Lip Gloss, saya termasuk yang jarang banget memakai Lip Gloss, karena efek glossy, shine alias kilaunya, bikin gemes tapi juga bikin nggak pede. Apalagi umumnya lipgloss teksturnya tidak seperti lipstik, lebih berat dan  lengket kayak permen karet, nggak boleh meleng sedikit, nyenggol nempel *eehh, maksudnya cepet banget, suka nempel di kerudung, di rambut atau di baju.

Tapi, ternyata ada cerita menarik nih yang baru saya tahu soal Lip Gloss ini. Yes, meskipun sama-sama di pulas di bibir, memakai lipstik dan memakai Lip Gloss ternyata adalah dua hal yang berbeda loh?!

Waktu begitu cepat berlalu, kadang saya berpikir yaa ampuun perasaan baru kemarin! Saya dan Kian berjuang bersama di rumah sakit Ibu dan Anak untuk bisa berjumpa. Rasanya seperti belum lama saya memeluknya, menimang-nimang seorang bayi yang baru lahir.

Masa-masa di jalani hingga akhirnya melepas ASI, dan tahu-tahu hanya berselang dua bulan dari sekarang Kian akan berusia tiga tahun. Sudah semakin besar. Betapa anehnya perasaan seorang ibu ya, setiap kali melihat fase perubahan hidup anak-anaknya. Di satu sisi ingin melihatnya cepat tumbuh besar, dan sangat  sangat senang di sisi lain sering di landa rindu kembali ke masa-masa di mana mereka masih bayi.
Tidak di ragukan lagi, ketika menyebut nama Bogor, kita akan otomatis terbayang makanan yang enak-enak. Bersantai dan menikmati makanan lezat dalam suasana yang menyenangkan. Bogor memang memiliki daya tarik tersendiri untuk urusan makanan, karenanya tidak heran jika kota bersejarah dengan panorama indah dan suasana sejuk ini menjadikan kuliner sebagai daya tarik utama wisatawan untuk berkunjung.

Iyes, bukan hanya di kenal sebagai kota sejuta angkot, kota Bogor bagi saya adalah juga kota sejuta kuliner enak, soalnya banyak banget destinasi tempat makan dan aneka makanan enak terhampar di berbagai sudut kota Bogor. Mulai dari asinan, toge goreng, laksa, doclang, soto mie dan banyak lagi lainnya.
Ayo Perempuan! Dukung Harga Rokok Harus Mahal


Seorang reporter Amerika datang ke Indonesia sekitar tahun 2016, Dia begitu terkejut begitu tiba di bandara Soekarno Hatta, pemandangan orang merokok di sana-sini, iklan rokok bertebaran di mana-mana. Melihat kenyataan ini, waktu baginya seakan berjalan mundur. Katanya ini seperti pemandangan Amerika 40 tahun lalu. Cerita ini adalah potongan dari sebuah film dokumenter yang pernah saya tonton, sayangnya saya lupa,  judulnya apa ya?

Di gambarkan jika perubahan regulasi harga rokok yang signifikan di Amerika masa lalu pada akhirnya mampu mengurangi konsumsi merokok orang Amerika saat ini. Betapa tidak, di kota New York yang notabene kota yang identik dengan kemakmuran saja, orang enggan membeli rokok karena harga rokok bisa lebih dari 200 ribu perbungkus.

Lalu bagaimana dengan Indonesia apakah hal seperti itu akan berlaku di sini? Rokok Harus Mahal? 

Yup, Rokok Harus Mahal, sebuah gerakan masif di lakukan agar Rokok Harus Mahal benar-benar bisa terwujud. Salah satunya di gagas oleh Ruang Publik KBR, yang menggiatkan kampanye serial Rokok Harus Mahal lewat siaran talkshow radio dan steraming di berbagai platform media sosial. Serial Rokok pertama bertema "Perempuan Dukung Rokok Harus Mahal"

Suzuki All New Ertiga Mobil Ideal Keluarga Indonesia

Beli mobil. Hmmm...di bulan ramadhan seperti sekarang, saya yakin ini jadi opsi yang sedang di pikirkan banyak orang. Coba cek di lingkaran pertemanan, lingkungan atau keluarga sahabat daring. Pasti ada deh satu, dua, atau mungkin tiga kenalan yang sedang memikirkan ide beli mobil.

Terutama bagi mereka yang merencanakan mudik lebaran, dan menyerah menggunakan angkutan umum, atau mungkin mereka yang ingin membuktikan eksistensinya dengan pencapaian baru di lebaran tahun ini, who knows! Tapi, apapun motivasinya, sebuah kendaraan terutama mobil, memang di butuhkan banget saat hari raya lebaran.

Di hari raya semua orang menjadi sangat mobile, berpindah dari satu tempat ke tempat lain. Silaturahmi dari satu saudara ke saudara lain, ke rumah orang tua, saudara yang lebih tua, kolega, kerabat dan ke rumah mantan...eitss! Yang terakhir di skip aja yaa! 



Makan bakso yuk? Siapa di antara sahabat daring yang menolak di ajak makan bakso? Wah, kayaknya nggak mungkin ya, sayang banget di tolak. Apalagi kalau makan baksonya rame-rame, janjian sama teman-teman,  ngebakso sambil ngerumpi ngomongin tetangga, gebetan atau mantan. *Ehh!? Husssh! Jangan yaa!*

Sebagai pecinta bakso, saya seringkali nggak harus nunggu di ajak teman buat ngebakso, ya tinggal melipir aja ke warung bakso sendirian. Hmmm, Sahabat daring ada yang seperti itu juga kah? Makan bakso sendirian bae! Habis gimana yah, kadang-kadang makan bakso bisa jadi "me time" yang efektif banget. Kepala pusing, capek, stress dan bete bisa sedikit berkurang dengan menghajar semangkuk bakso.


Deteksi Dini Lupus Dengan SALURI (Sadari Lupus Sendiri}

Mendengar kata Lupus, bagi angkatan 90an macam saya, yang terbayang adalah tokoh Lupus dari buku terkenal berjudul sama dengan namanya, yang kemudian di filmkan oleh artis idola remaja saat itu, Ryan Hidayat. Euphorianya nggak jauh beda dengan hebohnya film Dilan beberapa waktu lalu looh!?

Bukan hanya nama orang saja, Lupus ternyata juga sebuah nama penyakit. Sahabat daring mungkin familiar dengan nama penyakit ini? Ada yang belum tahu kah? Atau hanya tahu nama dan tidak tahu apa sih sebenarnya penyakit Lupus ini? Toss berarti kita sama. Saya pribadi tahu sekilas tentang penyakit Lupus itu dari anak saya yang ngefans dengan artis Selena Gomez, Selena ternyata merupakan seorang Odapus (Orang Dengan Lupus) Akibat Lupus, Selena Gomez mengalami gagal ginjal dan menjalani transplantasi ginjal yang di donorkan sahabatnya.

PropertyExpo.Id, Pameran property Online, Cara Baru Berkunjung Ke Pameran Property


Pameran properti adalah salah satu platform pemasaran properti yang paling populer dan sering digunakan di dunia property. Di adakan secara reguler, sepanjang tahun ada saja pameran property atau Property Expo yang di gelar oleh penyelenggara pameran, baik itu dari pihak swasta maupun pemerintah.

Pameran property biasanya di lakukan di mall, gedung/venue khusus pemeran. Yang paling sering kalau di Jakarta tuh ya, di gelar di Jakarta Convention Center (JCC) Saya sendiri pernah beberapa kali mengunjungi pameran property. Terlebih dulu ya waktu belum punya rumah. Niatnya sih mau "ngancam" dulu hahaaha. Eitss jangan suudzon yaa!? Ini maksudnya untuk affirmasi, koq! Yup, kami melihat-lihat pameran property sambil membayangakan punya rumah yang seperti ini, ina, inu, itu, yaa pilih aja dulu sesukanya.


Peluncuran Buku Dewi Haroen Personal Branding, Sukses Karir Di Era Millenial

    Dewi Haroen
   Keperkasaan dengan kelembutannya tiada tersaingkan
   Cantiknya perempuan menunjukkan keindahan seisi alam semesta
   Dahsyatnya ciptaanmu ya Allah ya Tuhan kami, perempuanMu
   Dewi Haroen itu perempuanMu, Dewi Haroen dengan penanya menuju ridhoMu
   Ku persembahkan untukmu, sahabatku Dewi Haroen...

Sahabat daring jika di bacakan puisi seperti di atas yang di tulis oleh sahabat sendiri, bagaimana perasaannya?

Pasti senang dan terharu yaah. Iya, saya yang melihatnya saja terharu. Apalagi ibu Dewi Haroen sosok puisi di maksud. Yup, puisi di atas adalah persembahan untuk Dewi Haroen dari sahabat di masa sekolahnya, yang di bacakan saat peluncuran buku terbaru Dewi Haroen, berjudul "Personal Branding, Sukses Karir Di Era Millenial"

Mendengarkan puisi ini saya jadi merasakan, ternyata seperti itu ya bentuk personal branding jika sudah melekat. Orang-orang akan memiliki persepsi tersendiri tentang siapa kita di mata mereka dan merefleksikannya kembali kepada kita.

Dewi Haroen, nama yang tidak asing di telinga saya. Pernah sangat ramai sekali jadi pemberitaan saat beliau menjadi salah satu saksi kasus ahli di persidangan Jessica, tahu dong ya kasus ini?

Cara Simpel Memilih Kosmetik Yang Aman Dan Sehat


Sebagai perempuan rasanya tidak ada yang bisa lepas dari yang namanya kosmetik, meskipun ngakunya nggak suka dandan, atau nggak suka make-up, tetap yaaa. Pasti pernah beli atau punya satu dua jenis kosmetik, entah itu bedak, lipstik, atau sedikit hand body, mungkin juga pelembab.

Malah kadang banyak juga nggak yang suka dandan, tapi hobinya beli alat-alat make-up atau kosmetik baru, lihat-lihat kosmetik apalagi kalau lagi diskon. Cek harga lipstik NYX atau skincare kenamaan turun harga langsung semangat beli, padahal hanya untuk di koleksi atau, yaa senang aja terus beli. Ada salah satu teman saya seperti itu. Melihatnya gemes banget siyh. Kadang saya request kalau ada yang memang ingin di hibah daripada nggak di pakai terus di buang, duhh sayang!?

Cerita Dari HijupXSoftexDaunSirih; Pentingnya Menjaga Daerah Kewanitaan Agar #BersihSehatBebasWorry

Dear sahabat daring, khususnya sahabat perempuan. Usia berapakah dulu pertama kali merasakan datang bulan? Dimana? Terus ceritanya sama siapa, ibukah? Atau  teman, sahabat? Gimana perasaannya? Terus abis itu ngapain? haahha, keppo amat yaa..

Nggak apa-apa juga sih kalau nggak mau jawab, tapi saya yakin meski pengalamannya mungkin tak sama, perasaan kita bisa jadi sama. Jika ada yang bilang saat menikah kita menempuh hidup baru, bagi saya hidup baru itu di mulai jauh sebelum itu, ya itu! Saat mendapat menstruasi pertama kali

Yes, itulah yang saya rasakan. Setelah mengalami menstruasi pertama kali, rasanya seperti menjalani hidup baru, banyak sekali perubahan baru dalam hidup, yang tadinya merasa baik-baik saja dengan tubuh sendiri, kemudian harus berjuang setiap bulan mengatasi rasa sakit menjelang datang bulan, harus beradaptasi dengan kondisi PMS, di tambah terkaget-kaget melihat banyak terjadi perubahan fisik yang sangat signifikan.

#MuslimahTalks "Create Your Brand" Inspirasi Membuat Brand Sendiri Bersama Muslimah Daily

Membuat brand sendiri. Siapa di antara sahabat daring yang memiliki mimpi mempunyai brand sendiri. Menjadi founder, CEO, pengusaha, produsen atau penjual merek/brand produknya sendiri. Kalau iya, berarti kita harus toss *hifive*

Yup, memiliki usaha dengan brand sendiri adalah salah satu impian terbesar saya. Beberapa tahun lalu sebenarnya saya pernah membangun usaha dengan brand sendiri, tapi sayang tidak berjalan lancar dan tutup. Menyisakan trauma, karena mengalami kerugian yang tidak sedikit, cukup lama saya merenungkan apakah saya masih bisa bangun lagi? Alhamdulillah, perlahan saat ini saya sudah mulai bisa mengatasinya, merasakan bahwa bara itu masih ada, tekad saya untuk sukses membangun usaha dengan brand saya sendiri masih membulat.

                              #MuslimahTalks "Create Your Brand" Inspirasi Membuat Brand Sendiri Bersama Muslimah Daily

© Nunu Halimi ·