Wujudkan Mobil Impian Dengan Cara Cerdas Di Mobil88

Beberapa hari ini saya membaca headline berita online yang isinya cukup membuat shock, jadi beritanya ada seorang suami yang tega menghabisi nyawa isterinya, dengan alasan tidak tahan mendengar rengekan sang isteri yang minta di belikan mobil. Hmmm, sedih banget nggak sih! Meskipun masih di gali terus kebenarannya, satu hal yang pasti, memiliki mobil memang menjadi salah satu impian banyak orang.

Memiliki mobil adalah salah satu mimpi paling umum, harganya yang tidak murah sering menjadi representasi bagaimana kita berhasil menjalani kehidupan. Yaa, bergantung pada konteks mimpinya sih?! Tapi harus di akui memiliki mobil bisa meningkatkan dan mewakili citra sosial dan status di mata  orang lain. Apalagi di negara berkembang seperti negara kita, memiliki mobil sering di jadikan bukti, seberapa besar kekuatan dan kendali yang di miliki atas hidup dan juga seberapa sukses kita dalam berpindah dari satu tahap kehidupan ke kehidupan yang lain.

Hallo, hai sahabat daring..

Tahun baru 2018 semakin dekat, hmmm... perasaan cepat banget ya! Waktu berlalu seperti tergesa, tahu-tahu sudah berada di penghujung bulan desember 2017.

Menjelang akhir tahun begini, biasanya apa yang terbayang? Kalau saya sih banyak, dan langsung berasa flashback deh, ke hari-hari 11 bulan terakhir ini. Banyak sekali yang sudah saya lalui selama 2017 ini.

Ada hari-hari menyenangkan, penuh keceriaan, dan kegembiraan. Tapi ada juga hari-hari  yang asem, sulit, pahit, getir-getir melintir. Yaa, semacam kombinasi rasa permen nano-nano dan gado-gado jadi satu. *krik.

Namanya juga hidup ya kaan?! Nggak mungkin setiap hari berjalan smooth alias mulus-mulus aja tanpa guncangan, pasti akan ada aja hal-hal terjadi, efek dari lubang-lubang dan kerikil kehidupan, tsaaah! 


Ini Hal Penting Yang Harus Di Lakukan Setelah Unboxing Handphone Android

Handphone atau smartphone saat ini sudah menjadi kebutuhan wajib setiap orang. Hampir tidak pernah saya temui orang yang tidak menggunakan handphone. Mohon maaf nih ya sekalipun bukan orang mampu berpenghasilan minim, pasti punya handphone, meskipun kategori handphonenya yang biasa saja, yang hanya bisa sms dan telepon, bukan handphone pintar dengan operasi sistem android atau apa.
Melihat perubahan handphone dari waktu ke waktu emang ya amazing banget, saya ingat zaman dulu pertama kali melihat handphone, yaah kira-kira pertengahan tahun 90an menjelang tahun 2000. Handphone masih segede batu bata merah, tebal banget, sudah gitu harganya masih selangit.

Buah adalah salah satu asupan makanan yang di butuhkan oleh tubuh manusia, dan sebaiknya memang harus selalu siap sedia dalam menu harian yang kita makan, namun kebiasaan makan buah sering kali tidak menjadi kebutuhan utama, biasanya hanya sebagai pelengkap.

Padahal asupan buah-buahan seperti jeruk, apel, anggur atau mangga yang rutin sangat bermanfaat bagi tubuh, kandungan zat gizi, vitamin dan mineral pada buah sebagian besar mengandung zat gizi penting.

Banyak faktor yang menyebabkan orang tidak menjadikan makan buah sebagai prioritas, harganya yang relatif mahal juga menjadi pertimbangan, selain itu ada yang malas mengupas atau membuat jus dengan alasan tidak punya banyak waktu.
Hotel Ashley, Butik Hotel Untuk Bisnis Dan Leisure Di Jakarta

Sebagai ibukota negara, pusat pemerintahan, bisnis dan hiburan, Jakarta adalah magnet yang menarik siapa saja untuk berkunjung, baik dalam waktu lama ataupun singkat, entah itu untuk  itu bekerja, bisnis, sekolah, kantor, wisata dan liburan, dan ketika akhirnya harus menginap di Jakarta, mencari tempat menginap di kota ini bukan hal yang sulit.

Beragam pilihan tempat menginap tersedia di Jakarta, mau yang seperti apa tinggal sebut. Tapi tentu banyak faktor yang menentukan keputusan ketika kita harus menginap di hotel, apalagi dengan pilihan yang sangat banyak, biasanya malah bingung pilih yang mana.

Walalupun belum pernah mencari hotel secara pribadi untuk menginap di Jakarta, beberapa kali saya pernah mengatur keperluan paksuami dengan rekan usahanya yang kebetulan berasal dari daerah, dan sudah pasti mereka harus menginap di hotel, nggak mungkin banget kan kalau menginap di rumah kami.



Ini adalah cerita tentang Lala..

“Lala, adalah seorang gadis kurcaci bersuara merdu, ia suka sekali menyanyi dan menari di padang rumput, kurcaci-kurcaci lainnya sering sekali tertidur setiap kali mendengar Lala bernyanyi, Mau dengar lagu apa yang suka di nyanyikan Lala, yuk kita nyanyi sama-sama..

Tidur yang nyenyak..tidurlah yang nyenyak, hari sudah malam tidurlah yang nyenyak..♪♫🎜

Mendengarkan dongeng, ini adalah hal yang paling di sukai oleh si bungsu Kian, usianya baru beranjak dua tahun, sedang lucu-lucunya belajar berbicara, setiap hari ada saja kosa kata baru yang di ucapkannya.


Inovasi HIT Expert, Solusi Rumah Bebas Nyamuk Bandel

Nyamuk, siapa yang suka kesel, sebel, gemes, marah, geregetan setiap melihat nyamuk? Sayaa! *eh, kalau ada yang seperti itu juga, berarti kita harus TOSS! Soalnya setiap melihat hewan yang satu ini, kayak udah jadi semacam insting alias naluri, bawaannya langsung spontan nepok, apalagi kalau ketahuan abis gigit si kecil, Duuhh, double-double deh ya emosinya, di tepok aja mah kurang yah, kalau belum di pites rasanya belum puas, terutama nyamuk yang bandel, di kira beneran sudah kena, ehh ternyata lolos..errrrr!

Kehadiran nyamuk memang sesuatu yang sangat tidak di harapkan di dalam rumah, sayangya kemanapun dan di manapun kita berada, rasanya sulit menghindar dari nyamuk, pasti selalu ketemu. Sedihnya sangat tidak mungkin bagi kita manusia, hidup berdampingan dengan nyamuk, padahal di lihat dari bentuknya, nyamuk kan nggak terlihat menyebalkan yah, tapi berhubung dia punya kebiasaan jelek suka menggigit dan menghisap darah manusia, jadilah dia musuh bersama yang harus di berantas.


BCA Donasikan Rp850 Juta Kepada UNICEF Untuk PAUD Holistik Integratif Anak-Anak Di Papua

BCA (Bank Central Asia) dan UNICEF (United Nations for Children’s Emergency Fund) dua hal ini tentu sudah tak asing di telinga  kita. BCA merupakan salah satu perusahaan perbankan nasional terbesar di Indonesia, yang melayani tidak kurang dari lima belas juta  nasabah, sedangkan UNICEF adalah lembaga internasional di bawah naungan PBB (Perserikatan Bangsa-Bangsa)  yang menangani permasalahan anak-anak di seluruh dunia.

Jika kedua organisasi ini bertemu, tentu terbayang ya relasi seperti apa yang terbangun. Dan, tanggal 20 November lalu, bertepatan dengan peringatan hari anak sedunia, Bank BCA menyerahkan secara simbolis donasi CSR (Corporate Social Responsibility) yang biasa di sebut sebagai bakti BCA sebesar 850 juta rupiah kepada UNICEF.
Assalamualaikum, hallo hai semua sahabat daring..

Semoga semuanya sehat selalu yah, kalau sehat kan mau apa aja gampang, bisa wara-wiri kesana kemari, kerjaan beres, aktifitas lancar, enak makan, pikiran tenang dan senang. Ini salah satu hal yang pasti jadi do'a utama kita semua, iya nggak?! Minta di paringi kesehatan oleh gusti Allah.

Katanya meskipun punya uang segunung, harta berlimpah, tapi dalam kondisi sakit, sama saja bohong, karena nggak bisa menikmati, tapi walaupun nggak punya apa-apa asalkan badan sehat, semua bisa di usahakan, jadi sepakat kah kalau saya kutip quote iniπŸ‘‡
The Greatest wealth is health
Iyes, kekayaan yang paling agung adalah kesehatan, dan bicara tentang kesehatan, nggak bisa di pungkiri manusia nggak mungkin selalu sehat, tentu ada masanya ketika mau tidak mau akhirnya tumbang juga, jatuh sakit.

Itu tandanya kita masih manusia biasa, karena tubuh kita seiring waktu kan berproses, jadi wajar kalau kadang-kadang sakit, yang penting sakitnya bukan yang berat-berat, menahun dan berbahaya, duhh jangan sampai yaa!?

Masak Enak Dan Sehat Bersama Masako, Cerita Kunjungan Ke Dapur Umami


Hallo, hai sahabat daring khususnya untuk ibu-ibu.

Bu? Gimana sudah rapi masak belum?  Saya udah dongg?! Nggak ada yang nanya ya, hehe.. Gaya-gayaan aja nanya masak, kayak yang jago masak aja. Ceritanya lagi pede nih soalnya hari rabu lalu tanggal 8 November saya dapat kesempatan berkunjung ke dapur Umami Ajinomoto dalam acara "Bicara Gizi Bersama Masako"  jadi berasanya skill masak saya naik beberapa level nih.

Beneran, abis berkunjung ke dapur Umami kemarin itu saya jadi makin semangat masak, soalnya kenapa? Ada satu ketakutan yang selama ini sering saya rasakan saat masak terjawab, saya pingin banget bisa menyajikan masakan yang enak plus sehat, ini kan tantangan banget ya, soalnya makanan enak sih bisa aja bikinnya, ya selama anak-anak nggak protes, makannya lahap tandanya enak.

Nah, enaknya dapat, tapi sehatnya itu loh, dengan masak pakai MSG ya suka kepikiran, soalnya kan katanya  kalau masak pakai MSG atau micin  berbahaya, nggak bagus buat kesehatan.
Downy Perfume Collection

Hallo, hai sahabat daring Nunu, ketemu lagi kita..

Dari Sabang sampai Merauke, berjajar pulau-pulau, sambung menyambung menjadi satu. Hmm.. Tentu sudah tahu dong ya?! Itulah gambaran betapa luasnya negeri tercinta Indonesia di sebuah lagu nasional, membentang dari Aceh hingga Papua, kebayang seperti apa rasanya jika kita bisa menjelajah negeri ini, dengan segala keindahan tempat, budaya dan manusianya. Tetapi dari Sabang sampai Merauke dengan Downy, agak bingung juga nih! maksudnya apa yah?! Ada hubungan apa antara Downy dengan dari Sabang sampai Merauke.

Oohh, mungkin maksudnya distribusi Downy kali yah yang sudah merata dari Sabang sampai Merauke, eh tapi! Udah dari kapan itu mah! Downy kan memang sejak lama mudah di dapat, tersedia di mana-mana, ada di toko, pasar dan supermarket daerah-daerah Indonesia. Terus dari Sabang sampai Merauke ini apa yah?! Yup, itulah rasa penasaran dan praduga saya saat mengikuti acara peluncuran rangkaian koleksi Downy Perfume Collection hari selasa lalu, tanggal 7 November di hotel The Westin, Kuningan Jakarta, bersama teman-teman dari Kumpulan Emak Blogger.

Ibu-ibu pasti nggak asing dengan produk pewangi dan pelembut pakaian yang satu ini, DOWNY. Salah satu produk yang memiliki kekhasan tersendiri, karena wanginya yang lebih segar dan tahan lama. Nah, untuk semakin memantapkan lagi kekuatan wangi nya, dalam peluncuran ini Downy melakukan tantangan unik, yaitu dengan menguji  terlebih dahulu gaun yang akan di pakai oleh brand ambassador Downy di acara ini.

Akhir oktober kemarin adalah hari bersejarah buat saya, soalnya tepat sudah enam belas tahun saya resmi menjadi ibu, alih-alih memberi selamat ulang tahun kepada si sulung, perasaan saya merasa lucu gitu, bukan sedih nggak gembira juga, pokoknya rasanya campur-campur.

Mengucap syukur, rasanya nggak percaya. "Yaa ampun ternyata bisa juga ya "gedein anak" maklum sebagai ibu muda duapuluhan tahun, saya ingat benar masa awal-awal menjadi ibu. Isshh gagap nya bukan main, minim informasi, jauh dari orangtua, pokoknya banyak serba nggak tahunya.

Dengan informasi tumbuh kembang anak seadanya, tanya-tanya tetangga yang sudah berpengalaman, atau kalau anak sakit telepon orangtua gimana cara mengatasinya, beberapa kali beli buku parenting dan pernahlangganan tabloid khusus perempuan, buat nambah wawasan tapi nggak bertahan lama, memang masa itu sumber informasi belum semudah sekarang aksesnya, ada internet, media online dan media sosial.

Rumah Sakit (RS) Awal Bros, tentu sudah tidak asing ya mendengar nama rumah sakit ini, rumah sakit yang baru saya tahu ternyata merupakan jaringan rumah sakit asli anak negeri, maklum saja mendengar namanya saya kira RS Awal Bros adalah rumah sakit franchise atau cabang dari luar negeri, secara dari namanya mengingatkan saya pada perusahaan seperti Warner Bros  dari Amerika.

RS Awal Bros rupanya jaringan rumah sakit swasta nasional, yang pada mulanya dirintis dari RS Awal Bros Pekanbaru, sejak tahun 1998 yang kemudian berkembang menjadi Awal Bros Hospital Grup, dengan mendirikan  banyak cabang di berbagai daerah di Indonesia seperti, Jakarta, Tangerang, Makassar, Batam dan lain-lain. Selain itu Awal Bros juga memiliki klinik di kawasan industri Cikarang & Karawang CMC Clinic & Rumah Bersalin, Klinik Spesialis Kulit & Estetika Harmonia di Jakarta, Bekasi, Tangerang, Makassar dan Pekanbaru, Laboratorium Klinik Westerindo dan jasa evakuasi medis darat dan udara 24Medicare. 

Google Untuk UKM, Cara Sukses UKM Online Dengan Mengoptimalkan Fitur Gratis Dari Google

Google untuk UKM? Appaan tuh? 

Saya yakin pasti ada yang seperti saya, punya pertanyaan sama tentang ini.

Sebagai sebuah perusaahaan raksasa teknologi, ketika Google menggaungkan hastag #GoogleuntukUKM tentu saya penasaran, pasalnya saya dan suami punya usaha kecil-kecilan sebagai supplier peralatan laboratorium, kira-kira apa yaa yang Google lakukan untuk UKM?

Google Bisnisku

Jawabannya ternyata ada di Google Bisnisku, yang ini mungkin sudah banyak yang tahu yaa, atau paling tidak  pernah mendengar tentang Google Bisnisku, tapi bagaimana cara menggunakannya dan mengoptimalkannya, mungkin belum banyak yang paham.

Dengan lebih dari 250 juta jiwa penduduk, pernah kebayang nggak bagaimana caranya pemerintah memastikan ketersediaan pangan untuk kita nih rakyat Indonesia, kalau saya sih iya. Beneran saya nggak bisa bayangin, soalnya saya yang baru "ngasih makan" empat anak aja pusingnya bukan main loh?! 

Pemenuhan kebutuhan pangan yang di lakukan pemerintah, sudah pasti dengan sistem dong ya, makanya alhamdulillah sampai hari ini, kita masih bisa memenuhi kebutuhan pangan sehari-hari dengan mudah. Kalau nggak pakai sistem kacau lah semuanya, bisa terjadi krisis atau terjadi kelangkaan bahan pangan, kalau sudah begitu tahu sendiri kan hebohnya, ketika satu jenis pangan langka seperti beras atau cabai misalnya,efeknya bisa kemana-mana sampai merambat jadi urusan politik, pusing deh pala bebeb lihat berita.

Penyalahgunaan obat, hmm..hal yang nggak habis pikir banget deh buat saya. Beneran super heran dengan mereka ( terutama) yang dengan sengaja suka menyalahgunakan obat, sebenarnya apa yang ada di kepalanya yah, karena secara fisik orang-orang yang menyalahgunakan obat biasanya  kan orang sehat, koq ya mau-maunya minum obat, obat yang notabene di minum orang sakit.

Kebetulan saya punya kakak yang mengidap penyakit tumor otak, telah dua kali di operasi dan hingga hari ini masih terus dalam tahap pengobatan. Tumor otak yang derita kakak sudah merusak jaringan otak, juga membuatnya kehilangan penglihatan, memikirkan beliau adalah salah satu hal yang sangat membawa kesedihan dan kepedihan buat saya.

   Bing beng bang, yuuk! Kita ke bank                                                               
  🎜Bang bing bung, yuuk! Kita nabung πŸŽœ 
   ♫ Tang ting tung, hey! Jangan di hitung🎜                                                         
 Tau Tau kita nanti dapat untung...

Siapa yang familiar dengan penggalan lirik lagu di atas? Toss dulu deh yaa, karena bisa jadi kita seangkatan bbrrb...langsung umpetin KTP πŸ˜ƒ

"Menabung" ini lagu anak hits di era 90an, di populerkan  oleh trio kwek-kwek featuring Titik Puspa, yang saat mendengarnya, jujur saya merasa tergugah dan jadi pingin menabung, pesan lagu ini tuh dapat banget, apalagi ketika mendengar tambahan syairnya seperti ini nih...

                                     ♫Dari kecil kita mulai menabung                                                 
   ♬Supaya hidup kita beruntung                                                 
  🎜Mau keliling dunia ada uangnya πŸŽœ                                             
 Juga untuk membuat istanaaa...

Lalu, mulai deh saya berkhayal khas anak-anak cewek ye kaan, hidup di istana keliling dunia, bersama pangeran berkuda putih. Yaa..ampunn mainstream banget ya anaknya.

Yup, begitulah dari kecil kita sudah di tanamkan untuk menabung, guru biasanya mengadakan tabungan mandiri untuk anak-anak di kelas, orangtua memfasilitasi anak-anak dengan celengan, karena anak-anak kan agak susah ya berurusan dengan bank, pokoknya sejak kecil kita sudah paham  kalau rajin menabung itu banyak untungnya.

Anak zaman sekarang galaunya karena putus cinta, susah move on katanya. Sementara anak zaman dulu galaunya kalau pas ngibarin bendera, eh lagu belum selesai, bendera sudah di ujung tiang. Ya, begitulah sekilas cerita lucu-lucuan perbandingan  generasi zaman dulu dan zaman sekarang.

Yang kalau boleh saya bilang, sebenarnya dua generasi ini sama sekali tidak layak di bandingkan, soalnya nggak apple to apple, secara kan yaa anak-anak zaman sekarang mainannya udah gawai dengan resolusi mutakhir, tontonan dan tuntunannya langsung dari youtube,  sementara anak-anak zaman dulu especially anak-anak 80-90an macam saya, bisa nonton TV bebas gonta-ganti channel  pakai remote aja, sudah previlege luar biasa.

Hal inilah yang menjadi salah satu kata kunci sebuah film yang akan di rilis tanggal 9 Nopember nanti, yang saat saya lihat trailernya, ada adegan percakapan beberapa remaja, yang tidak terima dengan pendapat orangtua, karena selalu membandingkan cara hidup mereka saat remaja untuk menasihati. Tetapi bukannya menurut dan mengamini apakata orangtua, yang terjadi justru sebaliknya anak-anak ini menjadi pemberontak, nakal, liar dan mengecewakan orangtua.

Apakah benar anak-anak ini demikian, tidak mau mendengar kata-kata orangtua? Atau sebenarnya orangtua yang tidak bisa berkomunikasi dengan baik, tidak mau mendengar apa kata anak? Hmm. Itulah sekilas gambaran cerita film "My Generation" film yang mengangkat berbagai isu yang lekat dengan generasi Z, lika-liku remaja dengan segala relasi dan perilakunya. Sebuah film yang mengungkap realita kehidupan remaja masa kini, generasi Z. Generasi yang lahir antara tahun 1995-2015.

Melihat teaser film ini membuat saya terkesiap, karena anak-anak saya juga masuk dalam generasi Z, ini juga membuat saya juga berkrenyit, perlu nggak yah sebagai ibu generasi Z menyaksikan film ini,  siapkah saya melihat realita anak zaman sekarang?

Ternyata, film ini justru bukan hanya tontonan untuk remaja, orangtua juga sebaiknya menonton film ini, begitu menurut cerita beberapa teman blogger yang melihat langsung press conference film ini beberapa waktu lalu, film ini memperlihatkan realita anak-anak zaman sekarang, yang sebaiknya di ketahui orangtua.

Film "My Generation" Siapkan Diri Melihat Realita Generasi Z

"Brakk..! Seketika saya merebahkan badan di sofa ruang tamu, tanpa membuka alas kaki dan jaket, setelah melepas kunci dari sepeda motor rasanya nggak sabar ingin segera selonjoran. Ya, ampun hari yang melelahkan, selonjoran di sofa itu rasanya indah banget.

Iya, hari itu setelah menempuh rute  sebuah acara yang lumayan jauh di daerah Blok M kebayoran, di tambah harus mengurus masalah listrik ke kantor PLN Depok, badan saya berasa remuk. Yaah, mungkin ini akumulasi juga yah, minggu-minggu ini aktivitas saya lumayan padat, rasanya capek, lelah dan ada indikasi  butuh piknik *Eh


Peluncuran Garda Oto Digital,  Urusan Asuransi Kendaraan Kini Jadi Makin Gampang

Garda Oto, pasti sudah tidak asing dong ya mendengar Garda Oto, salah satu brand asuransi kendaraan terbaik di Indonesia, perusahaan asuransi yang selalu siap menangani berbagai masalah kendaraan, terutama mobil. Barang berharga yang biasanya sangat di sayang, di rawat baik-baik dan hati-hati sekali jangan sampai lecet.

Pokoknya jangan sampai terjadi apa-apa dengan mobil, karena urusan bakal ribet, rempong, panjang dan laaama pake banget. Tapi, ketika mobil sudah turun ke jalan raya, tentu saja yang namanya resiko seringkali tidak bisa di hindari, kejadian tak terduga bisa saja menghampiri, kemungkinan kecelakaan, terdampak bencana alam, pencurian atau sekadar "mencium" trotoar bisa saja terjadi.

Kondisi mobil jadi nggak karuan, rusak sana-sini dan pasti butuh banyak biaya ekstra untuk memperbaiki. Kalau dana lagi ada mungkin bisa langsung di perbaiki, tapi kalau dompet lagi tiris mau nggak mau ya bawa mobil bobrok, penyok-penyok, kemana-mana, atau bisa jadi mobil malah terpaksa di "kandangin" karena nggak bisa jalan lagi dan harus nunggu dana tersedia baru bisa di bawa ke bengkel.

Di saat seperti itulah biasanya kita baru menyadari pentingnya asuransi kendaraan, dan kemudian merasa rugi karena tidak mempersiapkan perlindungan kendaraan dengan baik, di kondisi seperti ini  pulalah logika "uang kecil, membeli uang besar" berlaku, pas dan relevan sekali. Karena premi asuransi yang di bayarkan tidak seberapa di banding manfaat yang di dapatkan ketika mobil kenapa-kenapa di jalan.

Menyebut resiko kendaraan memang tidak bisa dilepaskan dari nama Garda Oto, asuransi kendaraan yang sudah terbukti, terpercaya, dan terbaik dalam memberi layanan perlindungan menyeluruh, juga mengatasi berbagai masalah darurat, dari mobil mogok, ban kempes, bahkan kehabisan bensin di jalan.

Asuransi yang menawarkan berbagai macam layanan ini memang menjadi pilihan utama para pemilik kendaraan, dan demi terus mempertahankan prestasi, Garda Oto juga selalu berusaha meningkatkan kualitas pelayanan, salah satunya baru saja di luncurkan beberapa waktu lalu yaitu Garda Oto Digital.

Yup, tanggal 10 Oktober lalu saya menjadi salah satu saksi gebrakan yang di luncurkan oleh Garda Oto, bertempat di Ciputra Artpreneur, Kuningan Jakarta, saya merasa sangat beruntung menjadi bagian dari peluncuran ini.
Ini Alasan Mengapa Harus Memiliki Travel Insurance Sebelum Traveling

"Please stay away from this building, this alarm will respond for every human existence" treeengg..! treenggg!

Kira-kira begitu suara yang terdengar dari speaker, rekaman otomatis yang berisi peringatan dari suara seorang perempuan, yang lalu di lanjutkan dengan bunyi alarm memekakkan telinga, kemudian semua lampu kedap-kedip setiap kali alarm berbunyi.

Bangku-bangku kosong menyisakan aroma yang menyesakkan isi perut saya, ibu hamil enam bulan yang baru saja ketinggalan pesawat, terdampar di pelabuhan Harbor Front Singapore, menyelinap di kolong kursi-kursi ruang tunggu penumpang.

Duuh! Nggak lagi-lagi deh! Itu pengalaman paling buruk dalam hidup yang pernah saya alami. Tahun 2015 setelah menghadiri sebuah seminar di Singapore Expo, saya dan paksuami mengalami hal yang nggak akan pernah kami lupakan seumur hidup, kami ketinggalan pesawat saat hendak pulang dari Singapur menuju Jakarta. Rasanya, jangan di tanya, nyesek pakai banget!

Panjang kalau di ceritakan mengapa kami bisa terlambat dan akhirnya ketinggalan pesawat, intinya jangan sampai deh siapapun mengalami kejadian ini, karena dampak ketinggalan pesawat itu panjang dan campur aduk rasanya, mau marah, mau nangis, mau teriak, senewen tapi kalau di ingat ada lucunya dan bikin tertawa, yaa begitulah..
Sebagai ibu yang pekejaannya juga di habiskan di depan layar laptop untuk menulis, saya merasakan banget, melakukan stretching sangat melegakan, terutama ketika di hadapkan dengan deadline, kadang sampai lupa, nggak bangun-bangun beranjak dari kursi. Begitu bangun tahu-tahu badan sakit semua, berasa rentek.


Yup, jangan salah, bukan hanya badan yang aktif bergerak, yang membuat otot-otot kita lelah dan sakit, ketika badan lebih banyak diam, hal yang sama juga terjadi, pegel-pegel, dan sendi-sendi dan tulang terasa sakit, karena itu di tengah aktifitas, penting sekali melakukan stretching, agar badan sedikit relax.


Memahami rancangan pemasaran bisnis jaringan dengan sistem berjenjang atau MLM, hmmm,.. kalau sudah menyangkut urusan pemasaran, apalagi bisnis MLM, biasanya langsung berasa gimana gitu yah?! Bagi saya yang tidak berlatar belakang bisnis, ini agak-agak susah di cerna, menghitung-hitung poin, harus belanja berapa banyak, rekrut berapa orang, terus membayangkan kapan saatnya jadi manager, A, B, C, terus menjadi super manager dan seterusnya, dapat bonus sekian, rumah baru, mobil baru dan lain-lain.

Inilah salah satu tantangan bisnis MLM (Multi Level marketing) banyak yang tidak memahami konsep pemasaran bisnis MLM dengan jelas, akhirnya tergiur penawaran produk jor-joran dengan iming-iming keuntungan besar, yang kemudian berpotensi menjadi money game, pengumpulan dana sepihak dan berkembang menjadi penipuan berantai, dan ujung-ujungnya menjadi kasus hukum. Duuh ribet nggak sih?! Tidak heran jika kemudian banyak orang yang malas, bahkan alergi menjalankan bisnis MLM.

Saya berlangganan sebuah newsletter by email, yang isinya memberikan motivasi dan semangat yang menggugah setiap hari, beberapa hari lalu saya mendapat surat tentang "5 Cara Simpel Mencintai Diri Sendiri" hmm..

Mencintai diri sendiri adalah sebuah fondasi penting bagi setiap individu, kita bisa saja jatuh cinta kepada seseorang saat menjelang remaja, sebuah cinta monyet di usia 10, 11 15 atau 17 mungkin juga  di usia 20, 25, tau 30 tahun, merasakan sebuah perasaan yang sulit di jelaskan dengan kata-kata. Tetapi mencintai diri sendiri? Pernahkah kita mengetahui dengan jelas kapan itu terjadi, atau jangan-jangan mungkin belum sekalipun kita jatuh cinta kepada diri sendiri.

Kehilangan. Apapun bentuknya pasti tidak menyenangkan, termasuk di antaranya kehilangan surat-surat penting berkendara, salah satunya STNK (Surat Tanda Nomor Kendaraan) surat penting yang wajib di bawa sebagai syarat kendaraan layak melaju di jalan raya.

Dua bulan lalu saya kehilangan STNK sepeda motor, entah kapan dan dimana hilangnya. STNK yang biasa jadi satu dengan gantungan kunci motor memang sebelumnya terlepas, karena belum sempat beli gantungan kunci STNK yang baru, jadi saya bawa dan simpan di dalam tas atau dompet saja.

Baru sadar STNK hilang itu karena saya ingat harus bayar pajak bulan ini, alhasil kelimpungan deh cari sana-sini dan mengingat-ingat di mana STNK itu berada, hasilnya hihil. Dan karena mengurus STNK perlu waktu, agak-agak ribet juga atur waktu yang pas waktu untuk mengurus, maka tertunda-tunda lah urusan STNK ini.
Kalau di tanya apa pelajaran favorit yang paling saya suka saat di sekolah, jawabannya ada beberapa, dan pelajaran sejarah ada di paling atas.

Sejak SD saya mulai terkesima menyimak pelajaran sejarah, mendengarkan penjelasan aneka peristiwa dan perjanjian penting, yang mengubah jalannya sejarah membuat saya takjub.

Tes Ph Dan Oksigen Reaktif Pada Pristine, Air Minum Beralkali Untuk Detox Setiap Hari

Air minum beralkali, mendengar kata ini pikiran saya langsung tertuju ke air minum yang biasanya di tawarkan dengan sistem jaringan multilevel marketing, penjualan berbasis poin dengan merekrut anggota gitu.

Makanya agak heran saat tahu air minum Pristine adalah air minum beralkali dan melihatnya di rak mini market langganan. Tidak begitu memperhatikan labelnya, sebelumnya, saya kira Pristine sama saja seperti air mineral yang biasa saya minum.

Tes Ph Dan Oksigen Reaktif Pada Pristine, Air Minum Beralkali Untuk Detox Setiap Hari

Sahabat daring familiar dengan minuman kemasan Pristine? Perhatikan ya, jika sedang ke toko mini market mencari air minum, ada tampilan air minum dengan kemasan botol tinggi ramping berwarna hijau kebiruan, nah itu dia Pristine. Saya ingat pernah minum Pristine itu bulan lalu saat berkunjung ke JakJapan Matsuri di daerah Pancoran, melihat pemandangan para pengunjung menenteng air minum Pristine dimana-mana, sempat membatin sih, Pristine ini minuman orang Jepang kah? Ooh, ternyata, air minum Pristine ini memang menguasai 65% pangsa pasar air minum kemasan di Jepang,  dan untuk merambah pangsa pasar yang lebih luas, makanya Pristine hadir di Indonesia.

Tes Ph dan oksigen reaktif, kesannya ilmiah banget ya. Eh ternyata nggak koq! Tes Ph dan oksigen reaktif ini adalah tes sederhana yang biasa di lakukan untuk menguji air minum. Wah, ini penting banget ya, saya belum pernah kepikiran mengetes air yang selama ini saya minum, pokoknya selama air minum terlihat bersih, bening, tidak berbau, tidak berasa aneh-aneh, dan bikin haus hilang, ya sudah berarti bagus. Eitsss! belum tentu

Di dalam air yang kita lihat bening, ada banyak sekali partikel, zat dan senyawa tak kasat mata, air minum yang bagus itu selain harus bebas dari zat dan partikel berbahaya, sebaiknya juga harus memiliki sifat basa atau alkali serta bisa melarutkan oksigen reaktif.

"Kami hanya memberlakukan dua pengecualian saja dalam melakukan klaim yaitu percobaan bunuh diri dan melanggar hukum, di luar itu nasabah akan mendapatkan perlindungan maksimal dari produk ini, bahkan bagi nasabah bagi nasabah yang memiliki passion atau profesi beresiko tinggi termasuk misalnya atlet olahraga ekstrem"

Itulah salah satu isi sambutan dari Bapak Maryono selaku direktur Bank BTN, yang di utarakan saat saya menghadiri peluncuran Bancassurance kerjasama antara FWD Life dan Bank BTN, tanggal 22 September lalu, di Gedung Menara BTN Jakarta.

Deg, ingatan saya langsung tertuju kepada seorang kenalan, karena dari dia saya tahu ada perusahaan asuransi yang sangat selektif sekali dalam meyetujui permohonan pengajuan asuransi, terutama setelah mengetahui profesi yang di lakoni pemohon beresiko tinggi, jadi itu akan membuat perusahaan asuransi berpikir ulang.

Kebetulan kenalan saya ini profesinya bergerak di bidang jasa maintenance gedung-gedung bertingkat, itu loh yang suka bersihin kaca atau AC di gedung-gedung perkantoran yang tingginya pakai banget, kerjanya menggunakan gondola bergelantungan melayang di udara, ngeri-ngeri sedap sih bayanginnya.

Ternyata bagi perusahaan asuransi pekerjaanya termasuk beresiko tinggi. Menurut beliau, sebenarnya perusahaan tempatnya bekerja, sudah memberikan asuransi, tapi ketika mendapat tawaran dari agen asuransi, beliau tertarik ingin nambah asuransi secara mandiri.

Mewujudkan generasi emas di tahun 2045, sebuah peer besar bangsa Indonesia saat ini, tidak heran jika pemerintah terus menerus melakukan sosialisasi tentang ini, dengan berbagai usaha menggemakan mimpi besar, demi mewujudkan goals yang memang sangat patut di perjuangkan, karena peringatan 100 tahun kemerdekaan Indonesia adalah momen bersejarah yang sangat istimewa.

Saya pernah menulis betapa pentingnya "Mewujudkan Generasi Emas 2045 Dengan Membentuk Anak Sehat Dari Sekarang" dan atas undangan dari kementerian kesehatan dan kementerian pendidikan kebudayaan, saya kembali hadir tanggal 20 September 2017 lalu, di Gedung Balai Sarwono, Kemang Jakarta Selatan, kali ini saya mendapat wawasan penting, bagaimana sih cara membentuk anak-anak generasi emas itu, sebagai ibu calon generasi emas, tentu ini sangat bermanfaat buat saya.

Hallo, sahabat daring, jumpa lagi..

Ibu pintar atur uang, oke, baiklah, gampang, hmm..kemudian eh, eh, clingak-clinguk bingung, gimana, gimana ya caranya, terutama itu loh, pas punya uang minim padahal kebutuhan banyak, nah persoalan banget kan ya..

Urusan uang memang jadi persoalan abadi setiap manusia, dari belum di produksi (maksudnya nikah) sampai mati, kita akan berurusan dengan uang, dan bicara uang memang agak-agak ribet dan sulit di mengerti, maklum ya ilmu keuangannya baru bisa sedikit pertambahan dan banyak pengurangan, *krik.

Eh! ternyata tidak juga loh?! Jika kita memiliki literasi keuangan yang baik, persoalan uang tak sesulit yang di bayangkan, inilah yang di katakan mas Aakar Abhiyasa Fidzuno, seorang financial adviser dari Jouska Financial saat saya mengikuti acara Blogger gathering bareng emak-emak KEB (Kumpulan Emak Blogger) di JSC Hive Jakarta 29 September lalu, acaranya seru banget, tahu ndiri kan ibu-ibu kalau sudah kumpul, bertema "Smart Moms, Protect Your Family Smile" di acara ini ibu-ibu di ajak untuk mulai memahami literasi keuangan.

Berat nih bahasanya, literasi keuangan, apaan tuh!

Transpulmin® Balsam Dan Kehangatan Ibu, Cara Mudah Redakan Influenza

Haallo, assalamualaikum, dear all my sahabat daring..

Mentari tahun baru 1 Hijriyah 1439, memberikan nuansa pagi yang berbeda hari ini, senandung do'a dan harapan saya larungkan  untuk kita semua, semoga pada hari-hari di tahun yang baru ini, Allah senantiasa limpahkan kebaikan, kenikmatan dan keberkahan. 

Masih bisa menikmati hawa pagi dan menyeruput hangatnya teh manis beraroma melati yang meruyup hidung, sungguh nikmat luar biasa, apalagi setelah dua minggu lebih berkutat dengan influenza berkepanjangan, hidung saya seperti tertutup, mampet. 

Keceriaan perjalanan ke Jogjakarta bareng mombassador akhir Agustus lalu, menyisakan sampah berlembar-lembar tissue di rumah. Saya terserang flu berkepanjangan. Memang ya kemarin itu saking serunya di Jogja, sampai nggak sadar, mata dan muka pada merah bengkak-bengkak (tepatnya bengep) beberapa jam sebelum menuju bandara Adi Sutjipto Jogjakarta.

Haallo..hai..hai semua sahabat daring Nunu, ketemu lagi..

Baru mulai nulis, langsung brrbbbb..πŸ™Š?! Gimana nggak coba, acara Mombassador batch 5 belum genap sebulan di gelar, tapi saya udah dengar woro-woro akan di buka pendaftaran batch 6, wiiihh!! Cepet amat! Belum sempat nulis pula. Duh! Bakal kelelep nih cerita kehebohan kami sebulan lalu. Keren banget sih SGM Eksplor, keseruan batch 5 aja masih hangat, udah mau di susul batch 6.

Woohh...rupanya banyak banget mommy-mommy, bunda-bunda, emak-emak  dan ibu-ibu  yang antusias nanya-nanyain terus di fanpagenya Aku Anak SGM. Gimana nih? kapan? kapan? Aku pingin ikut mombassador berikutnya!? Tahu ndiri kan ibu-ibu kalau udah semangat tuh kayak apa, pokoknya ramee deh fanpagenya Aku Anak SGM.

Duniahalal.com, Belanja Online Halal Untuk Mendukung Halal Lifestyle


Haalo, hai..assalamualaikum dear all my sahabat daring..

Salah satu hal yang paling saya syukuri dalam hidup ini adalah menjadi muslimah, lahir di Indonesia dan menjadi anak abah saya πŸ˜‡ Iyes, saya tidak harus susah-susah mencari identitas diri sebagai manusia, karena islam sudah menjawab semuanya.

Yup, islam memang bukan hanya sekadar agama dan kepercayaan, tapi juga "Way Of Life" jalan hidup yang di dalamnya tercantum semua aturan dan kaidah-kaidah serta apa saja yang harus, boleh dan tidak boleh di lakukan oleh seorang muslim, dari mulai bangun tidur sampai mau tidur lagi, sejak manusia masih dalam perut sampai ketika ia masuk ke liang lahat.

Andra Alodita, familiar dengan namanya? Kalau mengaku blogger, pastinya tahu dengan blogger cantik ini. Karena blognya menjadi referensi banyak orang, khususnya perempuan, dan sekarang eksis menjadi selebgram dengan ratusan ribu followers di instagram.

Mengenal blognya setahun lalu, saat mulai aktif di komunitas blogger, namun saya baru benar-benar mengamati postingan instagramnya beberapa minggu lalu, saat akan mengikuti workshop "Creative Writing for Blogger  Tinker LustXAlodita" di Kinosaurus daerah Kemang Jakarta Selatan.

Tips Menulis Kreatif Dari Andra Alodita

Wow banget memang foto-foto Malo (panggilan akrabnya mba Alodita) memandang tampilan grid instagramnya saya langsung mikir, gimana yaa bikin foto-foto secakep itu, secara foto-foto dan grid IG saya berantakan banget, ihik..

Setiap datang ke sebuah pameran mobil, biasanya mobil yang paling saya incar, dan ingin saya lihat-lihat adalah mobil-mobil jenis MPV, seneng aja lihat mobil minibus, multi fungsi terutama untuk keluarga besar seperti keluarga saya, merasakan punya mobil SUV, sudah mulai berasa sempit yaa, dulu saat anak sedikit dan masih kecil-kecil, masih oke deh yaa, nggak terasa sumpeknya.

Sekarang, setelah punya tiga anak pra remaja dan satu batita, kalau pergi kemana-mana, sudah terbayang rempongnya suasana didalam mobil, ribet banget deh! Dari yang mulai anak-anak rebutan kursi atau yang satu ngeyel maksa selonjoran, belum lagi kalau saya harus ajak ibu, kakak, adik atau keponakan, ke acara keluarga besar, pasti harus ada yang mengalah, cari pinjam atau sewa mobil satu lagi, kalau nggak gitu, bisa batal ke tempat tujuan, nggak keangkut semua.

Dan punya batita, yang namanya bagasi mobil, pasti penuh sama perabotan, stroller, mainan dan semua printilan keperluan si kecil, supaya dia anteng dan tenang di jalan, udah layaknya tempur semua peralatan di bawa serta, selama masih ada space kosong, terus aja di masukkin barang-barang.

Saat melintas jalan tol Jagorawi, ketika menuju ke Cikarang, saya takjub dengan pemandangan progress pembangunan LRT (Light Rapid Transit) yang mulai membentang ketika memasuki kawasan Cibubur hingga ke wilayah Bekasi, Woow banget! Tiang-tiang pancang kokoh berdiri dan liukkan beton seakan melambai di terpa angin.

LRT City, Hunian Terintegrasi Dengan LRT, Kontribusi Adhi Karya Mengurangi Kemacetan Untuk Peningkatan Kualitas Kehidupan Di Jakarta
Pembangunan LRT, sumber gambar: merdeka.com
Lalu kemudian saya membayangkan, tidak lama lagi akan merasakan sebuah perubahan dalam bertransportasi, naik kendaraan massal yang modern, sama seperti yang ada di kota-kota besar dunia. Dari satu stasiun ke stasiun, di sambung dengan berjalan kaki ke tempat tujuan, bebas macet, hemat waktu, hemat biaya dan bikin sehat pula, hmmm...


Besok tanggal 17 Agustus, genap 72 tahun negara kita tercinta Indonesia merdeka, suka cita merayakan kemerdekaan sudah terasa, umbul-umbul dan aneka pernak-pernik perayaan kemerdekaan menghiasi tiap sudut jalan, kampung-kampung, kantor dan sekolah. 

Selama 72 tahun perjalanan kemerdekaan, sudah banyak sekali capaian yang di raih bangsa Indonesia, meski di sisi lain, masih punya banyak sekali ketertinggalan di bandingkan dengan negara lain, padahal di tahun 2045, saat peringatan 100 tahun atau satu abad kemerdekaan, mempunyai visi yang sangat luar biasa menjadi Indonesia Emas, itu artinya 28 tahun dari sekarang.

Impian masa depan tentu tak akan terwujud jika hari ini tak berbuat sesuatu. Indonesia emas di tahun 2045, semoga kita masih di beri kesempatan menyaksikannya yah. Anak cucu kemungkinan besar akan merasakannya, kondisi Indonesia Emas akan tercapai jika mempersiapkan mereka dengan baik, dari sekarang.

Kondisi anak-anak saat ini, bisa menjadi gambaran akan seperti apa masa depan bangsa kita kelak, dan cukup mengkhawatirkan ketika Badan Pusat Statistik atau BPS menyatakan jumlah penduduk miskin Indonesia pada bulan maret 2017, sebanyak 27,7 juta jiwa, 11 juta jiwa di antaranya adalah anak-anak atau 40% dari keseluruhan penduduk miskin, selain itu banyak anak Indonesia mengalami Malnutrisi, bukan karena orangtuanya kekurangan materi, tetapi lebih kepada pola makan tidak seimbang, serta pola hidup yang tidak tepat dan tidak sehat.

Pada tanggal 9 Agustus lalu saya hadir menyaksikan pengumuman dan pemberian hadiah untuk para juara lomba resep masak dengan bahan dasar So Good, perlombaan yang di lakukan bulan ramadhan lalu, ini di langsungkan di Kopi Kalyan Cafe. Bertema "Saat Ramadhan, Saatnya So Good" tidak tanggung-tanggun kurang lebih 800 peserta mengikuti perlombaan ini.

Luar biasa sekali yah antusiasme ibu-ibu yang mengikuti lomba masak ini. By the way, awalnya saya pingin juga loh ikutan lomba masak ini, apalagi So Good bekerjasama juga dengan Blogger Perempuan Network mengadakan lomba masak So Good untuk Blogger, tapi setelah menimbang, dan memikirkan akhirnya saya batal ikut, nyesel juga sih yaa. Abis gimana dong, meskipun suka masak, saya tidak begitu telaten memfoto step by step saat memasak, maunya sreng, sreng, sreng tanpa di cut, sudah begitu saya sadar diri juga skill memfoto makanan saya kurang mumpuni, yaa intinya menyerah sebelum berusaha..krik πŸ˜–

Berani Wangi Dengan Downy Daring, Paduan Harmonis Aroma Parfum Premium, Lebih Harum Dan Lebih Tahan Lama Dari  Parfum Mewah

Setiap hadir di acara undangan blogger, ada satu pertanyaan, yang sebenarnya sih sekadar berbasa basi, tapi selalu saja muncul, ketika teman-teman blogger saling menyapa "Naik apa ke sini mba?"

Dan jawaban biasanya beragam, umumnya teman-teman blogger menjawab naik kendaraan umum, ada yang naik commuterline, busway atau angkutan berbasis online. Senang memang, berkat pertanyaan ice breaker simpel ini, suasana bisa langsung cair, meski itu teman yang baru kita kenal, dari sini kemudian obrolan bisa nyambung ke mana-mana.

Pasca melahirkan dua tahun lalu, pergi ke salon untuk melakukan perawatan khas perempuan seperti creambath, lulur, atau facial adalah previlege banget buat saya, dulu sebelum lahiran paling tidak sebulan sekali saya ke salon, niatnya sih refreshing, menyegarkan diri, di krimbath atau totok wajah, tapi sekarang frekuensi ke salon bisa di hitung jari, soalnya baru mulai mikir ingin kesalon aja, udah panjang deh alasan, malas kelamaan nunggu waiting list ingat si kecil dan memang susah banget cari waktu yang pas.

Pernah beberapa kali pulang dari sebuah acara blogger, pingin mampir ke salon yang biasa di lewati, tapi yaa, hmmm menambah waktu keluar rumah meninggalkan anak-anak, apalagi saya masih mempunyai balita, rasanya gimana, bawaannya nggak enak hati, nggak nyaman, so akhirnya batal niat masuk salon.

"Click To Meet" Inovasi FWD Asuransi Hidup, Memilih Agen Asuransi Di Era Digital


Sebagai warga baru yang belum lama tinggal di rumah yang kami tempati sekarang, saya senang sekali ketika suatu hari seorang tetangga yang sudah saya kenal sebelumnya datang kerumah, ia menyampaikan sebuah pesan, katanya ada tetangga lain yang tinggal di cluster sebelah, ingin berkenalan dan main-main kerumah saya, tentu saya senang mendengarnya, secara kan yaa belum banyak kenal tetangga, saya mempersilakan dan welcome dong, ketika si ibu tetangga ini akhirnya berkunjung ke rumah.

Namun saya sempat bertanya-tanya dalam hati, mengapa ibu ini mau kenalan dan main kerumah saya koq bawa tas besar segala. Saat itu yaa positif thingking, mungkin dia baru pergi atau pulang dari mana, cuma memang agak aneh aja, kalaupun ia baru pergi atau pulang dari suatu tempat seharusnya kan tasnya bisa di taruh di rumah dulu.

Singkat cerita kami berkenalan, berbasa-basi ngobrol sana-sini, mulai dari riwayat pindah rumah, masalah pekerjaan, sampai urusan anak-anak, bahkan ia menanyakan berapa penghasilan suami dan-lain-lain, pertanyaan yang cukup risih saya jawab, ya soalnya kan baru kenal. Hingga akhirnya pembicaraan sampai pada satu poin yang menjadi jawaban mengapa ia membawa tas besar ke rumah saya.

Anyang-anyangan, mengalaminya rasanya tersiksa! Ketika dorongan rasa pingin pipis tak tertahankan, eh begitu di bawa ke toilet, ternyata urine yang keluar koq semacam netes, netes aja, sedikiiit banget, setelah itu muncul lagi rasa dorongan pipis, dan kejadian yang sama terus berulang, ujung-ujungnya bolak -balik ke toilet nggak selesai-selesai, capee deeh?!

Kalau hal seperti ini terjadi saat kita di rumah sendiri, mungkin tidak terlalu masalah harus bolak balik ke toilet, tapi bagaimana jika sedang dalam perjalanan, sedang bekerja, atau berada di suatu acara. Hmmm... rasanya nggak banget, atau berada di ruang publik dengan kondisi toilet yang tidak nyaman, terus panjang pula dengan antrian, duuh makin komplit rasanya, saya pernah mengalaminya dan rasanya bikin meringis.


Masih hangat di timeline media sosial, terutama di facebook, bersliweran cerita, foto-foto dan status orangtua yang sedang berbahagia, membanggakan keberhasilan anak-anaknya beberapa waktu lalu, dari lolos seleksi SBMPTN, nilai ujian akhir, sampai membagikan foto nilai raport secara utuh, kalimat-kalimat pujian penuh cinta, serta ungkapan rasa syukur penuh suka cita terangkai sedemikian rupa.

Lalu kemudian, munculah status tandingan yang menyayangkan tindakan orangtua seperti ini, eh, sebenarnya lebih tepat di sebut status mengingatkan, maklum faktor keamanan anak-anak yang tersebar datanya secara terbuka di medsos menjadi kekhawatiran, ini berpotensi di salah gunakan oleh orang yang tidak bertanggung jawab, karena di dalamnya tertulis informasi identitas pribadi.

Ya, itulah dinamika media sosial, selalu menarik untuk di ikuti. Namun ada satu hal yang patut di cermati dari peristiwa ini, betapa nilai dan angka masih menjadi tolak ukur keberhasilan anak-anak, orangtua sangat bangga melihat angka cantik di lembar raport anak-anak, anak-anak seolah berlomba untuk meraih petingkat teratas, hal seperti ini bagi sebagian orang bahkan menjadi satu-satunya indikasi anak pintar dan hebat, dan meskipun saat ini guru tidak lagi mencantumkan peringkat, selalu saja ada orangtua yang bertanya berapa rangking anaknya.
Mom N Jo Pakubuwono, mungkin banyak yang baru dengar ya, toss berarti kita sama, saya juga baru tahu nih, ternyata ada cabang Mom N Jo di sekitar Jalan Pakubuwono. Maklum selama ini lebih familiar, mengenal Mom N Jo yang ada di jalan Dharmawangsa.

Terletak di Jalan Bumi nomor 8, ternyata Mom N Jo Pakubuwono ini sudah eksis tepat setahun tanggal 9 Juni lalu, hari itu, saya bersama beberapa teman blogger mendapat kesempatan untuk menghadiri peringatan satu tahun beroperasinya Mom N Jo cabang Pakubuwono.

Mau sukses? Mau kaya? Mau punya pasif income? Mau hidup enak tanpa capek kerja?
Pertanyaan di atas biasanya familiar di tanyakan oleh mereka yang sedang menawarkan bisnis MLM (Multi Level Marketing) Secara spontan, jika di tanya seperti itu, biasanya kita akan menjawab, ya! iyaa dong!? Semua orang pasti mau sukses, mewujudkan mimpi, dan pasti mau banget hidup enak tanpa capek-capek kerja, Nah! Jika sudah seperti ini, maka tahap selanjut nya sudah bisa di tebak. Mulai lah kita akan masuk dalam target, prospek untuk gabung sebuah bisnis MLM.

Siapa yang nggak mau hidup sukses, bahagia, bergelimang kemudahan, kenyamanan, dan kemakmuran, terlebih jika sedang dalam keadaan terpuruk, keluarga berantakkan, terlilit hutang, serta terdampak segudang masalah, semangat sedang down, putus asa, mencari solusi hidup, dan mendamba jalan keluar dari masalah. Mereka orang-orang yang ingin mengubah nasib seperti ini, biasanya juga menjadi target "closing" para pelaku bisnis MLM, dengan iming-iming bonus besar, kekayaan, kebebasan finansial siapapun pasti tergiur mendengarnya.

Sebagian dari kita mungkin tidak asing dengan bisnis MLM, banyak orang yang sukses menjalankan bisnis ini, namun yang gagal juga tak kalah banyak. MLM sebenarnya sebenarnya punya prospek yang menjanjikan, sayangnya akibat ulah segelintir orang dan perusahaan yang tidak bertanggung jawab, berdampak pada image MLM secara umum.
Setelah sekian banyak jatuh bangun
Setelah sekian banyak terbentur dan terbentuk
Setelah sekian banyak tertimpa dan tertempa
Masihkah kita melabuhkan harapan di atas kekecewaan?
Persatuan di atas perselisihan?
Kejujuran di atas kepentingan?
Dan musyawarah di atas amanah?

Ataukah ke-Indonesiaan kita telah pudar?
Dan hanya tinggal slogan dan rekaman

TIDAK!!!

Karena mulai hari ini, nilai-nilai itu kita lahirkan kembali, kita bumikan dan kita bunyikan kembali di setiap jiwa dan raga manusia Indonesia..

Sepenggal puisi yang di bacakan bapak Ma'ruf Cahyono Sekjen MPR RI menutup keseruan acara Ngobrol Bareng MPR RI bersama Netizen di gedung MPR/DPR tanggal 5 Juni lalu, agak sedikit merinding ketika pak Makruf memekikkan kata TIDAK!! 
Praktis Dan Mudah Di Kirim, In The Box Bed, Tidur Berkualitas Di Kasur Berkualitas

Saya teringat beberapa waktu lalu, saat pergi nge-besan tetangga yang anak laki-lakinya akan menikah, di lingkungan tempat saya tinggal, memang masih kuat memegang tradisi, salah satunya membawa hantaran atau seserahan yang super komplit pada hari penikahan.

Pihak keluarga mempelai laki-laki membawakan macam-macam barang kebutuhan yang kemudian di serahkan ke pihak mempelai perempuan, semuanya ada, dari mulai pakaian, makanan, buah-buahan, aksesoris, perlengkapan mandi, peralatan dapur, aneka perabotan sampai springbed berukuran besar di masukkan kedalam sebuah mobil pick-up, menurut saya suasananya lebih mirip orang pindahan dari pada mau nikahan.

Ketika tiba di rumah mempelai wanita, tempatnya yang tidak terlalu besar, tentu tidak mampu menampung semua barang bawaan rombongan kami, terutama springbed, yang akhirnya di letakkan begitu saja, di sudut rumah yang menyatu dengan tumpukan barang dan lalu lalang orang, duh! Sayang banget, memang rempong banget deh harus bawa-bawa springbed segala, pikir saya kenapa nggak nanti saja atau gunakan simbolik saja, ya mungkin memang sudah tradisinya seperti itu yaa..?!

Makanya ketika hari sabtu lalu saya dapat kesempatan untuk melihat unboxing sebuah springbed yang bisa masuk dalam box. Nahh ini..! Harusnya tetangga saya membawakan seserahan yang seperti ini, sayangnya saya baru tahu, ternyata ada kasur yang bisa di gulung dan di masukkan dalam box.

Praktis Dan Mudah Di Kirim, In The Box Bed, Tidur Berkualitas Di Kasur Berkualitas

Praktis Dan Mudah Di Kirim, In The Box Bed, Tidur Berkualitas Di Kasur Berkualitas

Praktis Dan Mudah Di Kirim, In The Box Bed, Tidur Berkualitas Di Kasur Berkualitas

Tidak cuma untuk barang seserahan nikah aja sih, saya rasa kasur ini solusi banget untuk situasi zaman sekarang yang menuntut serba praktis, yang sukanya simpel dan nggak ribet, iya nggak sih?! Bahkan kasur In The Box ini bisa di masukkan kedalam troly belanja, jadi bisa langsung di bawa pulang.

Pasti pernah kan beli kasur atau springbed? Nggak mungkin banget kan kita minta kasurnya di bungkus pas bawa pulang, karena ketika memutuskan membeli, proses pengiriman pasti jadi pertanyaan, biasanya di kenakan charge atau ongkos kirim, belum lagi ukurannya yang besar, perlu beberapa orang untuk mengangkat.

Telah hadir di Indonesia In The Box, bed atau kasur yang bisa di kemas, menggunakan inovasi teknologi packing terbaru, sistem pressure tekanan tingkat tinggi, yang memungkinkan kasur springbed di dalamnya menciut dan melentur, hingga kemudian bisa di gulung, di lipat dan di masukkan ke dalam box.

Saya sempat membatin dalam hati "...Wah jangan-jangan ini kasurnya isinya angin saja, soalnya setahu saya ketika kasur menyusut akibat tekanan, berarti isinya kosong melompong dong yaa..?!

Ternyata nggak loh!? Kasur ini sama seperti kasur pada umumnya, mempunyai per pocket atau pegas yang di desain untuk memberikan dukungan yang sempurna pada punggung untuk tidur yang lebih nyaman, selain itu kasur ini juga mempunyai spesifiksi yang lengkap untuk sebuah springbed berkualitas.
Hitung Mundur Beroperasinya MRT (Mass Rapid Transit)  Bersiap Melihat Wajah Baru Jakarta


Jakarta, sesungguhnya sudah sejak lama membutuhkan sebuah sarana transportasi massal, sebagai sebuah kota metropolitan dengan sembilan juta penduduk, di tambah tiga juta orang yang datang dari kota penyangganya di siang hari, Jakarta adalah kota yang sibuk dengan segudang aktifitas, kegiatan ekonomi dan pemerintahan berpusat di kota ini, di juluki sebagai kota yang tak pernah tidur, jalan-jalan di Jakarta tak pernah sepi dari lalu lalang kendaraan.

Kemacetan dan padatnya lalu lintas menjadi pemandangan biasa di Jakarta, sarana angkutan umum yang tersedia, seperti Trans Jakarta, commuter Line, kopaja, metro mini, termasuk kehadiran angkutan umum berbasis online, masih belum maksimal mengatasi kemacetan, apalagi karena faktor keamanan dan kenyamanan, banyak warga Jakarta lebih suka naik kendaraan pribadi. Hadirnya sebuah moda transportasi massal yang cepat, nyaman, aman dan mampu mengangkut banyak orang sekali jalan adalah sebuah kebutuhan mendesak untuk sebuah kota sekelas dan sebesar Jakarta.

© Nunu Halimi ·