat, Cerdas Di Masa Depan
Paket sayur asam Organik

Mengolah MPASI terutama yang berbahan baku organik, sama saja sih caranya, yang membedakan hanya sumber bahan baku nya saja, tetapi ya namanya ibu-ibu kan kadang ada saja masanya, lagi kurang semangat, sakit, atau tidak sempat membuat MPASI untuk si kecil, kalau sudah begitu biasanya pilihan jatuh membeli MPASI instant siap saji. Saya pribadi tidak anti sama yang namanya MPASI instant, kehadirannya justru sangat membantu saya, kalau lagi repot, malas, dan tidak sempat membuat MPASI si kecil.

MPASI instant biasanya juga sangat membantu jika saya sedang dalam perjalanan bersama si kecil, praktis dan simpel membuatnya, di jamin si kecil tidak kelaparan di jalan. MPASI instant biasanya juga saya siapkan untuk makanan selingan si kecil.

Di pasaran banyak sekali pilihan produk MPASI, tapi ada satu MPASI yang istimewa dan merupakan satu-satunya dan pertama di Indonesia.

Milna Bubur Bayi Organik


Siapa yang tidak kenal brand yang satu ini, salah satu bubur bayi favorit anak-anak saya, bubur bayi Milna ternyata mempunyai varian bubur bayi organic, yang di hadirkan sebagai bagian dari dedikasi dan inovasi Milna untuk terus memenuhi kebutuhan nutrisi bayi.


Konsumsi MPASI Organik, Pola Makan Sehat Sejak Bayi Untuk Pertumbuhahan Anak Ideal, Sehat, Kuat, Cerdas Di Masa Depan
Konsumsi MPASI Organik, Pola Makan Sehat Sejak Bayi Untuk Pertumbuhahan Anak Ideal, Sehat, Kuat, Cerdas Di Masa Depan

Bubur bayi Milna ternyata sudah eksis sejak 30 tahun yang lalu. Oiya pantas saja, saya ingat betul dulu ibu saya suka meminta tolong saya ke warung untuk membelikan bubur Milna buat adik saya, ya kurang lebih segitu deh usia adik saya saat ini, eh tapi plis jangan tanya umur saya yaa?!

Milna bubur bayi organik MPASI untuk anak usia 6-12 bulan. Bubur bayi Milna Organik ahlinya makanan bayi, di olah dari sumber bahan baku organik, Milna Bubur Bayi Organik terdiri dari beberapa rasa, ada beras merah juga kacang hijau, anak saya suka dua-duanya tapi kelihatannya dia paling suka rasa Milna Bubur beras merah, soalnya lebih semangat makannya, dan dalam rangka 30 Tahun Milna sekarang bertambah lagi, dengan varian rasa pisang. 


Konsumsi MPASI Organik, Pola Makan Sehat Sejak Bayi Untuk Pertumbuhahan Anak Ideal, Sehat, Kuat, Cerdas Di Masa Depan
Milna Bubur Bayi Organik

Komposisi rangkaian Milna Bubur Bayi Organik, sudah di sesuaikan dengan angka kecukupan gizi bayi, inilah salah satu hal yang saya suka dari MPASI instant, karena kandungan gizi persaji bisa kita ketahui langsung. Milna bubur bayi Organik telah di fortifikasi dengan:

Protein 6 gr/serving
Serat: 3gr/serving
Omega 3 dan omega 6: 300mg dan 60 mg
Zat besi: 40% AKG/serving
Seng: 25% AKG/serving

Makan Milna bagi si kecil adalah saat yang di tunggu, rasanya yang enak sangat pas di lidah si kecil, mau lagi dan nambah terus, menjadikan Milna Bubur Bayi Organik sebagai suapan pertama si kecil, karena untuk pertama kali si kecil menolak di suapi dan memilih menyuap makanannya sendiri. Melihat perkembangannya tentu sangat membahagiakan buat saya.


Membuat bubur bayi Milna sangat praktis, cukup tambahkan air hangat dengan takaran sesuai petunjuk kemasan, Milna juga bisa di variasikan dengan tambahan bahan lain seperti susu atau buah, tapi si kecil lebih suka rasa original Milna Bubur Bayi Organic.

Membiasakan makan makanan organic bagi si kecil sudah bukan suatu masalah lagi berkat adanya Milna Bubur Bayi Organik, apalagi Kalbe Nutritionals selaku produsen juga memperhatikan benar, keinginan dan harapan orangtua pada asupan gizi yang di makan putera-puterinya. Kalbe Nutritionals secara aktif melakukan pengembangan produk nutrisi, guna mempertajam komitmen di bidang usaha makanan dan kesehatan, terutama untuk bayi. Dengan komitmen mewujudkan misi "We Provide Wellness To Millions" dalam menyediakan produk dan layanan kesehatan bagi masyarakat.

Salah satunya dengan rangkaian produk Milna Bubur Bayi Organik, sebagai upaya untuk membiasakan makan MPASI Organik sebagai upaya mewujudkan pola makan sehat, sejak bayi agar pertumbuhannya ideal, sehat, kuat, sehat, cerdas di masa depan.
Konsumsi MPASI Organik, Pola Makan Sehat Sejak Bayi Untuk Pertumbuhahan Anak Ideal, Sehat, Kuat, Cerdas Di Masa Depan

Untuk informasi lengkap tentang Milna Bubur Bayi Organik bisa di cek di 
Website: www.bayimilna.com
Facebook: MilnaID
Instagram dan Twitter @milnaID



Me

Kembalinya Senyum Si Mbak, I Can't Smile Without You Mbak..

Jika membaca postingan atau mendengar cerita tentang aneka keluhan emak-emak menghadapi mbak Asisten Rumah Tangga, saya sungguh merasa bersyukur, pasalnya sudah lebih dari empat tahun ini saya mempunyai back-up, support system yang luar biasa, si mbak yang membantu pekerjaan saya, mbak yang selalu bangun lebih pagi, dan tidur malam belakangan, dia yang tak pernah mengeluh, menghadapi anak-anak saya, padahal saya sebagai ibunya kadang sering habis loh limit sabarnya.

Kedatangan si mbak pada mulanya tidak terlalu saya harapkan banget, lewat obrolan basa-basi dengan tukang sayur dekat rumah, saya meminta tolong, jika ada kenalan yang sedang mencari pekerjaan rumah tangga, bolehlah di rekomendasikan ke saya.

Sesungguhnya saat itu saya hopeless sih berurusan sama ART, hayati lelah gonta-ganti, saya sempat berpikir, ya sudahlah nggak perlu bantuan tenaga ART lagi, anak-anak toh sudah besar, walaupun sedikit, sudah bisa membantu pekerjaan rumah, tapi begitu saya bertemu si mbak, ya, okelah, saya coba dulu, pikir saya.

Dalam hitungan saya mungkin ada kali ya kurang lebih sepuluh orang ART yang pernah membantu di rumah, tapi yang benar-benar awet cuma satu, dan dia berhenti karena menikah, yang lainnya, hmmm... yaa gitu deh! Dari ART menginap sampai ART pulang hari semua sudah pernah saya jalani. Pokoknya hubungan dengan yang namanya mbak itu rumit deh, persis seperti jodoh.  Pahit manisnya banyak banget, menghadapi polah para mbak, kalau di ceritakan panjang kali lebar sama dengan luas, saya memilih mengenang yang bagus-bagusnya saja dari mereka.
LG All Inverter Teknologi, Jadikan Perangkat Rumah Tangga Lebih Bandel, Hemat Listrik, Awet, Dan Tahan Lama

Selain spesifikasi dan harga, hal lain apa yang biasanya di tanyakan saat membeli perangkat rumah tangga, seperti mesin cuci, AC, atau kulkas? Kalau saya biasanya menanyakan tentang garansinya, berapa lama dan apa yang di cover?

Pada umumnya perangkat rumah tangga yang kita beli hanya menawarkan garansi paling lama lima tahun, beberapa perangkat rumah tangga di rumah saya, garansinya bahkan tak lebih dari satu tahun. Sudah bisa di pastikan, dengan garansi yang sangat singkat, menandakan kondisi perangkat rumah tangga tidak berumur panjang.

Bagaimana jika kemudian, ada perangkat rumah tangga yang memberikan garansi hingga lebih dari sepuluh tahun, dengan jaminan penggantian spare part dua sampai lima tahun, dan  perangkat ini sangat hemat listrik, dengan penghematan sampai 70%, mempunyai daya tahan yang kuat, dan kemampuan mesin serta kinerja yang mumpuni, ah apa iya mungkin ada yang seperti itu.

Ternyata sangat mungkin dan sudah ada, semua perangkat rumah tangga bisa seperti itu jika menggunakan Teknologi Inverter, Teknologi Inverter sebenarnya bukan sesuatu yang baru, namun kini penggunaanya lebih di optimalkan pada perangkat rumah tangga, karena terbukti mempunyai banyak keunggulan khususnya dalam penghematan listrik dan kinerja perangkat rumah tangga.
Peluncuran Aplikasi "Hallo Bumil" Dan Prenagen Pregnancy Education Journey, Pendamping Ibu Hamil Wujudkan Ibu Sehat Indonesia Sehat

Mengikuti sebuah acara dengan pancaran aura bahagia menyeruak di segala penjuru ruangan, rasanya sungguh menakjubkan, setidaknya itu yang saya rasakan, saat hari sabtu lalu tanggal 8 April mendapat kesempatan untuk hadir di sebuah acara yang di gelar oleh Kalbe Nutritionals dengan produk andalannya susu Prenagen, di hotel Pullman Central Park Jakarta Barat.

Acara dengan raut wajah-wajah bahagia dari peserta yang hadir. Hmmm... Pasti pada tanya kaann?! Koq sok tahu sih mba Nunu?! Tahu dari mana kalau pesertanya bahagia? Yaa..tahu dong?! Karena saya bisa merasakan kebahagiaan yang terlihat jelas dari antusiasme dan semangatnya, terutama para perempuan yang sesekali mengusap-usap perutnya, pun meski terlihat lelah karena acara berlangsung dari pagi sekali sampai menjelang jam dua siang, senyum mereka mengembang, dari awal hingga akhir acara.

Memesona Itu, Ketika Penampilan Selaras Dengan Isi Hati, Ucapan, Dan Perbuatan

Malam sudah menunjuk angka delapan lewat, ketika salon hendak tutup, sesaat beranjak dari ruko, kami kedatangan seorang tamu perempuan yang memaksa ingin di layani, katanya ingin di makeover styling rambut dan make-up. Lampu-lampu dalam ruko sudah di padamkan, alat-alat listrik sudah di cabut, rolling door baru saja terkunci, "...Maaf mba, jam kerja sudah selesai, kami sudah tanggung kalau harus buka lagi, mungkin tadi, andai mba datang sepuluh menit lebih cepat, atau mba reservasi dulu, kami bisa melayani..." ujar saya menjawab permintaannya.

Mendengar alasan kami yang menolaknya, si mba ini terlihat tak terima "...Duh, gimana sih...! Nggak butuh duit apa ya?! Tinggal buka sebentar aja, sok' banget pake menolak tamu. Dan kemudian, saya sekali lagi meminta maaf dengan suara semakin merendah "...Maaf  banget, yaa mbaa..."  

Sambil beranjak pergi dari ruko, dengan posisi yang belum jauh, terlihat kesal, si mba mengeluarkan handphone dari tasnya, hingga kemudian tanpa bermaksud menguping pun, kami bisa mendengar pembicaraannya dengan suara meninggi, berkomunikasi ke suara di ujung telepon "...Duhh, iya say! Tungguin ya! Acara masih jam sembilan kan?! Lagian kenapa dadakan sih?! Gue mau cari salon lain dulu, sial nih salonnya udah tutup nggak mau ngelayanin, résé banget deh! Gue kan harus tampil kece dan memesona, ada si do'i gebetan gue!...nggak ngerti banget sih! Dasarr! Sebel deh gue sama tuh mbak-mbak..!" Saya menarik nafas panjang, dada saya bergemuruh, ingin marah rasanya, namun sekuat hati saya sabar-sabar-in, karena meski kedatangannya ke salon bisa di hitung jari, bagaimanapun dia pelanggan kami.

Kalau menuruti hasrat hati, bisa saja saya terbawa emosi, tapi setelah saya pikir, nggak ada gunanya menghadapi orang yang sedang terdesak seperti si mbak cantik ini. Padahal kurang apalagi penampilannya, pakaiannya sudah bagus, dasar wajahnya sudah cantik, nggak di apa-apain juga  tetap cantik, siapapun yang melihatnya akan terpesona, tapi sungguh di sesali, setelah melihat "attitudenya" mungkin mereka yang melihatnya akan berubah pikiran.
Beberapa hari lalu ketika kiriman belanjaan saya dari Glamizka datang, "... Waah, beli apa lagi bu,..? Pertanyaan paksuami ketika melihat saya menerima paket dari kurir '"..ini dari Glamizka...buat si dede" sahut saya, sambil mesem..."..ohhh, apa lagu tuh  Glamizka? Namun belum sempat saya menjawab, pak suami memilih berlalu ke samping teras rumah

Glamizka, mungkin banyak yang baru dengar yaa, saya juga baru tahu, dan setelah tahu, makin happy aja deh rasanya, bertambah lagi e-commerce jadi semakin banyak pilihan dan alternatif untuk belanja online, apalagi saya termasuk tipe yang keranjingan belanja online, sekarang ini saya sudah jarang sekali pergi ke mall atau pasar, kecuali untuk membeli keperluan rumah tangga seperti sembako.

Glamizka ini adalah e-commerce yang khusus menawarkan kosmetik dan skincare, dengan banyak pilihan brand bergengsi, baik lokal maupun internasional, mulai dari Acca Kappa, Loreal, sampai Face Shop dan Body Shop tersedia, dari skin care, makeup, peralatan kecantikkan sampai parfum ada lengkap.
Dua tahun lalu saat hendak mendonorkan darah untuk kakak yang di operasi tumor otak, saya baru tahu jika saya mengalami anemia, meski masuk golongan ringan, dengan hb kurang dari 11 saya tidak bisa mendonorkan darah untuk kakak, sedih juga sih kalau di ingat, padahal saya pikir cukup dengan golongan darah yang sama, saya sudah bisa menjadi pendonor, ada sedikit rasa kecewa karena tak bisa membantu kakak.

Kondisi anemia seringkali menganggu produktifitas saya sehari-hari, membuat mudah sekali masuk angin, dan lelah, nafas menjadi pendek-pendek, hb saya susah sekali naik, kalau lagi datang pusing akibat anemia, saya memilih istirahat, tapi kerjaan yang semakin menumpuk membuat saya tak mengindahkan sakit kepala.

Saya sendiri kurang mengerti apa penyebab yang membuat saya anemia, padahal makan saya lumayan banyak dan seimbang, saya juga rajin beraktifitas fisik dan olahraga, mungkin faktor masa kecil kali yah, yang keterusan, bisa di bilang kondisi keluarga kami masuk kategori kekurangan, bisa makan enak dan padat gizi itu previlege sekali buat kami, saya memang terkesan kurang gizi, meski postur cukup tinggi tapi kurus alias ceking, saya juga kurang zat besi, kulit dan kuku saya pucat sekali saat masa sekolah.

Ketika reuni bertemu teman sekolah beberapa waktu lalu, seorang teman saya bahkan mengingat saya sebagai si Pias atau yang berwajah pucat, saya sih nggak menyalahkan orangtua, mungkin juga pengetahuan mereka tetang gizi seimbang masih minim saat itu, makan bergizi bukan berarti harus mahal kan?!
Siapa yang suka dengan anime? Saya sih suka banget, meski sekarang jarang sekali bisa meluangkan waktu untuk nonton atau baca komik anime. Anime pertama yang masih berkesan hingga hari ini bagi saya adalah Candy, duuhh langsung berasa flashback, kebayang Anthony yang caem itu, Magic Girls juga saya suka banget, kisah duo kembar yang mewarnai hari-hari saya ketika terburu-buru harus sampai rumah secepatnya, karena takut kehabisan jam tayangnya.

Meski sudah jarang nonton anime, sekarang gantian deh anak-anak saya yang nonton Anime, apalagi kalau bukan Doraemon, ini sih anime favorit kesayangan emaknya juga sih ihiy.

Kolaborasi Indosat Dan Sushiroll Aplikasi Khusus Pecinta Anime

Pecinta anime di Indonesia itu banyak banget, seperti yang saya lihat dalam peluncuran Sushiroll, 30 Maret lalu, barisan orang-orang berkostum aneka karakter anime khas Jepang berkumpul untuk mengikuti Cosplay Competition, sekaligus menyaksikan peluncuran aplikasi terbaru khusus bagi pecinta anime.
Beberapa hari ini dunia blogger sedang gonjang-ganjing cerita seorang blogger yang berhasil mencuri perhatian dengan status-statusnya di facebook, mendapatkan banyak sekali like serta respon dari circle pertemanannya, termasuk perhatian saya, yaa..saya yang juga bagian dari circlenya, pernah beberapa kali menyumbang like di statusnya meski saya tidak pernah berinteraksi secara langsung atau ikutan comment, hanya sebagai penyimak dan penikmat saja.

Sedikit banyak saya mengikuti ceritanya, dan mengikuti perjalanan si mbak ini yang konon single parent, dengan tiga anak, berprofesi sebagai dokter yang juga blogger, kemudian menikah dengan bule, memiliki anak kembar, dan in the end beberapa hari ini akunnya hilang tak terdeteksi. 

Saya bukan hendak membahas beliau dengan ceritanya, yang di anggap oleh beberapa teman blogger delusional karena membuat gambaran hidup yang di satu sisi penuh drama dengan level survivor yang tinggi, di sisi lain ceritanya terasa sebagai sesuatu yang to good to be true. 

Namun setelah beberapa hari mengamati status teman-teman yang mungkin "merindukan" dan "kehilangan" sosok ini, ada satu kesan yang saya tangkap darinya, di luar segala perbincangan, bagi saya beliau adalah satu contoh sukses mereka yang mampu menciptakan personal branding dengan kuat, walau dengan cara yang tidak bisa di benarkan. Cukup mengejutkan, meskipun secara fisik foto profilnya belum pernah terpampang secara eksplisit, foto yang di pajang dan di akui sebagai keluarga nya pun ternyata terbukti fiktif, namun yang di tuliskan mampu menggugah, semua yang tersirat dan tersurat di status yang di tuliskannya seolah nyata adanya dan berhasil "menjual" brandingnya yang di gambarkan sebagai sosok yang tangguh, tegas, berprinsip, relawan, dan survivor KDRT.

Blogger adalah satu profesi yang muncul sebagai efek berkembangnya dunia digital saat ini, dunia digital yang kehadirannya membawa banyak sekali perubahan dalam segala aspek kehidupan, dunia yang membuat bumi seakan menyusut, bahkan luasnya kini hanya sebesar telapak tangan saja, setelah adanya smartphone dan koneksi internet yang makin cepat. Mau apa saja saat ini dengan mudah bisa kita lakukan berkat dunia digital, tidak hanya berkomunikasi, berbelanja, belajar, bekerja, berdagang, dan just name it lah banyak banget pokoknya.

Dan memang yah, menjadi blogger sukses dengan segala proses brandingnya bukan lah pekerjaan mudah, dan masih menjadi salah satu proses pencarian yang sangat ingin saya kuasai. Perjalanannya tidak singkat, keberhasilannya tidak bisa di prediksi, namun  alhamdulillah ilmu dan caranya  bisa di pelajari, nahh! Inilah yang saya tunggu-tunggu ingin saya pelajari. Dan akhirnya saya mendapat kesempatan mengikuti acara Blogger Gathering CNI bersama komunitas ISB dengan tema "Branding In Digital Age" bertempat di Burger King Plaza Festival, Kuningan, Minggu 26 maret lalu.




Acara yang di mulai dengan sambutan Ani Berta sebagai perwakilan pihak komunitas ISB yang senang sekali, karena acara kali ini adalah kelanjutan kerjasama ketiga kalinya dengan CNI, dengan tema ini teh Ani berharap, blogger dengan profesinya, mampu memahami dan melalui proses personal branding untuk bisa sukses, karena tidak ada blogger instant dan lewat jalur ekspress.

Terlebih blogger saat ini bukan hanya memasarkan dirinya sendiri, sebagai sebuah brand personal, namun juga mewakili pihak lain yang bekerjasama dengannya, karena saat ini profesi blogger juga menjadi perpanjangan tangan dan atau representasi dari produk dan jasa untuk membesarkan brand.

Dari personal branding banyak peluang yang bisa di dapat, bukan hanya pekerjaan utama saja, tetapi juga ada potensi hide dan side job, pekerjaan tersembunyi dan pekerjaan sampingan lewat personal branding.

Topik pertama tentang bagaimana membentuk personal branding di sampaikan oleh Vincent seorang digital expert pemilik @hellofranchise.com, yang membahas membentuk branding secara teknis melalui tampilan blog dan website yang kita kelola, apa yang di sampaikan mas Vincent ini memang teknis banget sih yaa, namun untuk memudahkan jika seorang blogger sudah sukses dengan blognya, atau yang tidak mau pusing dengan hal seperti ini, maka bisa menggunakan jasa ahli untuk urusan ini, meski maintain blog secara teknis sebenarnya bisa saja di lakukan sendiri.

Mendapatkan Side Dan Hide Job Dari Personal Branding Blogger Di Dunia Digital
Vincent

Mendapatkan Side Dan Hide Job Dari Personal Branding Blogger Di Dunia Digital
Dewi K Rahmayanti



Menurut Vincent yang harus di pahami seorang blogger pertama kali tentunya mengerti dulu apa itu blog dan cara kerjanya, teknis membangun blog memerlukan penguasaan bahasa program, yang ada di WIX, joomla, atau websitebuilder, namun lebih praktisnya cukup lah membuat blog dari platform yang bisa langsung di gunakan seperti blogger, wordpress atau tumbler. Yang terpenting adalah blogger mengerti komponen utama yang ada di dalamnya, karena ini bisa menjadi tolak ukur kredibilitas sebuah blog, yaitu: 

  1. Konten, atau isi blog, apa yang ingin di tulis, seperti apa tulisannya dan bagaimana terus mengembangkan kontennya.
  2.  Fitur yang memudahkan pembaca, blog haruslah ramah kepada pengunjungnya, sehingga mudah berinteraksi.
  3. Layout, tata letak, yang praktis, simpel dan efektif.
  4. Desain tampilan blog secara keseluruhan, pilihan warna sesuai dengan karakter blogger atau branding yang di buatnya.
  5. Performa blog, ini berkaitan dengan teknis hosting, keamanan, kecepatan, dan jaringan yang di gunakan.
Design blog sendiri mempunyai dua jenis yaitu material design dan konsep tampilan, yang di keluarkan oleh google dengan new Visually Representative Languange yang menunjukkan visualisasi elemen blog, kemudian ada Bootstrap yaitu kerangka tampilan pada mobile device atau perangkat mobile. 

Blogger yang mampu mengoptimalkan tampilan teknis blognya, bisa di pastikan akan menemukan cara membranding dirinya dengan lebih baik, namun lebih dari itu menjadi blogger dengan personal branding yang bagus juga tak kalah penting.

© Nunu Halimi ·