Sempurnakan Make-Up Dengan Lip Gloss Dissy Reborn By Ussy Sulistyawaty


Lip Gloss, saya termasuk yang jarang banget memakai Lip Gloss, karena efek glossy, shine alias kilaunya, bikin gemes tapi juga bikin nggak pede. Apalagi umumnya lipgloss teksturnya tidak seperti lipstik, lebih berat dan  lengket kayak permen karet, nggak boleh meleng sedikit, nyenggol nempel *eehh, maksudnya cepet banget, suka nempel di kerudung, di rambut atau di baju.

Tapi, ternyata ada cerita menarik nih yang baru saya tahu soal Lip Gloss ini. Yes, meskipun sama-sama di pulas di bibir, memakai lipstik dan memakai Lip Gloss ternyata adalah dua hal yang berbeda loh?!

BEBELAC GO! Susu UHT Bernutrisi Dari Bebelac, Melengkapi Kebutuhan Nutrisi Si Kecil

Waktu begitu cepat berlalu, kadang saya berpikir yaa ampuun perasaan baru kemarin! Saya dan Kian berjuang bersama di rumah sakit Ibu dan Anak untuk bisa berjumpa. Rasanya seperti belum lama saya memeluknya, menimang-nimang seorang bayi yang baru lahir.

Masa-masa di jalani hingga akhirnya melepas ASI, dan tahu-tahu hanya berselang dua bulan dari sekarang Kian akan berusia tiga tahun. Sudah semakin besar. Betapa anehnya perasaan seorang ibu ya, setiap kali melihat fase perubahan hidup anak-anaknya. Di satu sisi ingin melihatnya cepat tumbuh besar, dan sangat  sangat senang di sisi lain sering di landa rindu kembali ke masa-masa di mana mereka masih bayi.

Waroenk Talubi, Destinasi Kuliner Bogor Dengan Menu Khas Warisan Oma

Tidak di ragukan lagi, ketika menyebut nama Bogor, kita akan otomatis terbayang makanan yang enak-enak. Bersantai dan menikmati makanan lezat dalam suasana yang menyenangkan. Bogor memang memiliki daya tarik tersendiri untuk urusan makanan, karenanya tidak heran jika kota bersejarah dengan panorama indah dan suasana sejuk ini menjadikan kuliner sebagai daya tarik utama wisatawan untuk berkunjung.

Iyes, bukan hanya di kenal sebagai kota sejuta angkot, kota Bogor bagi saya adalah juga kota sejuta kuliner enak, soalnya banyak banget destinasi tempat makan dan aneka makanan enak terhampar di berbagai sudut kota Bogor. Mulai dari asinan, toge goreng, laksa, doclang, soto mie dan banyak lagi lainnya.

Ayo Perempuan! Bersama Kita Dukung Harga Rokok Harus Mahal

Ayo Perempuan! Dukung Harga Rokok Harus Mahal


Seorang reporter Amerika datang ke Indonesia sekitar tahun 2016, Dia begitu terkejut begitu tiba di bandara Soekarno Hatta, pemandangan orang merokok di sana-sini, iklan rokok bertebaran di mana-mana. Melihat kenyataan ini, waktu baginya seakan berjalan mundur. Katanya ini seperti pemandangan Amerika 40 tahun lalu. Cerita ini adalah potongan dari sebuah film dokumenter yang pernah saya tonton, sayangnya saya lupa,  judulnya apa ya?

Di gambarkan jika perubahan regulasi harga rokok yang signifikan di Amerika masa lalu pada akhirnya mampu mengurangi konsumsi merokok orang Amerika saat ini. Betapa tidak, di kota New York yang notabene kota yang identik dengan kemakmuran saja, orang enggan membeli rokok karena harga rokok bisa lebih dari 200 ribu perbungkus.

Lalu bagaimana dengan Indonesia apakah hal seperti itu akan berlaku di sini? Rokok Harus Mahal? 

Yup, Rokok Harus Mahal, sebuah gerakan masif di lakukan agar Rokok Harus Mahal benar-benar bisa terwujud. Salah satunya di gagas oleh Ruang Publik KBR, yang menggiatkan kampanye serial Rokok Harus Mahal lewat siaran talkshow radio dan steraming di berbagai platform media sosial. Serial Rokok pertama bertema "Perempuan Dukung Rokok Harus Mahal"

Suzuki All New Ertiga Mobil Ideal Keluarga Indonesia

Suzuki All New Ertiga Mobil Ideal Keluarga Indonesia

Beli mobil. Hmmm...di bulan ramadhan seperti sekarang, saya yakin ini jadi opsi yang sedang di pikirkan banyak orang. Coba cek di lingkaran pertemanan, lingkungan atau keluarga sahabat daring. Pasti ada deh satu, dua, atau mungkin tiga kenalan yang sedang memikirkan ide beli mobil.

Terutama bagi mereka yang merencanakan mudik lebaran, dan menyerah menggunakan angkutan umum, atau mungkin mereka yang ingin membuktikan eksistensinya dengan pencapaian baru di lebaran tahun ini, who knows! Tapi, apapun motivasinya, sebuah kendaraan terutama mobil, memang di butuhkan banget saat hari raya lebaran.

Di hari raya semua orang menjadi sangat mobile, berpindah dari satu tempat ke tempat lain. Silaturahmi dari satu saudara ke saudara lain, ke rumah orang tua, saudara yang lebih tua, kolega, kerabat dan ke rumah mantan...eitss! Yang terakhir di skip aja yaa! 

Bakso Bonanza, Bakso Daging Sapi Asli. Mengembalikan Warisan Budaya Kuliner Indonesia



Makan bakso yuk? Siapa di antara sahabat daring yang menolak di ajak makan bakso? Wah, kayaknya nggak mungkin ya, sayang banget di tolak. Apalagi kalau makan baksonya rame-rame, janjian sama teman-teman,  ngebakso sambil ngerumpi ngomongin tetangga, gebetan atau mantan. *Ehh!? Husssh! Jangan yaa!*

Sebagai pecinta bakso, saya seringkali nggak harus nunggu di ajak teman buat ngebakso, ya tinggal melipir aja ke warung bakso sendirian. Hmmm, Sahabat daring ada yang seperti itu juga kah? Makan bakso sendirian bae! Habis gimana yah, kadang-kadang makan bakso bisa jadi "me time" yang efektif banget. Kepala pusing, capek, stress dan bete bisa sedikit berkurang dengan menghajar semangkuk bakso.

Deteksi Dini Lupus Dengan SALURI (Sadari Lupus Sendiri)


Deteksi Dini Lupus Dengan SALURI (Sadari Lupus Sendiri}

Mendengar kata Lupus, bagi angkatan 90an macam saya, yang terbayang adalah tokoh Lupus dari buku terkenal berjudul sama dengan namanya, yang kemudian di filmkan oleh artis idola remaja saat itu, Ryan Hidayat. Euphorianya nggak jauh beda dengan hebohnya film Dilan beberapa waktu lalu looh!?

Bukan hanya nama orang saja, Lupus ternyata juga sebuah nama penyakit. Sahabat daring mungkin familiar dengan nama penyakit ini? Ada yang belum tahu kah? Atau hanya tahu nama dan tidak tahu apa sih sebenarnya penyakit Lupus ini? Toss berarti kita sama. Saya pribadi tahu sekilas tentang penyakit Lupus itu dari anak saya yang ngefans dengan artis Selena Gomez, Selena ternyata merupakan seorang Odapus (Orang Dengan Lupus) Akibat Lupus, Selena Gomez mengalami gagal ginjal dan menjalani transplantasi ginjal yang di donorkan sahabatnya.

PropertyExpo.Id Pameran Property Online, Cara Baru Berkunjung Ke Pameran Property

PropertyExpo.Id, Pameran property Online, Cara Baru Berkunjung Ke Pameran Property


Pameran properti adalah salah satu platform pemasaran properti yang paling populer dan sering digunakan di dunia property. Di adakan secara reguler, sepanjang tahun ada saja pameran property atau Property Expo yang di gelar oleh penyelenggara pameran, baik itu dari pihak swasta maupun pemerintah.

Pameran property biasanya di lakukan di mall, gedung/venue khusus pemeran. Yang paling sering kalau di Jakarta tuh ya, di gelar di Jakarta Convention Center (JCC) Saya sendiri pernah beberapa kali mengunjungi pameran property. Terlebih dulu ya waktu belum punya rumah. Niatnya sih mau "ngancam" dulu hahaaha. Eitss jangan suudzon yaa!? Ini maksudnya untuk affirmasi, koq! Yup, kami melihat-lihat pameran property sambil membayangakan punya rumah yang seperti ini, ina, inu, itu, yaa pilih aja dulu sesukanya.

Peluncuran Buku Dewi Haroen Personal Branding, Sukses Karir di Era Millenial


Peluncuran Buku Dewi Haroen Personal Branding, Sukses Karir Di Era Millenial

    Dewi Haroen

Keperkasaan dengan kelembutannya tiada tersaingkan
Cantiknya perempuan menunjukkan keindahan seisi alam semesta
Dahsyatnya ciptaanmu ya Allah ya Tuhan kami, perempuanMu
Dewi Haroen itu perempuanMu, Dewi Haroen dengan pena-nya menuju ridhoMu
Ku persembahkan untukmu, sahabatku Dewi Haroen...

Sahabat daring jika di bacakan puisi seperti di atas yang di tulis oleh sahabat sendiri, bagaimana perasaannya?

Pasti senang dan terharu yaah. Iya, saya yang melihatnya saja terharu. Apalagi ibu Dewi Haroen sosok puisi di maksud. Yup, puisi di atas adalah persembahan untuk Dewi Haroen dari sahabat di masa sekolahnya.

Puisi diatas adalah puisi yang di bacakan saat peluncuran buku terbaru Dewi Haroen, berjudul "Personal Branding, Sukses Karir Di Era Millenial"

Mendengarkan puisi ini saya jadi merasakan, ternyata seperti itu ya bentuk personal branding jika sudah melekat. Orang-orang akan memiliki persepsi spesial tentang siapa kita di mata mereka, dan merefleksikannya kembali kepada kita.

Dewi Haroen, nama yang tidak asing di telinga saya. Pernah sangat ramai sekali jadi pemberitaan saat beliau menjadi salah satu saksi kasus ahli di persidangan kasus Mirna-Jessica, tahu dong ya kasus ini?

Sebagai seorang psikolog, pengalamannya memang sudah tidak di ragukan lagi. Beliau pernah menuliskan buku yang juga berisi seputar personal branding, tetapi lebih spesifik untuk dunia politik.

Buku tersebut di terbitkan tahun 2014, bersamaan dengan penyelenggaraan pemilu. Buku ini sukses mendapat perhatian dan laku terjual karena dunia personal branding masih awam untuk politisi saat itu.

Berkat kesuksesan buku ini, ibu Dewi Haroen mendapatkan julukan sebagai Pakar Personal Branding Indonesia.

Dan, semakin mengukuhkan keahliannya, kali ini ibu Dewi Haroen menerbitkan buku terbaru. Masih membahas personal branding, yaitu "Personal branding, Sukses Karir di Era Millenial" 

Berlangsung di Maze Kitchen, Jakarta. Alhamdulillah saya berkesempatan menghadiri launching buku ini.

Peluncuran Buku Dewi Haroen "Personal Branding, Sukses Karir Di Era Millenial"

Sadar atau tidak sadar kita semua memiliki Personal Branding. Karena setiap orang sebenarnya adalah merk atau brand untuk dirinya sendiri.

Hal yang pasti terjadi, pada diri setiap orang pasti ada sesuatu yang melekat di benak atau pikiran orang lainnya. Karena setiap orang menilai yang lainnya, dan mengambil kesimpulan akan segala tindak-tanduk maupun dari apa yang dikenakan. 

Sebuah citra atau gambaran orang lain akan muncul ketika mendengar, melihat, atau membaca nama kita. Kesan, identitas tersendiri di mata orang lain, sesuatu yang spesial, menonjol, dan melekat dalam diri kita.

Sayangnya tidak banyak orang yang secara sengaja, benar-benar menemukan lalu mengelola personal brandingnya. Padahal personal branding adalah kunci utama untuk meraih keberhasilan dalam hal apapun, baik itu relasi sosial, pekerjaan, bisnis dan kehidupan secara umum.

Peluncuran Buku Dewi Haroen "Personal Branding, Sukses Karir Di Era Millenial"

Meskipun secara keseluruhan buku ini untuk para pekerja yang ingin sukses berkarir, tetapi pada praktiknya buku ini harus di pahami semua orang. Karena Personal Branding memang milik semua orang.

Acara peluncuran buku "Personal Branding, Sukses Membangun Karir Di Era Millenial" terbilang cukup unik. Bertemakan "Perempuan Buku Dan Fashion"

Selain meluncurkan buku, di acara ini ibu Dewi juga berkolaborasi dengan teman masa SMA-nya yang menjadi desainer yaitu, Budi Soemitro.

Beliau adalah seorang desainer yang telah memiliki branding sebagai desainer dengan spesialis kain-kain batik Madura.

Peluncuran Buku Dewi Haroen "Personal Branding, Sukses Karir Di Era Millenial"

Penampilan fashion show karya Budi Soemitro, memberikan wawasan tersendiri buat saya, mengingat selama ini yang saya tahu batik berasal dari Solo, Jogja, atau Pekalongan. Ternyata ada Batik Madura yang tidak kalah cantik dan memukau.

Peluncuran Buku Dewi Haroen "Personal Branding, Sukses Karir Di Era Millenial"


Peluncuran Buku Dewi Haroen "Personal Branding, Sukses Karir Di Era Millenial"

Buku Personal Branding, Sukses Membangun Karir Di Era Millenial adalah buku yang penting di baca.

Didalam buku ini kita bisa mendapatkan petunjuk penting seperti apa sih membangun Personal Branding yang efektif dan terbukti berhasil. Terutama di tengah era globalisasi saat ini.

Personal Branding akan menciptakan kita menjadi pribadi yang otentik, orisinal tidak ada duanya, unik, menonjol dan mudah terlihat lalu terpilih.

Pendekatan konsep Personal Branding yang di terapkan ibu Dewi Haroen memang sebuah paket lengkap yang membuka jalan sistematis bagi pembaca untuk lebih menggali potensi dan kekhasannya masing-masing.

Peluncuran Buku Dewi Haroen "Personal Branding, Sukses Karir Di Era Millenial"

Dalam kaitannya dengan pendekatan era millenial zaman sekarang, satu poin yang di tekankan oleh ibu dewi Haroen di dunia digital saat ini adalah mengasah kemampuan menulis. 

Yes, menulis adalah salah satu cara paling ampuh untuk mensosialisasikan branding kita di mata orang lain.

Sudah banyak terbukti, berkat sebuah tulisan, perjalanan sejarah bisa berubah. Sebut saja RA Kartini, beliau bisa mengubah nasib kaum perempuan dengan karya tulisnya, dan banyak tokoh yang juga mengubah jalan sejarah karena tulisannya.

Zaman sekarang, banyak media tersedia untuk kita mengelola personal branding, salah satunya melalui sosial media.

Semua orang idealnya harus menampilkan personal brandingnya di media sosial, rajin-rajinlah mengupdate media sosial, dan itu akan lebih matang jika menambahkannya dengan tulisan.

Berikan tulisan atau caption yang lebih mendeskripsikan personal branding kita, sehingga lebih mudah terlihat, bahkan siapa tahu bisa menjadi viral.

Jadi, manfaatkan sosial media sebaik-baiknya, jadikan juga untuk personal branding, bukan sekadar untuk pamer atau eksis. 

Saat ini banyak pencari kerja, HRD dan pemimpin perusahaan yang merekrut pegawai dengan mengecek sosial media terlebih dahulu, banyak perusahaan juga memantau pegawainya melalui aktifitas sosial media.

Personal Branding di dunia karir berkaitan dengan reputasi dan konsistensi.

Tentukan bidang yang paling tepat di mana kita ingin di kenal. Jangan sekadar mencari uang dengan profesi yang berbeda-beda (berubah-ubah tidak konsisten) karena ini akan berdampak orang tidak 'mengenali' keahlian dan membuat kita terlihat 'biasa-biasa' saja

Temukan penampilan diri yang cocok dengan diri kita, yang sesuai dengan karakter, kompetensi, dan kekuatan. 

Berpenampilanlah yang mencerminkan diri sesungguhnya bukan polesan. Proses ini harus menjadi, karena dengan begitu kita akan menjadi unik. 

Penampilan tidak harus sesuatu yang mahal dan bermerk, dengan sentuhan kreatifitas serta pemahaman akan diri sendiri, kita bisa terlihat berbeda.
Branding adalah janji anda kepada mereka. Anda telah menjanjikan KARAKTER, KOMPETENSI dan KEKUATAN yang anda punya. Janji Adalah Hutang ~Dewi Haroen~

Oiya, ibu Dewi Haroen ini ternyata dahulu juga seorang blogger loh, wah ini jadi kebanggan tersendiri dan memotivasi saya banget. Buku Personal Branding ini jadi reminder juga untuk saya. Ternyata banyak janji yang belum terlunasi. Apakah personal branding saya sebenarnya?

Masih banyak yang harus saya pelajari dari buku ini, review buku ini akan saya tulis di bagian tersendiri. Untuk teman-teman yang tertarik memiliki buku ini, sudah tersedia di toko buku ya, harganya Rp75.000.

Untuk info lebih lengkap bisa hubungi penerbit www.dhmedia.co.id atau update info tentang ibu dewi Haroen di akun instagram @dewiharoen




Cara Simpel Memilih Kosmetik Yang Aman Dan Sehat

Cara Simpel Memilih Kosmetik Yang Aman Dan Sehat


Sebagai perempuan rasanya tidak ada yang bisa lepas dari yang namanya kosmetik, meskipun ngakunya nggak suka dandan, atau nggak suka make-up, tetap yaaa. Pasti pernah beli atau punya satu dua jenis kosmetik, entah itu bedak, lipstik, atau sedikit hand body, mungkin juga pelembab.

Malah kadang banyak juga nggak yang suka dandan, tapi hobinya beli alat-alat make-up atau kosmetik baru, lihat-lihat kosmetik apalagi kalau lagi diskon. Cek harga lipstik NYX atau skincare kenamaan turun harga langsung semangat beli, padahal hanya untuk di koleksi atau, yaa senang aja terus beli. Ada salah satu teman saya seperti itu. Melihatnya gemes banget siyh. Kadang saya request kalau ada yang memang ingin di hibah daripada nggak di pakai terus di buang, duhh sayang!?

Cerita Dari HijupXSoftexDaunSirih; Pentingnya Menjaga Daerah Kewanitaan Agar #BersihSehatBebasWorry

Cerita Dari HijupXSoftexDaunSirih; Pentingnya Menjaga Daerah Kewanitaan Agar #BersihSehatBebasWorry

Dear sahabat daring, khususnya sahabat perempuan. Usia berapakah dulu pertama kali merasakan datang bulan? Dimana? Terus ceritanya sama siapa, ibukah? Atau  teman, sahabat? Gimana perasaannya? Terus abis itu ngapain? haahha, keppo amat yaa..

Nggak apa-apa juga sih kalau nggak mau jawab, tapi saya yakin meski pengalamannya mungkin tak sama, perasaan kita bisa jadi sama. Jika ada yang bilang saat menikah kita menempuh hidup baru, bagi saya hidup baru itu di mulai jauh sebelum itu, ya itu! Saat mendapat menstruasi pertama kali

Yes, itulah yang saya rasakan. Setelah mengalami menstruasi pertama kali, rasanya seperti menjalani hidup baru, banyak sekali perubahan baru dalam hidup, yang tadinya merasa baik-baik saja dengan tubuh sendiri, kemudian harus berjuang setiap bulan mengatasi rasa sakit menjelang datang bulan, harus beradaptasi dengan kondisi PMS, di tambah terkaget-kaget melihat banyak terjadi perubahan fisik yang sangat signifikan.

#MuslimahTalks Create Your Brand Inspirasi Membuat Brand Sendiri Bersama Muslimah Daily

#MuslimahTalks "Create Your Brand" Inspirasi Membuat Brand Sendiri Bersama Muslimah Daily

Membuat brand sendiri. Siapa di antara sahabat daring yang memiliki mimpi mempunyai brand sendiri. Menjadi founder, CEO, pengusaha, produsen atau penjual merek/brand produknya sendiri. Kalau iya, berarti kita harus toss *hifive*

Yup, memiliki usaha dengan brand sendiri adalah salah satu impian terbesar saya. Beberapa tahun lalu sebenarnya saya pernah membangun usaha dengan brand sendiri, tapi sayang tidak berjalan lancar dan tutup. Menyisakan trauma, karena mengalami kerugian yang tidak sedikit, cukup lama saya merenungkan apakah saya masih bisa bangun lagi? Alhamdulillah, perlahan saat ini saya sudah mulai bisa mengatasinya, merasakan bahwa bara itu masih ada, tekad saya untuk sukses membangun usaha dengan brand saya sendiri masih membulat.

                              #MuslimahTalks "Create Your Brand" Inspirasi Membuat Brand Sendiri Bersama Muslimah Daily