"Kami hanya memberlakukan dua pengecualian saja dalam melakukan klaim yaitu percobaan bunuh diri dan melanggar hukum, di luar itu nasabah akan mendapatkan perlindungan maksimal dari produk ini, bahkan bagi nasabah bagi nasabah yang memiliki passion atau profesi beresiko tinggi termasuk misalnya atlet olahraga ekstrem"

Itulah salah satu isi sambutan dari Bapak Maryono selaku direktur Bank BTN, yang di utarakan saat saya menghadiri peluncuran Bancassurance kerjasama antara FWD Life dan Bank BTN, tanggal 22 September lalu, di Gedung Menara BTN Jakarta.

Deg, ingatan saya langsung tertuju kepada seorang kenalan, karena dari dia saya tahu ada perusahaan asuransi yang sangat selektif sekali dalam meyetujui permohonan pengajuan asuransi, terutama setelah mengetahui profesi yang di lakoni pemohon beresiko tinggi, jadi itu akan membuat perusahaan asuransi berpikir ulang.

Kebetulan kenalan saya ini profesinya bergerak di bidang jasa maintenance gedung-gedung bertingkat, itu loh yang suka bersihin kaca atau AC di gedung-gedung perkantoran yang tingginya pakai banget, kerjanya menggunakan gondola bergelantungan melayang di udara, ngeri-ngeri sedap sih bayanginnya.

Ternyata bagi perusahaan asuransi pekerjaanya termasuk beresiko tinggi. Menurut beliau, sebenarnya perusahaan tempatnya bekerja, sudah memberikan asuransi, tapi ketika mendapat tawaran dari agen asuransi, beliau tertarik ingin nambah asuransi secara mandiri.

Mewujudkan generasi emas di tahun 2045, sebuah peer besar bangsa Indonesia saat ini, tidak heran jika pemerintah terus menerus melakukan sosialisasi tentang ini, dengan berbagai usaha menggemakan mimpi besar, demi mewujudkan goals yang memang sangat patut di perjuangkan, karena peringatan 100 tahun kemerdekaan Indonesia adalah momen bersejarah yang sangat istimewa.

Saya pernah menulis betapa pentingnya "Mewujudkan Generasi Emas 2045 Dengan Membentuk Anak Sehat Dari Sekarang" dan atas undangan dari kementerian kesehatan dan kementerian pendidikan kebudayaan, saya kembali hadir tanggal 20 September 2017 lalu, di Gedung Balai Sarwono, Kemang Jakarta Selatan, kali ini saya mendapat wawasan penting, bagaimana sih cara membentuk anak-anak generasi emas itu, sebagai ibu calon generasi emas, tentu ini sangat bermanfaat buat saya.

Hallo, sahabat daring, jumpa lagi..

Ibu pintar atur uang, oke, baiklah, gampang, hmm..kemudian eh, eh, clingak-clinguk bingung, gimana, gimana ya caranya, terutama itu loh, pas punya uang minim padahal kebutuhan banyak, nah persoalan banget kan ya..

Urusan uang memang jadi persoalan abadi setiap manusia, dari belum di produksi (maksudnya nikah) sampai mati, kita akan berurusan dengan uang, dan bicara uang memang agak-agak ribet dan sulit di mengerti, maklum ya ilmu keuangannya baru bisa sedikit pertambahan dan banyak pengurangan, *krik.

Eh! ternyata tidak juga loh?! Jika kita memiliki literasi keuangan yang baik, persoalan uang tak sesulit yang di bayangkan, inilah yang di katakan mas Aakar Abhiyasa Fidzuno, seorang financial adviser dari Jouska Financial saat saya mengikuti acara Blogger gathering bareng emak-emak KEB (Kumpulan Emak Blogger) di JSC Hive Jakarta 29 September lalu, acaranya seru banget, tahu ndiri kan ibu-ibu kalau sudah kumpul, bertema "Smart Moms, Protect Your Family Smile" di acara ini ibu-ibu di ajak untuk mulai memahami literasi keuangan.

Berat nih bahasanya, literasi keuangan, apaan tuh!

Transpulmin® Balsam Dan Kehangatan Ibu, Cara Mudah Redakan Influenza

Haallo, assalamualaikum, dear all my sahabat daring..

Mentari tahun baru 1 Hijriyah 1439, memberikan nuansa pagi yang berbeda hari ini, senandung do'a dan harapan saya larungkan  untuk kita semua, semoga pada hari-hari di tahun yang baru ini, Allah senantiasa limpahkan kebaikan, kenikmatan dan keberkahan. 

Masih bisa menikmati hawa pagi dan menyeruput hangatnya teh manis beraroma melati yang meruyup hidung, sungguh nikmat luar biasa, apalagi setelah dua minggu lebih berkutat dengan influenza berkepanjangan, hidung saya seperti tertutup, mampet. 

Keceriaan perjalanan ke Jogjakarta bareng mombassador akhir Agustus lalu, menyisakan sampah berlembar-lembar tissue di rumah. Saya terserang flu berkepanjangan. Memang ya kemarin itu saking serunya di Jogja, sampai nggak sadar, mata dan muka pada merah bengkak-bengkak (tepatnya bengep) beberapa jam sebelum menuju bandara Adi Sutjipto Jogjakarta.

Haallo..hai..hai semua sahabat daring Nunu, ketemu lagi..

Baru mulai nulis, langsung brrbbbb..🙊?! Gimana nggak coba, acara Mombassador batch 5 belum genap sebulan di gelar, tapi saya udah dengar woro-woro akan di buka pendaftaran batch 6, wiiihh!! Cepet amat! Belum sempat nulis pula. Duh! Bakal kelelep nih cerita kehebohan kami sebulan lalu. Keren banget sih SGM Eksplor, keseruan batch 5 aja masih hangat, udah mau di susul batch 6.

Woohh...rupanya banyak banget mommy-mommy, bunda-bunda, emak-emak  dan ibu-ibu  yang antusias nanya-nanyain terus di fanpagenya Aku Anak SGM. Gimana nih? kapan? kapan? Aku pingin ikut mombassador berikutnya!? Tahu ndiri kan ibu-ibu kalau udah semangat tuh kayak apa, pokoknya ramee deh fanpagenya Aku Anak SGM.

Duniahalal.com, Belanja Online Halal Untuk Mendukung Halal Lifestyle


Haalo, hai..assalamualaikum dear all my sahabat daring..

Salah satu hal yang paling saya syukuri dalam hidup ini adalah menjadi muslimah, lahir di Indonesia dan menjadi anak abah saya 😇 Iyes, saya tidak harus susah-susah mencari identitas diri sebagai manusia, karena islam sudah menjawab semuanya.

Yup, islam memang bukan hanya sekadar agama dan kepercayaan, tapi juga "Way Of Life" jalan hidup yang di dalamnya tercantum semua aturan dan kaidah-kaidah serta apa saja yang harus, boleh dan tidak boleh di lakukan oleh seorang muslim, dari mulai bangun tidur sampai mau tidur lagi, sejak manusia masih dalam perut sampai ketika ia masuk ke liang lahat.

© Nunu Halimi ·