Punya anak sehat adalah anugerah yang tak ternilai harganya. Orangtua cenderung akan melakukan apa saja yang penting anak sehat. Ya nggak?! terutama ibu-ibu nih yaa, kalau melihat anak-anak sakit pasti jadi patah hati. Soalnya, sebagai ibu jadi ikut merasakan. Dan betapa melihat anak sehat, aktif, ceria adalah nikmat yang luar biasa.


                                Pekan Imunisasi Dunia 2019, Imunisasi Lengkap Indonesia Sehat
Selain menjadi guru pertama, seorang ibu juga dapat di katakan "dokter" pertama bagi anak-anaknya, perannya penting dalam memenuhi pemeliharaan hidup anak agar selalu sehat. Namun, sebagai ibu Indonesia kita patut bersyukur karena tanggung jawab ini bukan hanya semata menjadi urusan ibu. UUD1945 dan UU Perlindungan anak Nomor: 35 tahun 2004, UU kesehatan Nomor: 36 tahun 2005 pasal 131, ayat 3 UU telah mengatur bahwa:
Upaya pemeliharaan kesehatan bayi dan anak adalah tanggung jawab dan kewajiban bersama orangtua, keluarga, masyarakat, pemerintah, dan pemerintah daerah.
Salah satu usaha yang telah di atur dalam upaya pemeliharaan kesehatan bayi dan anak adalah Imunisasi.
Nah, terkait dengan Imunisasi, di bulan April ini ternyata ada sebuah kegiatan penting tentang Imunisasi loh. Kegiatan itu adalah penyelenggaraan Pekan Imunisasi Dunia 2019 atau World Vaccine Week 2019 yang akan di adakan tanggal 23-30 April 2019

Dalam rangka sosialisasi Pekan Imunisasi Dunia, hari senin 15 April 2019 lalu saya menghadiri acara bersama Kementerian Kesehatan dalam temu Blogger Kesehatan yang menghadirkan narasumber, di antaranya:

  • Direktur Surveilans dan Karantina Kesehatan, Kemenkes RI: drg. R. Vensya Sitohang, M.Epid
  • Satuan Tugas (Satgas) Imunisasi dari IDAI (Ikatan Dokter Anak Indonesia), Prof. Dr. Cissy Kartasasmita,Sp. A
  • Sekretaris Komisi Fatwa MUI, Dr.H.M. Asrorun Ni'am Soleh,M.A

Pekan Imunisasi Dunia 2019, Imunisasi Lengkap Indonesia Sehat

Pekan Imunisasi Dunia

World Immunization Week atau Pekan Imunisasi Dunia adalah sebuah kegiatan yang diprakarsai oleh WHO (World Health Assembly)  pada Sidang Kesehatan Dunia tahun 2012. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran tentang pentingnya imunisasi lengkap sepanjang hidup, dan perannya dalam mencapai Tujuan Pembangunan Berkelanjutan 2030.

Selain itu kegiatan ini juga bertujuan memberikan kesadaran akan pentingnya imunisasi sebagai prioritas utama investasi kesehatan global. Mempromosikan pemahaman tentang langkah-langkah tindakan yang diperlukan untuk mencapai Rencana Tindakan Vaksin Global yang di ikuti oleh lebih dari 180 negara di dunia demi mencegah jutaan kematian akibat penyakit yang  dapat dicegah dengan imunissasi melalui akses universal ke imunisasi.

Menurut pemaparan Direktur Surveilans dan Karantina Kesehatan, Kemenkes RI, drg. R. Vensya Sitohang, M.Epid, Imunisasi telah memberikan kontribusi yang sangat besar bagi kesehatan global. Beberapa penyakit menular berbahaya seperti cacar air, cacar api, tetanus, campak, polio telah menunjukkan penurunan kasus secara sugnifikan.

Terlepas dari keberhasilan ini, ternyata masih ada sekitar 19,9 juta anak-anak yang belum di imunisasi secara lengkap, sekitar 6,6 juta anak masih meninggal setiap tahun dan sekitar setengah dari kematian ini disebabkan oleh infeksi virus, termasuk pneumonia dan diare, yang semuanya dapat dicegah bila anak di vaksinasi. untuk itulah Pekan Imunisasi Dunia tahun 2019 tahun ini menghadirkan tema: Protected Together, Vaccines Work!


Pekan Imunisasi Dunia 2019, Imunisasi Lengkap Indonesia Sehat



Pekan Imunisasi Dunia 2019, Imunisasi Lengkap Indonesia Sehat

Di Indonesia, kegiatan  Pekan Imunisasi Dunia tahun ini mengambil tema Imunisasi Lengkap Indonesia Sehat. Tema ini di ambil mengingat masih ada tiga juta lebih anak Indonesia yang belum di imunisasi. Dan di anatarnya juga  masih banyak yang belum di imunisasi secara lengkap.

Penjelasan tentang Imunisasi, saya yakin sudah banyak yang mengeahui apa itu Imunisasi. Satuan Tugas (Satgas) Imunisasi dari IDAI (Ikatan Dokter Anak Indonesia), Prof. Dr. Cissy Kartasasmita,Sp. A di acara ini mengingatkan kembali tentang Imunisasi.

Pekan Imunisasi Dunia 2019, Imunisasi Lengkap Indonesia Sehat

Imunisasi adalah sebuah aksi preventif pencegahan spesifik yang bertujuan untuk menurunkan kesakitan, kecacatan dan kematian akibat Penyakit yang Dapat Dicegah Dengan imunisasi (PD3I) seperti polio, campak, hepatitis B, Tetanus, Psitusis (batuk rejan) Difteri, rubella, pnemonia dan lain-lain.

Imunisasi telah menyelamatkan jutaan nyawa, dan merupakan salah satu intervensi kesehatan paling hemat biaya yang pernah dikembangkan. Program imunisasi di Indonesia sendiri telah di atur dalam undang-undang.

Pekan Imunisasi Dunia 2019, Imunisasi Lengkap Indonesia Sehat

Pemberian jenis Imunisai yang menjadi program pemerintah dari tahun ketahun juga semakin banyak, saat ini ada sudah ada 9 jenis Imunisasi yang pemberiannya di tanggung negara lewat penyelenggaran Pekan Imunisasi Nasional (PIN) layanan di Posyandu, Puskesmas atau Rumah Sakit pemerintah.

Pekan Imunisasi Dunia 2019, Imunisasi Lengkap Indonesia Sehat


Imunisasi telah terbukti menjadi salah satu usaha terbaik manusia dalam melawan penyakit menular mematikan di dunia, seperti cacar, polio, campak, diphteri da lain-lain. Penyakit-penyakit yang di masa lalu bahkan beberapa sering di anggap sebagai sebuah penyakit kutukan.

Secara umum pelaksanaan program Imunisasi di Indonesia dapat di katakan berhasil, salah satunya di tandai dengan pemberian Sertifikat Bebas Polio dari World Health Organization (WHO) pada tahun 2014.

Namun meskipun telah dinyatakan bebas polio, risiko penyebaran polio di Indonesia tetap tinggi selama virus polio liar masih bersirkulasi terutama di daerah-daerah atau kantong-kantong wilayah dengan cakupan imunisasi polio rutin yang rendah.

Memang harus di akui di lapangan masih banyak terjadi orangtua, ibu, bapak dan sebagian keluarga yang belum atau menolak mengimunisasi anaknya dengan berbagai alasan.

 Tetapi, persoalan seperti ini sebenarnya tidak hanya terjadi di Indonesia saja loh?!

Penolakan pemberian vaksin juga mejadi sebuah issue global yang kompleks dan terus mendapatkan perhatian. Sekretaris Komisi Fatwa MUI, Dr.H.M. Asrorun Ni'am Soleh,M.A memberikan pencerahan mengapa persoalan ini bisa terjadi.

Menganalisa keraguan pada imunisasi atau pemberian vaksin membutuhkan pemahaman mendalam. Mulai diagnosis akar masalah, strategi berbasis bukti yang disesuaikan untuk mengatasi penyebabnya. Karena ketika memahami keragu-raguan vaksin, harus dicatat bahwa ada banyak faktor penentu yang saling terkait

Di luar negeri persoalan penolakan pemberian imunisasi umumnya berkaitan dengan faktor KIPI (kejadian Ikutan Pasca Imunisasi) seperti adanya gangguan kesehatan, penyebab autisme dan kematian. Meskipun klaim ini sebenarnya telah terpatahkan. Tidak ada penjelasan ilmiah dan empiris yang dapat membuktikan setiap kejadian pasca Imunisasi adalah karena vaksin.

Di Indonesia, penolakan imunisasi yang umum terjadi selain dari faktor KIPI namun juga adanya keyakinan jika vaksin yang di gunakan untuk imunisasi berasal dari bahan-bahan dengan kandungan yang di haramkan masuk di ke dalam tubuh.

Masalah geografis juga menjadi salah satu penyebab banyak anak tidak di imunisasi, terutama di daerah terpencil, pedalaman yang sulit di jangkau dan di akses petugas kesehatan. Distribusi vaksin ke daerah-daerah terpencil seringkali menjadi penyebab kurang meratanya persebaran pemberian vaksin di berbagai wilayah.

Target pemerintah adalah semua anak di Indonesia bisa di imunisasi, maka pemerintah berusaha sekuat tenaga agar harapan ini tercapai, oleh karena itu pemerintah melalui departemen kesehatan intens mengedukasi masyarakat agar tidak ragu dan mau mengimunisasi anak-anaknya.

Akan hal persoalan yang terkait dengan keyakinan, khususnya keyakinan dalam agama islam, beberapa memang ada yang umumnya sulit sekali di berikan pemahaman tentang imunisasi, karena keyakinannya sudah terbentuk. Meskipun issue halal dan haram vaksin sudah terjawab dengan adanya fatwa MUI yang membolehkan pemberian vaksin yang merupakan bagian dari upaya pencegahan penyakit sebagai bentuk pengobatan.

                              Pekan Imunisasi Dunia 2019, Imunisasi Lengkap Indonesia Sehat

Secara syariat pemberian vaksin adalah sesuatu yang berkenaan dengan ikhtiar atau usaha manusia yang ingin mengubah keadaan. Pemberian imunisasi juga tidak relevan sebagai sesuatu yang mendahului kehendak Allah, mengingat kenyataan tentang bahaya penyakit yang bisa di cegah dengan imunisasi sudah banyak di saksikan.

Mengenai ikhtiar, Allah Swt selalu memotivasi hambaNya untuk senantiasa berusaha jika ingin mengubah keadaan. Dan, menjalankan ikhtiar bagi seorang muslim juga menjadi bentuk ibadah.

Pemberian vaksin telah dilakukan di banyak negara. Dari negara maju seperti Eropa dan Amerika, negara berlembang hingga negara ketiga. Di antara negara-negara ini juga terdapat negara dengan mayoritas muslim seperti Mesir, Saudi Arabia bahkan Palestina yang juga melakukan vaksin.

Mengenai kandungan bahan yang di khawatirkan sebagai najis dan haram fatwa MUI juga memberikan jawaban secara lengkap dalam Fatwa MUI Nomor 4

Pekan Imunisasi Dunia 2019, Imunisasi Lengkap Indonesia Sehat


 Dengan adanya fatwa MUI  jadi  tidak perlu ragu lagi untuk melakukan imunisasi.Yang punya anak dan belum imunisasi, segeralah lakukan imunisasi, tidak ada kata terlambat, beberapa vaksin yang sudah di siapkan pemerintah bisa di dapatkan di posyandu secara gratis, di antaranya yang paling antar adalah vaksin MR (Measles Rubella)

Pekan Imunisasi Dunia 2019, Imunisasi Lengkap Indonesia Sehat


Pada prinsipnya, imunisasi adalah pilihan. Pemerintah tidak memiliki kuasa memaksa masyarakat agar anaknya di imunisasi. Namun memenuhi hak hidup sehat untuk anak adalah kewajiban orangtua, dan imunisasi adalah salah saru caranya.

                                  Pekan Imunisasi Dunia 2019, Imunisasi Lengkap Indonesia Sehat
Anak tidak cukup di beri makan saja untuk sehat dan tumbuh berkembang, jadi berikan imunisasi agar masa depan kesehatan anak lebih terjamin di masa depan. Oiya ini salah satu pengalaman saya beberapa waktu lalu melakukan imunisasi MR pada si kecil, alhamdulillah anaknya kooperatif dan pintar nggak pakai lama dan susah saat di imunisasi, tidak menangispun. Setelah di imunisasi juga semuanya baik-baik saja.


Pekan Imunisasi Dunia 2019, Imunisasi Lengkap Indonesia Sehat

Yuk! Bersama kita semangat meyambut Pekan Imunisasi Dunia 2019 Imunisasi Lengkap Indonesia Sehat.
Kemeterian kesehatan akan melakukan banyak kegiatan untuk di pekan Imunisasi Dunia di antarnya ada lomba karya tulis oleh jurnalis, lomba karya tulis ilmiah oleh profesi, lomba mewarnai dan story telling tentang imunisasi pada sekolah-sekolah di Jakarta, dan puncaknya akan di lakukan  tanggal 23 April 2019 dengan bersama-sama melakukan senam sehat dengan latar belakang musik jingle imunisasi di fasilitas umum lapangan kantor Dinas Kesehatan, Puskesmas atau lapangan terbuka, dan lain-lain

Selain itu akan ada juga kegiatan Jalan Sehat bersama keluarga (peserta siswa/I Sekolah Dasar/Madrasah/Sederajat dan keluarga, Guru, dll) di Lapangan Monas tanggal 28 April 2019 dan Temu Ilmiah Bersama IDAI pada tanggal 30 April 2019

Semoga kegiatan ini sukses dan berjalan lancar, sama-sama kita dukung  Pekan Imunisasi Dunia 2019 untuk anak Indonesia sehat di masa depan.

Mengumpulkan sejuta orang. Jika itu di lakukan dalam sebuah kegiatan, kira-kira berapa besar ruang dan tempat yang di perlukan? Perlu berapa lama untuk bisa mengumpulkan orang sebanyak itu?

Di tengah musim kampanye politik seperti saat ini, mengumpulkan orang sebanyak itu mungkin bukan hal yang aneh ya. Tapi jika sebuah kampanye edukasi untuk orangtua berhasil mengumpulkan partisipasi sejuta orang, ini adalah pencapaian yang luar biasa.

Teman-teman mungkin masih ingat di bulan Februari lalu, saya menghadiri sebuah acara bersama Dancow Advanced Excelnutri+ yang mengajak masyarakat, khususnya orangtua, ibu-ibu, bapak-bapak yang memiliki anak usia balita bergabung dalam sebuah gerakan untuk mendukung sejuta aksi dengan hastag #IyaBoleh anak-anaknya, cerita lengkapnya saya tulis di sini:

Ibu, Yuk! Katakan "Iya Boleh" Lebih Sering Untuk Perkembangan Optimal Karakter Anak

Tanpa perlu menunggu waktu lama, bahkan hanya dalam jangka waktu dua bulan setelah di luncurkan, ternyata angka itu sudah terpenuhi loh! Bahkan melebihi.

Padahal, saat saya mengikuti program ini masih berada di angka 100ribuan. Mantul banget yaa!?

Merayakan Sukses Gerakan Sejuta #IyaBoleh Sekaligus Peluncuran Modul IyaBoleh Dancow

Ternyata banyak sekali orangtua yang aktif, peduli dan memahami pentingnya dukungan terhadap eksplorasi, dan sosial  Kecil agar dapat tumbuh berkembang menjadi anak unggul.

Merayakan kesuksesan tercapainya Gerakan sejuta "IyaBoleh" senang sekali hari sabtu lalu tanggal 6 April 2019 lalu saya hadir di meriah dan semarak kebahagiaan tercapainya angka satu juta dukungan aksi "IyaBoleh"

Perayaan ini di adakan dalam sebuah venue "Dancow Iya Boleh Camp" yang berlangsung di Citos, Cilandak Town Square Mall.

Merayakan Sukses Gerakan Sejuta #IyaBoleh Sekaligus Peluncuran Modul IyaBoleh Dancow

Suasana ramai sejak pagi, dengan warna kuning khas Dancow mendominasi isi mall Citos. Saya mnengajak si mbul Kian yang sudah excited banget ingin jalan-jalan. Di ingat-ingat memang sudah lumayan lama juga Mbul nggak jalan-jalan ke mall. Akhirnya yess!

Acara yang di mulai tepat pukul 10 pagi, di awali dengan sambutan dari ibu Lidya Sahertian Brand Manager Dancow Advanced Excenutri, juga penampilan dan wawancara spesial dengan artis cilik idola anak-anak Maisha Kanna dan ibunya, ibu Arlinka.


Merayakan Sukses Gerakan Sejuta #IyaBoleh Sekaligus Peluncuran Modul IyaBoleh Dancow

Maisha Kanna adalah salah satu contoh sukses anak unggul Indonesia yang selalu mendapat support "IyaBoleh" dari kedua orangtuanya.

Menyanyikan dua buah lagu yang salah satunya berjudul "Ibuku Cantik" penampilan Maisha yang berbakat berhasil membuat saya kagum.

Soal ini sebenarnya bukan kali pertama saya amaze dengan performa Maisha Kanna, beberapa waktu lalu saya juga sempat menonton langsung aksi Maisha atau yang biasa di panggil Mimi dalam drama musikal "Dongeng Pohon Impian" dlam drama ini Maisha memerankan tokoh utama, anak perempuan yang sering merasa kesepian bernama Angan.

Merayakan Sukses Gerakan Sejuta #IyaBoleh Sekaligus Peluncuran Modul IyaBoleh Dancow

Maisha Kanna memang mulai di kenal sejak dirinya berperan dalam drama musikal, debut pertama dan langsung menarik perhatian adalah ketika bermain dalam Drama Musikal "Petualangan Sherina" di mana Maisha berperan menjadi Sherina, dan kemudian bermain juga dalam film inspiratif "Kulari Ke Pantai"

Saya mendapat banyak inspirasi berharga dari obrolan Maisha dan ibunya. Tumbuh sebagai anak aktif Maisha sejak kecil memang sangat suka bereksplorasi dan tampil di depan umum. Percaya diri, aktif dan berani adalh potensi utama yang sejak dini telah di pahami, makanya apapun kegiatan yang di lakukan sebisa mungkin IyaBoleh selalu menjadi pilihan.

Namun, ternyata pernah loh suatu kali Maisha membuat orangtuanya berada dalam keraguan, untuk iya atau tidak mendukung kegiatannya, yaitu saat Maisha meminta untuk mengikuti kegiatan Gimnastik.

Ya, sudah terbayang sih yaa. Gimnastik membutuhkan stamina, kelenturan dan kesiapan menghadapi resiko yang cukup bikin deg-degan, bisa cedera, terkilir, jatuh atau terluka. Namun karena keinginan dan komitmen yang kuat benar-benar di tunjukkan oleh Maisha, semua bisa di atasi.

Sebagai sesama ibu, saya bisa membayangkan effort dan usaha orangtua Maisha Kanna. Luar biasa dan inspirasi yang keren, mampu mendidik putrinya cemerlang di usia muda.

Memang benar adanya jika setiap anak memiliki potensi, namun tetap orangtua, pihak yang paling bertanggung jawab terhadap pembentukan karakter anak.

Hal ini persis seperti yang di ungkapkan oleh Drs Hendra Jamal, MsiDeputi Pemenuhan Hak Anak Atas Kesehatan dan Kesejahteraan Kementerian Pemberdayaan perempuan dan perlindungan Anak Republik Indonesia yang hadir dalam acara ini.

Masa depan Indonesia berada di tangan sekitar 33,4% atau sekitar 83,4 juta anak Indonesia. Untuk itu semua anak Indonesia harus di penuhi hak-haknya dan di lindungi. Hak anak merupakan bagian dari hak asasi manusia yang wajib dan di jamin serta di penuhi oleh orangtua juga masyarakat, pemerintah dan negara.

Membentuk generasi emas di tahun 2045, dan maksimal memanfaatkan bonus demografi 70% di mana penduduk Indonesia berada di usia produktif adalah sebuah cita-cita jangka panjang yang menjadi tujuan pemerintah saat ini.

Untuk itu gencar di lakukan sejak beberapa tahun ini, berbagai upaya, bagaimana caranya peningkatan kualitas anak-anak baik secara fisik dan mental terus terjadi, sehingga bila waktunya tiba semua sudah siap tinggal landas.

Penurunan angka stunting, pemenuhan gizi optimal dan pembentukan karakter anak dengan kecakapan dan karakteristik unggul yang siap berkiprah di kancah global menjadi harapan semua pihak.

Merayakan Sukses Gerakan Sejuta #IyaBoleh Sekaligus Peluncuran Modul IyaBoleh Dancow

Gerakan sejuta "IyaBoleh" sesuai dan sejalan banget yaa dengan cita-cita besar ini karena dengan sering mengatakan "Iya Boleh" kepada anak  memberikan banyak manfaat terhadap karakter dan tumbuh kembang anak. IyaBoleh memungkinkan anak bebas bereksplorasi, dengan catatan semua di lakukan dalam pengawasan, dorongan, dan dukungan yang tepat dari orangtua.

Eksplorasi yang tepat akan sangat membantu si kecil dalam mengembangkan lima potensi karakter penting yaitu Berani, Cerdas, Peduli , Kreatif dan Pemimpin.

Bagaimana mengetahui apakah eksplorasi yang di lakukan anak-anak sudah tepat dan sesuai?

Soal ini saya yakin banyak orangtua yang memiliki pertanyaan sama. Karena kalau semua yang di lakukan anak harus di setujui dan IyaBoleh, bagaimana ketika anak-anak melakukan hal yang tidak lazim, ekstrem. berbahaya, dan tidak patut di setujui, apa bisa mendapatkan pembenaran dengan IyaBoleh?

Apa batasan, do's and dont's dalam mendukung aksi IyaBoleh anak-anak?

Nah! Memahami kegalauan dan kebingungan orangtua dalam mencari tahu apakah sifat permisif dukungan aksi IyaBoleh anak-anaknya sudah tepat. Di perayaan kesuksesan Gerakan Sejuta IyaBoleh Dancow parenting Centre juga meluncurkan E-Book, Modul Anak Unggul Indonesia. 

Merayakan Sukses Gerakan Sejuta #IyaBoleh Sekaligus Peluncuran Modul IyaBoleh Dancow

Modul Anak Unggul Indonesia diluncurkan dengan kemeriahan. lewat aksi anak-anak bermain drumband. 
Modul ini tersedia dan dapat di akses dan di unduh gratis melalui laman "Dancow Parenting Center".

Modul Anak Unggul Indonesia di susun oleh para ahli dan pakar dari Dancow Parenting Center, yang terdiri ahli Gizi, dokter anak, psikolog anak. Tiga di antara tokoh penting di Dancow parenting Center yang juga menyusun Modul Anak Unggul Indonesia, hadir di acara ini yaitu:

Merayakan Sukses Gerakan Sejuta #IyaBoleh Sekaligus Peluncuran Modul IyaBoleh Dancow
  • Pakar nutrisi, Prof. Dr.dr. Saptawati Badarsono M.Sc
  • Psikolog, Ratih Ibrahim
  • Dokter anak,  Prof. Dr.dr. Soedjatmiko SpA(K) M.Si

Dalam Modul Anak Unggul Indonesia orangtua bisa mendapatkan panduan 101 kiat parenting dalam mendukung aksi IyaBoleh anak-anak dengan tiga pilar utama yaitu Nutrisi, Stimulasi dan Cinta, dengan mempelajari modul ini sebagai orangtua kita juga dapat mempelajari seperti apa sih konsep dan konteks dari Anak Unggul Indonesia secara luas.

Merayakan Sukses Gerakan Sejuta #IyaBoleh Sekaligus Peluncuran Modul IyaBoleh Dancow

Ditengah perkembangan zaman, teknologi dan tren yang terus berubah-ubah orangtua juga perlu beradaptasi, termasuk dalam hal parenting. Apa yang di terapkan orangtua kita di masa lalu mungkin ada yang sudah tidak relevan dengan masa kini, pun demikian  dengan opsi pemberian sumber nutrisi yang kini semakin beragam, berbeda dengan di masa lalu.

Merayakan Sukses Gerakan Sejuta #IyaBoleh Sekaligus Peluncuran Modul IyaBoleh Dancow

Memiliki kandungan spesifik dan memberi manfaat peningkatan status gizi dan menunjang tumbuh kembang, adalah  poin penting, dan untuk hal ini salah satu contohnya adalah dalam pemilihan susu yang memberi perlindungan untuk pencapaian imunitas optima yang memiliki nutrisi dengan kandungan prebiotik, lacto baccilus rhamnosus, juga serat pangan inulin yang berfungsi membentuk ketahanan dan perlindungan tubuh alami terhadap serangan bakteri, kuman, virus dan lain-lain, yang terdapat dalam Dancow Advanced Excelnutri+

Perayaan kesuksesan gerakan Sejuta IyaBoleh dan peluncuran Modul Anak Unggul Indonesia. Selain di Jakarta, juga serentak di lakukan di beberapa kota besar yaitu Jogjakarta dan Makassar.

Menambah keseruan, sempat di lakukan teleconference untuk bersama merasakan perayaan kesuksesan gerakan Sejuta IyaBoleh. Anak-anak juga senang banget karena seusai acara peluncuran Modul Anak unggul Indonesia, mereka bebas bermain di area playground yang sudah  di siapkan.

Jadi, bagaimana ibu-ibu! Ingin mendukung aksi IyaBoleh tapi masih bingung atau takut dan ragu-ragu, harus banget deh di pelajari atau download sekalian Modul Anak Unggul Indonesia, sama-sama kita dukung dan wujudkan Generasi Emas, anak Indonesia Unggul di tahun 2045





Bagi sebagian orang tua, bulan-bulan awal tahun antara Februari hingga April seperti saat ini adalah masa yang cukup membuat deg-degan, khususnya untuk yang memiliki anak yang sedang mengikuti Ujian Nasioanal.

Dan, itulah yang saya rasakan di tahun ajaran ini. Si sulung baru saja selesai mengikuti Ujian Nasional dan sedang menunggu hasilnya. Teman-teman pembaca, adakah yang seperti saya juga? Menanti hasil Ujian Nasional anak?

Sebagai orangtua, kita semua tentu mendoa'akan dan mengharapkan hasil yang terbaik untuk anak ya. Terlebih  setelah lulus satu tahapan ujian, bukan berarti semua selesai, pintu gerbang baru menanti. Mencari dan memilih sekolah baru.

                          KLIS (Knowledge Link Intercultural School) Kiprah K-Link Membangun Pendidikan Anak Indonesia

Mencari, menemukan, dan memilih sekolah untuk anak, adalah sebuah persoalan yang cukup bikin pusing orangtua. Walaupun keputusan akhir biasanya di tentukan oleh anak-anak, namun tetap saja orangtua juga berperan, memberi gambaran dan kriteria sekolah seperti apa yang akan mereka masuki.

Menemukan sekolah yang tepat dan bisa menempatkan anak-anak pada jalur yang sesuai di segala aspek, baik itu lingkungan, sistem pendidikan,cara belajar, gurunya, fasilitasnya, biayanya, dan lain-lain adalah dambaan, karena sekolah yang tepat memang dapat memberi perbedaan signifikan terhadap perkembangan anak, baik dalam bidang akademis, sosial maupun perilaku (emosi) anak.


“International Forum On Islam, Education, and Global Peace” 

Mendapat  pilihan sekolah yang pas untuk anak-anak, adalah titik awal dan tampak rumit. Dan, mengetahui di mana informasi tentang sekolah-sekolah seperti ini dapat membantu menetapkan pilihan yang baik. Makanya saya senang sekali loh, hari selasa tanggal 9 April lalu, saya menghadiri sebuah seminar pendidikan internasional bertema “International Forum On Islam, Education, and Global Peace” yang berlangsung K-Link Tower, Jakarta.

Seminar ini berlangsung dua hari tanggal 9-10 April 2019. Di selenggarakan berkat kerjasama KLIS (Knowldge Link Intercultural School) dan Asian Islamic Universities Association (AIUA).
Di hadiri dan di isi oleh banyak tokoh pendidikan internasional dari dalam dan luar negeri, diantaranya ada
  • Prof. Dr. M. Amin Abdullah, Mantan rektor UIN Sunan Kalijaga Indonesia
  • Prof. Dr. Amany Lubis, Rektor UIN Syarif Hidayatullah, Jakarta
  • Sheikh Dr. Muhammad Bin Yahya Al-Ninowy, Pendiri Madina Institute dari Amerika
  • Prof. Dr. Dede Rosyada, Professor UIN Syarif Hidayatullah, Jakarta
  • Dr. Mikdar Rusdi, Senior Assistant Professor dari Seri Begawan Religious College, Brunei Darussalam
  • Prof. Dr. Ismal Lutfi Japakya, Rektor dari Fatoni University, Thailand
  • Dato’ Dr. Muhammad Nur Manuty, Chairman of UNISZA, Malaysia
  • Prof. Dr. Dede Rosyada, Professor UIN Syarif Hidayatullah, Jakarta
  • Dr. Mahmod Khatib, Pembicara dari Afrika Selatan
  • Dato Seri Diraja Dr. Zambry, Mantan Menteri Besar Perak, Malaysia
Ramai di hadiri oleh para orangtua yang pastinya sangat concern dengan pendidikan anak-anaknya. Dalam seminar ini saya jadi tahu loh, kalau ternyata sekarang K-Link juga berkontribusi dalam dunia pendidikan, dan memiliki sekolah yang pada hari itu bersamaan dengan pembukaan seminar juga di lakukan soft launching yaitu, KLIS (Knowldge Link Intercultural School)

Kenalan dengan KLIS (Knowldge Link Intercultural School) Sekolah KLIS

Saya yakin banyak yang tidak asing begitu mendengar nama K-Link. Perusahaan pioneer, terbesar dan terdepan di bidang penjualan yang menggunakan sistem MLM. Bukan sembarang MLM. Konsep bisnis K-Link telah tersertifikasi halal dan sesuai syariah. Berbisnis di K-Link para anggotanya di dorong bukan semata mengejar uang, tetapi bagaimana membangun karir, membangun jejaring dengan sistem yang terukur, terarah dengan hasil yang berkah


CEO K-Link Dato' M. Radzi Saleh, secara resmi meluncurkan kehadiran KLIS (Knowldge Link Intercultural School) Sekolah KLIS



KLIS  adalah sekolah intercultural dan internasional yang di peruntukkan untuk siswa berusia 6 - 18 tahun. Menggunakan standar pendidikan kelas dunia mengikuti Kurikulum UK/Cambridge yang dikombinasikan dengan prinsip dan nilai-nilai Islami, dengan berbagai keunggulan di antaranya

  1. World Class Cambridge Primary Curriculum
  2. World Language Studies 
  3. Islamic, Quranic Studies & Moral Education 
  4. Young Scientist Program
  5.  Social Studies & Life Skills 
  6. Physical Education & Endurance Skills 
KLIS saat ini terdiri dari beberapa jenjang yaitu:

  • KLIS Primary sekolah international tingkat SD (Sekolah Dasar) berbasis kurikulum Cambridge dan berbasiskan pendidikan agama Islam, di mana Tingkat keberhasilan siswa dinilai secara progresif dengan tolak ukur penilaian: Progression Test (penilaian yang dilakukan oleh guru KLIS per mata pelajaran), Checkpoint Tests (penilaian yang dilakukan Cambridge international Examiners, KLIS akan melakukan Junior Al Hafeez Test (minimum 2 juz) dan UASBN Ujian Nasional. 
  • KLIS Secondary Sekolah Menengah setingkat SMP adalah sekolah yang juga menggunakan kurikulum Cambridge=Oxford AQA dan menekankan pada nilai-nilai Islam dengan memberikan standar pendidikan  terbaik serta berbagai kegiatan ekstrakurikuler yang bertujuan untuk menghasilkan individu yang seimbang, peduli, percaya diri dan pandai berkomunikasi, aktif inisiatif dalam memperbaiki komunitas dan lingkungan
  • K-Link Care Center yang memberikan pendidikan untuk anak-anak berkebutuhan khusus (special needs children) anak-anak yang membutuhkan penanganan ekstra, intensif dan komprehensif untuk membantu tumbuh kembangnya agar berkembang secara maksimal.
Sebagai informasi, Kurikulum Cambridge adalah salah satu kurikulum pendidikan yang paling di segani di dunia. Kurikulum ini memberikan kerangka kerja terstruktur pada  mata pelajaran inti seperti Bahasa Inggris, matematika dan sains dengan membekali siswa keterampilan dan pengetahuan utama dalam persiapan untuk sekolah selanjutnya.


Dimana sekolah KLIS? 

Knowledge Link Intercultural School (KLIS) Primary berlokasi di  Jl. Pintu 3 Sentul Sirkuit, Bogor. Di tempat ini anak-anak akan belajar dalam suasana yang menyenangkan di tengah lingkungan intercultural, dengan fasilitas lengkap, yang dapat memberikan stimulus yang intensif, d antaranya perpustakaan, ruang Teknolgi Informasi, kolam renang, dan olahraga lain, ruang memasak, ruang musik, ruang serbaguna, musholla dan lain-lain.


Melihat KLIS yang berkurikulum International, dan menitik beratkan pada pada pendidikan Islam, sepakat nggak sih kalau saya bilang ini adalah kombinasi yang ideal dalam mendidik anak-anak, mengingat mereka harus siap berada di tengah kancah global.

Anak-anak perlu di persiapkan dalam ekosistem pendidikan intercultural, berwawasan International agar menjadi generasi yang memahami nilai-nilai ajaran Islam sejak dini. Serta mampu membawa arus baru yang lebih maju, yang membawa islam rahmatan lil alamiin kepada masayarakat dunia.

Pendidikan dasar adalah faktor penting dari perjalanan belajar seseorang, pendidikan dasar yang baik akan memberikan pilar yang kuat untuk pendidikan selanjutnya dan tentu saja akan ikut membentuk masa depan bukan hanya siswa, tetapi juga dunia yang lebih baik.

KLIS Primary jawaban banget ya buat para orang tua yang mencari sekolah international yang juga memberikan perhatian utama pada pendidikan agama islam, di KLIS siswa yang cerdas itu harus berkembang kecerdasan intektualnya sekaligus bagus pemahaman agama dan keterampilan membaca Al-Qur’annya.

Selain di adakan peluncuran di gedung K-Link, Knowledge Link Intercultural School (KLIS) Primary juga mengadakan soft launching yang bertempat di sekolah KLIS, Pada acara soft launching ini  di isi dengan tausiyah dari Ustadz Abdul Somad (UAS) yang mengambil tema Islamic Parenting.

Tujuan digelarnya acara soft lauching dengan mengundang UAS salah satunya untuk memperkenalkan sekolah KLIS Primary dan memberi kesempatan kepada para orang tua untuk dapat melihat secara langsung fasiltas sekolah KLIS Primary.

Jadi, siapa di antara teman-teman pembaca yang sedang mencari sekolah untuk di tahun ajaran baru nanti, tidak ada salahnya jadwalkan school visit ke Knowledge Link Intercultural School (KLIS) untuk mendapatkan informasi yang lebih jelas.

Teknologi digital mengubah dunia kita. Setiap hari, selalu ada saja inovasi terus-menerus, realitas teknologi baru yang mengubah semua aspek kehidupan pribadi, bisnis, budaya, sosial, di tengah masyarakat.

Beberapa hari lalu dalam percakapan dengan salah seorang anak saya di sela santai dirumah, saya bercerita tentang banyaknya perbedaan yang sangat mencolok saat saya seusia mereka. Entah yang mana yang lebih baik, yang pasti setiap orang memang memiliki zamannya masing-masing..

Namun, merasakan juga hidup di era yang di tunjang berbagai kemampuan perangkat lunak, memberi konsep baru bagi saya tentang arti kebebasan, tanggung jawab, dan kebahagiaan, dampak dari keberadaan infrastruktur digital yang dibangun berbasis "Internet of things" yang telah mengubah cara berinteraksi dalam banyak hal, termasuk dengan cahaya dalam ruangan.

Cahaya Dalam Ruangan Dapat Mempengaruhi Emosi

Yes, ternyata cahaya dalam ruangan yang kita tempati dapat mempengaruhi emosi, mood dan suasana hati kita loh teman-teman.

Wawasan baru ini saya dapati ketika saya beberapa waktu lalu, tepatnya tanggal 5 April menghadiri sebuah acara penandatanganan kerjasama antara Signify (Euronext:Light) dengan distirbutor gadget berteknologi tinggi, Erajaya untuk menghadirkan Phillips Hue di toko-toko pilihan Erajaya seluruh Indonesia

Acara ini juga menghadirkan sesi talkshow dengan narasumber yang kompeten dalam urusan pencahayaan, antara lain Burhan Norr Said, Head of marketing Signify Indonesia, Ren Katili arsitek berpengalaman yang fokus pada bangunan tropis, dan Ellyse Sinsilia praktisi gaya hidup digital yang multi tasking dan penyuka kegiatan traveling yang kini bekerja sebagai director di Makna Creative

Bertema "Smart Living dengan Pencahayaan Terkoneksi Philips Hue" saya jadi semakin paham nih mengapa  segala sesuatu yang kita masukkan ke dalam sebuah ruangan sedikit banyak berkontribusi terhadap suasana di dalamnya dan daftarnya bisa berbeda untuk setiap jenis kamar, dan pencahayaan adalah salah satu hal paling yang relevan. 

Apakah sebuah lampu hias menggantung di ruang keluarga atau serangkaian lampu LED di bawah kabinet atau lampu di nakas sudut ruangan, semuanya memiliki peran, bukan hanya dekoratif tetapi juga untuk membuat ruangan terasa lebih ramah dan nyaman

Para peneliti mencatat bahwa kemampuan cahaya terang untuk membuat orang merasa lebih hangat bisa ada hubungannya dengan peningkatan intensitas emosi, ini dapat membuat semua perbedaan dan dapat memutuskan apakah ruangan terlihat dingin dan keras atau hangat dan menyejukkan.


Efek ini muncul karena cahaya mendasari persepsi panas, dan persepsi panas dapat memicu sistem emosional. Namun, bagaimana jika ada cahaya yang tercipta dari lampu yang memungkinkan penggunanya mengendalikan sendiri dan menciptakan suasana yang tepat untuk setiap momen sesuai keinginan?

Konsep pencahayaan inilah yang di lakukan oleh Philips Hue. Mendapat pemaparan lengkap langsung dari bapak Burhan Noor Said, Head of Marketing Signify Indonesia, saya takjub banget dengan kecanggihan teknologi Philips Hue

Lampu Philips Hue, Lampunya Lampu. Lebih Lampu dari Lampu

Yup, mengutip apa kata pak Ndul yang terkenal dengan jargon "Intinya inti" "Ahlinya ahli" "Lebih asli dari asli" menurut saya Lampu Philips Hue pas banget sama ungkapan ini. Lampu Philips Hue mengubah cara konvensional menggunakan lampu.

Apa itu Lampu Philips Hue

Lampu Philips Hue adalah sebuah sistem pencahayaan yang terkoneksi, inovasi dari Signify (Euronext:LIGHT) sebuah perusahaan global, pemimpin dunia di bidang pencahayaan baik untuk kalangan profesioanal, perkantoran maupun perumahan.


Dengan lampu Philips Hue, kita bisa mengatur sendiri sistem pencahayaan dalam ruangan sesuai dengan setting yang di inginkan. Mulai dari menyalakan, menerangkan, meredupkan, mengatur warna lampu, intensitasnya, tema lampu, mematikan hingga mengendalikannya dari jarak jauh, dengan menggunakan gadget atau smartphone yang terhubung internet.

Jadi, misalnya ketika kita akan pergi keluar kota, meninggalkan rumah dalam jangka waktu tertentu dengan lampu Philips Hue ini kita bisa loh mengatur cahaya lampu di rumah saat di perjalanan atau di tempat tujuan, agar rumah kita tidak menjadi target pencurian rumah kosong. Atau ketika kita merasa bete kurang liburan pingin piknik tapi nggak punya dana cukup, kita bisa setting cahaya lampu di rumah dengan suasana ala-ala Eropa, atau suasana pantai, keren yaa!

Memiliki 450 aplikasi dari layanan pihak ketiga apa yang di tawarkan lampu Philips Hue menawarkan banyak keunggulan:


  • Kemungkinan tanpa batas, Philips Hue tidak hanya menerangi tetapi juga memberikan sensasi dan pengalaman luar biasa dari ujung jari dalam mengubah suasana ruangan apapun dengan mudah menggunakan cahaya. Dengan spektrum 16 juta pilihan warna, temukan warna yang paling tepat untuk menciptakan suasana tertentu dan dapat di selarasakan dengan lagu, film, games atau suasana apapun yang kita suka
  • Momen, sesuaikan rutinitas dengan Philips Hue yang dapat di gunakan untuk membangunkan dengan lembut, memberi semangat membantu konsentrasi, dan memberikan suasana lingkungan yang optimal, bukan hanya untuk tidur namun juga untuk belajar, bekerja, bersantai dan aktivitas lainnya
  • Ketenangan pikiran, dengan menggunakan fitur jadwal untuk mengatur urusan sehari-hari, Philips Hue dapat di otomatis mati dan menyala sesuai jadwal, memberi rasa aman ketika harus meninggalkan rumah.

Cara Pengoperasian Philips Hue 

Setelah mengetahui apa itu itu sistem pencahayaan Philips Hue, lalu bagaimana cara kerja atau cara mengoperasikan Philips Hue?

Philips Hue terkoneksi dengan internet, maka di butuhkan jaringan internet jika kita ingin mensetting tata cahaya yang di inginkan. Lalu bagaimana jika internet mati, apakan Philips Hue bisa tetap di gunakan? Bisa, yaitu dengan cara manual dan pilihan yang terbatas.

Untuk menggunakan Philips Hue kita memerlukan lampu Philips Hue, dan sebuah alat namanya Bridge Hue, semacam adaptor pintar yang menjadi kunci pengaturan Philips Hue, lalu download aplikasi Philips Hue di Apps store atau play store android secara gratis.

Pemasangan instalasi Philips Hue juga tidak sulit loh, bisa di kerjakan sendiri atau oleh pekerja yang mengerti soal listrik. Philips Hue ini bisa di terapkan baik itu di rumah lama atau rumah yang baru di bangun. Namun jika ingin lebih maksimal Philips Hue juga memberikan layanan instalasi pemasangan dan edukasi cara pemakaian Philips Hue.

Lampu atau bohlam Philips Hue di buat dengan  teknologi LED maka sudah dapat di jamin mampu menghemat energi hingga 90% dengan usia pencahayaan yang maksimal hingga mencapai 25.000 jam atau kurang lebih 15 tahun, ini sudah pasti bikin hemat listrik dan hemat biaya ganti-ganti lampu baru.


Untuk mendapatkan pengalaman terlebih dahulu sebelum ingin menggunakan lampu Philips Hue, teman-teman bisa nih mencoba dan merasakan seperti apa ekosistem Philips Hue di Philips Hue Experience Zone yang ada di Urban Republic Mal kelapa Gading dan Urban republic Gandaria City. Dan, nanti sekalian deh kalau mau beli bisa langsung melipir ke gerai Erafone yang semuanya merupakan bagian dari usaha Erajaya.

Signify bekerjasama dengan Erajaya untuk mendistribusikan Philips Hue

Di acara ini saya menyaksikan penandatangan Signify bekerjasama dengan Erajaya, dalam mendistribusikan Philips Hue, menurut Hasan Aula CEO Erajaya, konsumen Indonesia memiliki tanggapan yang baik terhadap pemberdayaan teknologi digital untuk kebutuhan sehari-hari, maka sudah sewajarnya jika Erafone menampilkan Philips Hue sistem pencahayaan yang populer.


Philips Hue telah di distribusikan kepada kurang lebih 80 gerai Erafone termasuk juga Urban Republic di seluruh Indonesia, kedepan Signify dan Erajaya bermaksud akan menambah gerai Philips Hue Experince Zone di lebih dari 25 gerai di kota besar lainnya. Untuk harganya bervariasi karena Philips Hue memiliki paket-paket starter pack dengan isi satu lampu hingga 6 lampu, mulai dari Rp600.000 ribuan.

Untuk harga memang terasa lumayan ya untuk sebuah harga lampu. Namun Lampu Philips Hue bukan sekadar lampu biasa. Harga yang di tawarkan tentu relatif karena jauh lebih bernilai karena sensasi momen, pengalaman dan perasaan yang di hadirkan, bahkan mungkin ini sesuatu yang tidak terukur dengan uang, rasa nyaman, ketenangan. 

Nah, buat yang penasaran seperti apa sih rasanya ruangan kita menggunakan Philips Hue, harus di coba nih ya Experience zone, atau nggak usah coba-coba deh langsungs saja beli di gerai Erafone.



Ada begitu banyak cerita pilu perempuan dalam masyarakat kita. Sudah bukan berita aneh jika media kita mulai dari media besar, hingga media sosial memberitakan tentang potret gelap kisah-kisah perempuan.

Dan, hal yang umum terdengar ketika seorang perempuan berbicara tentang betapa buruknya mereka diperlakukan oleh pria, tetapi bagaimana dengan ketika  memperlakukan sesama perempuan? Di tempat kerja, di lingkungan, rumah, sekolah, masyarakat?

Nah, tentu ini harus menjadi perhatian kita semua dong ya, sesama perempuan.

Ketika kita ingin di perlakukan secara adil, menginginkan upah yang sama, perlakuan yang sama, dan sebagainya hingga mencapai status yang setara dengan rekan pria atau pasangan kita sebagai wanita, maka itu harus dimulai dari kita, Perempuan yang saling mendukung, memberi kekuatan sesamanya.

Spirit dan semangat itulah  yang di bawa dan di gaungkan dalam sebuah acara yang saya ikuti hari sabtu lalu, tanggal 30 Maret 2019, di lapangan parkir Carefour Lebak Bulus Jakarta Selatan.

Hari itu ratusan perempuan berkumpul dalam satu area untuk membagikan kekuatannya dalam event yanng di gelar oleh Lactacyd Hygiene dengan tema "Share Your Power" sebagai bagian dalam peringatan Hari Perempuan Internasional, yang biasa di peringati setiap tanggal 8 Maret.


                             "Share Your Power" Lactacyd, Meneguhkan Semangat Saling Menguatkan Sesama Perempuan



Beruntung sekali saya bisa mengikuti acara ini. Acara yang mengingatkan kembali semangat kebersamaan sesama perempuan. Di gelar sejak pagi dengan serangkaian acara menarik dan edukatif. Dari senam Zumba di pagi hari, juga ada bincang seru bersama para perempuan hebat, serta aneka booth dan stand yang menampilkan aneka kreativitas, acara ini menggugah saya semakin meresapi bagaimana seharusnya perempuan memilih untuk mengambil langkah, menjadi pemimpin serta memiliki persahabatan yang sehat dan bahagia.

Salah satunya di ungkapkan oleh ibu Misiyah, direktur Instutut Kapal Perempuan Indonesia, yang menjadi narasumber di acara ini.

KAPAL Perempuan adalah singkatan dari Lingkaran Pendidikan Alternatif untuk Perempuan, didirikan pada tanggal 8 Maret 2000 bertujuan untuk membangun gerakan perempuan dan gerakan sosial yang mampu mewujudkan keadilan sosial, kesetaraan dan keadilan gender serta perdamaian di ranah publik dan privat.

Di bentuk untuk menyikapi situasi konflik dan kekerasan akibat politik identitas berbasis suku dan agama yang terjadi di berbagai daerah di Indonesia dan prihatin terhadap pelanggaran hak-hak asasi perempuan, banyak kegiatan telah di lakukan di Institut Kapal Perempuan mulai dari menyusun konsep dan metodologi pendidikan untuk perempuan, menyelenggarakan training-training, pengorganisasian dan mengembangkan alat monitoring dan evaluasi berperspektif gender dan komunitas.

 "Share Your Power" Lactacyd, Meneguhkan Semangat Saling Menguatkan Sesama Perempuan

Ibu Misiyah bercerita tentang pengalamannya mendampingi banyak perempuan yang terpapar konflik dan masalah di berbagai daerah. Diluar sana masih banyak sekali perempuan yang terbelenggu, terintimidasi, mengalami pemiskinan, pembodohan, kekerasan, pelecehan dan hal kurang menyenangkan lainnya.

Patut bersyukur jika hari ini kita sebagai perempuan memiliki akses dan kesempatan yang lebih baik, untuk itulah kita perlu berbagi kekuatan kepada yang lainnya. Semanagat perempuan yang saling mendukung adalah contoh yang dapat mengilhami bagaimana kita dapat membantu mendorong satu sama lain maju bersama.

Banyak alasan mengapa kita membutuhkan sesama perempuan yang saling menguatkan dalam kehidupan, bukan hanya sekadar bergosip atau belanja-belanja. Lebih dari itu kekuatan yang bisa di hasilkan oleh perempuan bisa sangat tidak terbatas. Karena sejatinya perempuan adalah mahkluk yang kuat. Namun, harus di akui langkah kaki yang bisa di bentangkan perempuan seringkali tak bisa cukup lebar.

Beberapa hal yang menjadi batasan pada langkah perempuan, biasanya karena:

  • Perempuan seringkali merasa dirinya tidak kapable atau tidak layak melakukan sesuatu, karena benturan budaya patriarki, aturan dan persoalan sosial lainnya
  • Tidak memiliki ambisi atau keinginan berada di puncak, terlebih jika sudah memiliki anak, semua perhatian tercurah untuk anak.
Menjadi perempuan kuat memang bukanlah hal yang mudah. Saya mendapatkan beberapa intisari penting di acara ini, bagaimana kita bisa menjadi wanita yang kuat di anatarnya:
  • Perempuan harus menempatkan dirinya sendiri sebagai yang utama terlebih dahulu, tentunya tanpa tendensi untuk untuk egois atau mementingkan diri sendiri, dalam hal ini memang di butuhkan kebijaksanaan dan kedewasaan. 
  • Mencintai diri sendiri adalah kunci. Iyes, perempuan yang kuat mampu mencintai dirinya sendiri, menerima dengan lapang kelemahan dan kekurangannya
  • Percaya diri, yakin dengan penampilan, kemampuan dan kekuatan sendiri.
Wah, tentang percaya diri memang penting banbget sih ya. terlebih sebagai perempuan banyak sekali hal yang menyebabkan terjadinya penurunan kepercayaan diri, baik secara fisik maupun mental. Kondisi tubuh kita juga terkadang memberi pengaruh kepercayaan diri, salah satunya ketika mengalami masalah kewanitaan.Seperti keputihan, gatal, bau tidak sedap dan lain-lain.



Namun soal ini bukan halangan dong ya.Di acara ini juga saya mendapatakan informasi dan inspirasi  tentang perawatan area kewanitaan, di anataranya dengan

  • Membersihkan area kewanitaan secara lembut menggunakan air hangat dan keringkan menggunakan tisu atau handuk yang lembut dan tepuk-tepuk pelan hingga kering.
  • Mengganti celana dalam lebih sering, agar kelembapan vagina bisa terjaga dengan baik.
  • Hindari pemakaian sabun wangi, gel, yang  bisa memengaruhi keseimbangan pH serta bakteri di dalam vagina.
  • Jika menggunakan produk pembersih, pilihlah produk yang tetap menjaga keseimbangan Ph salah satunya Lactacyd.
Lactacyd, saya yakin sudah tidak asing dong ya dengan produk yang satu ini. Saya sendiri telah merasakan manfaat dari produk ini ketika mengalami masalah di area kewanitaan. Larutan cair pembersih vagina yang mengandung zat aktif asam laktat dengan lactoserum (pH 3,5).  dapat digunakan saat mandi atau berendam sebagai sabun cair pada bagian luar vaginal. Lactacyd tergolong ringan dan dapat digunakan setiap hari, jadi bisa gunakan jika ingin merasa lebih segar dan terlindungi.

                                 "Share Your Power" Lactacyd, Meneguhkan Semangat Saling Menguatkan Sesama Perempuan
Seru banget acara yang di gelar Lactacyd ini, sebagai perempuan sudah saatnya kita untuk mendukung sesama lebih dari sebelumnya.Berbagi kekuatan dan energi yang menggetarkan dan  benar-benar terasa. Untuk menciptakan dan melakukan hal-hal yang berani, dan meningkatkan volume kreativitas, keinginan dan tindakan. Untuk mendukung pertumbuhan diri sendiri, dan membawa perubahan ke arah yang lebih baik, Persis seperti apa kata Maya Angelou 
Each Time a woman stands up for herself, she stands up for all women~
Ramadhan sebentar lagi..

Nggak terasa ya, selang satu bulan kedepan kita umat islam akan memasuki bulan yang istimewa, bulan suci Ramadan.

Bukan berarti bulan lain tidak istimewa. Namun, bulan Ramadhan memang memiliki banyak keutamaan, bulan mulia yang sarat  hikmah dan sering jadi momentum untuk kita lebih dekat kepada sang pencipta. Berpuasa, beribadah, berbuat kebaikan dan beramal soleh akan mendapat balasan berlipat ganda.

Bagaimana nih teman-teman? Apa yang sudah dipersiapkan untuk menjalankan ibadah puasa di bulan Ramadhan tahun ini?

Ketika membahas ibadah di bulan Ramadan, setiap umat islam pasti maunya ingin maksimal ya! Bagaimana tidak,  tidur pun bisa bernilai ibadah jika di lakukan sesuai ketentuan, makanya perlu persiapan diri lahir dan batin agar bisa melaksanakan ibadah sesuai dengan tuntunan agama.

Selain itu Bulan Ramadan juga biasanya menjadi moment kegembiraan dan suka cita, saat yang pas dan spesial untuk kita berbagi kebaikan dan kebahagiaan dengan keluarga dan orang terdekat, juga kepada mereka yang membutuhkan, orang-orang tidak mampu, orang-orang yang tidak beruntung dan tergolong miskin, agar mereka juga bisa ikut merasakan kegembiraan serta keringanan dari beban hidup yang berat.

Untuk hal ini sebenarnya tidak harus menunggu bulan Ramadan kita bergerak membantu sesama. Tapi ya memang bulan Ramadan semua terasa lebih spesial.

Nah, dalam momentum menyambut bulan Ramadan hari selasa lalu tangga 2 April 2019 saya menghadiri sebuah acara dari Rumah Zakat  yang meluncurkan dua platform inovatif dengan keunggulan layanan kemudahan untuk kita yang ingin berdonasi baik itu infak, zakat, sedekah di Rumah Zakat.

Dua platform tersebut adalah aplikasi Infak.Id dan website: www.lelangbintang.com.

Rumah Zakat, saya yakin teman-teman tidak asing mendengar kata Rumah Zakat. Yes, Rumah Zakat adalah sebuah lembaga swadaya masyarakat yang memfokuskan pada pengelolaan zakat, infaq, shodaqoh dan wakaf secara profesional dengan menitikberatkan program pendidikan, kesehatan, pembinaan komunitas dan pemberdayaan ekonomi sebagai penyaluran program unggulan salah satunya "Ramadhan Berdaya Untuk Indonesia dan Dunia" yang di adakan di bulan Ramadan.


Kehadiran aplikasi digital Infak.id dan Lelangbintang.com bertujuan meningkatkan semangat dan dukungan terhadap program "Ramadhan Berdaya Untuk Indonesia dan Dunia" karena dengan menggunakan aplikasi ini akan semakin banyak donatur, millenials dan masyarakat yang di jangkau sehingga bisa lebih mudah berbagi memberikan manfaat kepada sesama.

Chief Executive Officer Rumah Zakat Nur Efendi memaparkan jika berkat para donatur, pada Ramadan tahun 2018 lalu Rumah Zakat telah menyampaikan amanah kepada 168.225 orang penerima manfaat di 1183 Desa Berdaya di seluruh Indonesia. Lewat berbagai program berbagi, seperti buka puasa bersama, bingkisan lebaran, santunan anak yatim, pembinaan keluarga pra sejahtrea, janda berdaya dan bebas hutang.

Tahun 2019 ini di perkirakan jumlahnya naik sebanyak 53%. Rumah Zakat menargetkan akan memberi bantuan kepada penerima manfaat sebanyak 319.700 orang di 1440 Desa Berdaya. berbagi buka puasa kepada 145.000 orang, bingkisan lebaran untuk 17.000 anak yatim, 14.000 penerima manfaat janda berdaya dan 3000 penerima manfaat lebaran bebas hutang.

Dengan peluncuran aplikasi Infak.id dan website www.lelangbintang.com maka harapan target di atas tentu bukan hal yang mustahil.

Kesempatan dan kemudahan berinfak tentu akan meringankan para donatur, tidak perlu datang langsung ke Rumah Zakat. Apalagi zaman sekarang, masyarakat semakin mobile berkat perkembangan teknologi, pola hidup juga berubah menjadi serba digital, ingin cepat, praktis, simpel.

Untuk itulah Rumah Zakat juga harus beradaptasi, salah satunya dengan memberi kemudahan berinfak yang cepat dan cashless, karena saat ini pola pembayaran semakin kurang menggunakan uang cash.

Apa itu aplikasi Infak.id?

Infak.id adalah sebuah layanan platform online untuk berdonasi dengan berbagai fitur pembayaran terkini yang memudahkan donatur dalam menitipkan dana infak / sedekah. Selain dengan transfer bank juga bisa menggunakan QR Payment dari berbagai layanan jasa pembayaran online seperti Gopay, OVO, LinkAja, DoKu dan KasPro 



Saya yakin teman-teman pasti punya salah satu dari layanan jasa pembayaran di atas. Saya sendiri pakai dua di antaranya yaitu OVO, dan GoPay. Enak banget sih ini, dengan fitur pembayaran QR Payment kita bisa.
berinfak dan bersedekah kapan dan di mana saja. 

Selain itu  Infak.id juga memiliki fitur transparansi dan terpercaya sehingga donatur tahu pengelolaann donasinya, untuk apa dan siapa yang mendapatkan manfaat donasi, insha Allah harta yang di infakkan menjadi lebih berkah.

Dalam acara peluncuran ini hadir para perwakilan dari GoPay, OVO, DoKu, KasPro, dan LinkAja, penyedia jasa layanan pembayaran QR Payment yang bekerjasama dengan Rumah Zakat.

Peningkatan pertumbuhan pengguna dan transaksi menggunakan layanan jasa pembayaran online saat ini semakin tak terbendung, bahkan cenderung menjadi sebuah kebutuhan di tengah mobilitas masyarakat yang sibuk.

Infak menggunakan infak.id sangat mudah, cukup masuk ke aplikasi atau website Infak.id dan tentukan nominal infak yang di inginkan, kita bisa memilih barcode jasa pembayaran yang di inginkan, maka saldo otomatis akan terpotong sesuai jumlah donasi. 

Apa Itu LelangBintang.com?

Sama-sama untuk berdonasi, namun dengan cara yang berbeda. Platform lelangbintang.com adalah platform untuk menggalang dana yang mendorong keberadaan fans atau penggemar menjadi semakin bermakna untuk para public figure, artis, selebritis, atau influencer.

Lewat platform online  di lelangbintang.com, public figure, artis, selebritis, atau influencer dapat melelang barang kesayangannya untuk di masukkan dalam daftar lelang di lelangbintang.com

Barang-barang yang di lelang nantinya dapat di tawar dalam jangka waktu tertentu. Penawar tertinggi berhak mendapatkan barang milik  public figure, artis, selebritis, atau influencer tersebut, sementara dana hasil lelang akan di kelola oleh Rumah Zakat sebagai infak dan di berikan kepada penerima manfaat yang berhak.

Hadir di acara peluncuran ini Artis Oki Setiana Dewi yang pernah melelang gaun kesayangannya, dan di beli oleh seorang suami yang isterinya adalah penggemar Oki Setiana Dewi.

Oki Setiana Dewi mengungkapkan, dirinya dan si ibu penggemar sama-sama terharu ketika akhirnya mereka berjodoh, bertemu saat penyerahan barang lelang. Keduanya sama-sama sayang. Mba Oki sayang bajunya, si ibu sayang suaminya dan tersentuh dengan perhatiaannya yang rela mengikuti lelang untuk mendapatkan baju milik Oki Setiana Dewi. 

Menurut Oki Setiana Dewi, dirinya merasa terbantu dunia akhirat dengan adanya platform online bintanglelang.com. Karena sebagai public figur seringkali banyak barang yang tidak terpakai, menumpuk dan mubazir, tetapi kalau di kasihkan begitu saja rasanya tidak tepat juga, mengingat harga, nilai, atau kenangan dengan barang tersebut. 

Sementara dalam islam kita sangat di anjurkan untuk tidak menumpuk barang. Karena harta yang kita miliki nantinya akan di mintakan pertanggung jawab. Nah, dengan lelangbintang.com semua keresahan dapat teratasi, apalagi dana hasil lelang masuk ke Rumah Zakat, baik pemilik barang maupun pemenang lelang insha Allah sama mendapat bekah.


Peluncuran infak.id dan www.lelangbintang.com di tandai dengan scan barcode, dari penyedia layanan jasa pembayaran QR Payment mitra Rumah Zakat. Untuk melipatgandakan manfaatnya di bulan Ramadhan yang akan datang kita bisa sama-sama menggunakan layanan ini, atau tidak perlu menunggu bulan ramadan, berbuat baik tidak ada batasan waktunya, kita bisa lakukan sekarang juga. 
© Nunu Halimi ·