Pemilihan Air Minum Kemasan yang Tepat untuk Penuhi Kemurnian Nutrisi Anak

Momen apa yang paling menguras energi seorang ibu dalam proses pengasuhan dan tumbuh kembang anak?

Hmmm, kalau mendapatkan pertanyaan seperti ini, jujur saya bingung harus jawab apa. Soalnya listnya tuh panjaaang banget..kyahaha.

Iyes, setiap hari rasanya menguras  energi yaa. Dari mulai hamil, melahirkan, menyusui, hingga menyapih kemudian anak masuk usia TK, SD, SMP dst, perjalanan yang panjang.

Namun diatas berbagai keluhan, harus diakui dan disyukuri bahwa menjadi ibu itu adalah bless, berkah, hadiah, anugerah terindah, karena itu artinya kita telah memiliki sebuah hubungan yang tidak akan berakhir dan cinta yang tidak akan pernah mati. Peran sebagai ibu adalah hal terbaik, cinta terbesar yang pernah di rasakan dan bagian terbaik dalam menjadi seseorang.



Pemilihan Air yang Tepat untuk Penuhi Kemurnian Nutrisi Anak


Merenungkan kembali pertanyaan di atas, saya jadi terpikir. Diantara banyak momen yang menguras energi dalam tumbuh kembang anak, yang paling berkesan menurut saya adalah ketika anak-anak mengalami masa transisi.

Seperti transisi mereka ketika memasuki tahap MPASI, transisi saat anak-anak sudah mulai bisa berjalan, belajar bicara, lepas ASI dan yang terbaru nih belum lama banget saya alami, saat anak harus mulai melepas penggunaan diapers, latihan toilet training.

Di usia yang sudah melewati 4 tahun lebih 2 bulan, Mbul Kian akhirnya lulus fase ini, beberapa minggu lalu.







Bersyukur banget akhirnya bayi ini lulus toilet training, bebas diapers, yeay! πŸ€—πŸ€—πŸ™πŸ™ Dan proses toilet trainingnya paling cepet saya alami kali ini, beberapa hari saja, tak sampai seminggu. Anaknya nggak banyak drama dan kooperatif banget, meski sempat ketar-ketir bayangin kalau malam-malam bakal sering ngompol soalnya anak ini nggak bisa diam, dan doyan banget minum, dikit-dikit minum, sebentar-sebentar minum πŸ’§πŸ’§πŸš° ⁣ Untungnya memang di anjurkan banget ya anak doyan minum, karena asupan air minum yang cukup konon mempengaruhi 30% tumbuh kembang anak. ⁣ Makin memudahkan penuhi kebutuhan asupan air minum anak, senang banget loh sekarang⁣ ada @heikowater.id inovasi terbaru dari Kalbe Nutritionals dan Morinaga ⁣ Research Center Jepang ⁣yang berasal dari kedalaman sumber air pegunungan Artesian Water, air minum kemasan yang pas di konsumsi balita dan anak-anak. 9 dari 10 Bunda juga setuju, kalau Morinaga Heiko+ Water Steril dan Higienis cocok untuk melarutkan makanan (Susu dan Bubur) Si Kecil, karena Air kemasan ini telah melewati: ⁣ ⁣ πŸ’¦πŸ’¦ Tahap pengecekan awal untuk kualitas dan mutu air (warna, aroma, kandungan mikro-⁣ organisme, kandungan kimia, dan lainnya) dari sumber air⁣ 🌊Tahap Multistage Filtration untuk membersihkan air dari partikel kotor yang kasat mata dan ⁣ makromolekul (protein, lemak dan karbohidrat) πŸ’§πŸ’§Tahap Super Fine Reverse Osmosis, yaitu metode penyaringan berbagai makromolekul dan ⁣ mikromolekul dengan cara memberi tekanan pada larutan sehingga menghasilkan air ⁣ dengan konsentrasi H2O yang lebih tinggi dari air mineral biasa (pure water) 🚿🚿 Tahap UV Lamp sebagai proses desinfeksi untuk membunuh mikroba (bakteri, ⁣ virus, dll) menggunakan pancaran gelombang pendek (Ultraviolet) 🚰🚰 Tahap Magnet Trap yaitu metode untuk menghilangkan bahaya fisik menggunakan magnet ⁣ untuk menangkap partikel dengan kandungan logam πŸ’§πŸ’§πŸ’§ Ultra High Temperature (UHT) yaitu metode pemanasan dalam suhu yang tinggi #HeikoAlamiMurninya #KemurnianNutrisiAnak #MorinagaHeikoWater #HeikoWater #heikosterilhigienis
Sebuah kiriman dibagikan oleh LifestyleBloger (@nunuhalimi) pada

Belajar menggunakan toilet adalah milestone dalam kehidupan balita. Beberapa balita mendapatkan bakat dengan cepat, sementara yang lain membutuhkan kesabaran dan dukungan orangtua. Alhamdulillah Mbul Kian termasuk cukup kooperatif dan cepat saat toilet training kemarin. Hanya perlu beberapa hari saja, tidak sampai satu minggu semua berjalan dengan lancar.

Tantangan terbesar dari proses toilet training adalah melatih kepekaan anak-anak akan sensasi rasa ingin buang air kecil atau buang air besar, ini lumayan bikin dagdigdug. Karena kalau mereka lupa sedetik saja, siap-siap deh lap keringat, lap lantai, dan atau berlari-lari membopong anak ke toilet.

Terlebih kalau anaknya nggak bisa diem, aktif dan suka banget minum seperti Kian, otomatis frekuensi buang air kecilnya juga lebih banyak.

Tetapi, itu katanya malah bagus ya, banyak minum dan sering buang air kecil justru baik, karena kecukupan asupan air minum adalah salah satu kunci penting dalam proses tumbuh kembang anak.

Harus diakui, jika mbul tidak suka minum kemungkinan besar saya tidak terlalu perhatian akan kebutuhan asupan air minum nya, karena fokus pemenuhan kebutuhan nutrisi dari makanan seringkali lebih diutamakan.

                                  Pemilihan Air yang Tepat untuk Penuhi Kemurnian Nutrisi Anak
Mengutip laman Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI) saya mendapatkan info penting nih! Ternyata pada satu tahun pertama hidupnya, persentase jumlah air total dalam tubuh si Kecil adalah 65-80% dari berat badannya.

Rutin mengonsumsi air sangat dibutuhkan Si Kecil guna memenuhi kebutuhan hariannya, agar terhindar dari dehidrasi, juga untuk mendukung proses aktivitas sel tubuh, mencegah terjadinya gangguan pencernaan dan infeksi saluran kemih.

Selain air minum, kebutuhan akan air bisa dipenuhi dari beragam sumber seperti cairan dari buah, susu, ASI, juga makanan berkuah. Dalam sebuah acara kesehatan dengan narasumber Dr. Muliaman Mansyur  di sarankan orangtua untuk rajin menawarkan air minum kepada Si Kecil. Jangan tunggu sampai ia merasa haus terlebih dulu. Hmm, saya jadi makin bersyukur banget sama mbul Kian yang nggak perlu di tawarkan untuk minum

Selain itu, pemberian air juga harus memperhatikan sumber air yang baik dan sehat, agar Si Kecil terhindar dari beragam penyakit yang didapat karena mengonsumsi makanan atau minuman yang tercemar mikroba patogen (food borne disease). Virus seperti rotavirus dan bakter E. coli, penyebab terbanyak food borne disease yang umumnya muncul dengan gejala umum diare dan muntah-muntah.

Konsumsi air minum botolan atau kemasan yang dituliskan mengandung mineral juga  tidak dianjurkan untuk di konsumsi anak-anak, terutama membuat susu formula bayi atau MPASI, karena biasanya ada yang tidak selalu steril (bebas dari bakteri) dan mungkin mengandung terlalu banyak garam (natrium) atau sulfat.

Lalu, bagaimana ya cara melindungi Si Kecil dari food borne disease? 

Salah satunya dengan memberikan Si Kecil air dari sumber air yang baik, serta memastikan air yang dikonsumsi murni dan steril. Murni artinya bebas mineral dan steril artinya bebas dari kuman sehingga Si Kecil aman terlindungi.

Kabar baiknya, saat ini ternyata ada loh air minum kemasan spesial, yang  bisa di konsumsi oleh balita dan anak-anak, yaitu Morinaga Heiko+ Water, produk terbaru dari Morinaga berupa air minum kemasan.

Di wujudkan sebagai hasil dari  Morinaga Research Center Jepang. Morinaga Heiko+ Water adalah air minum yang diproduksi melalui proses Ultra High Temperature (UHT) dan Aseptic Filling demi memastikan hasil air yang bebas dari bakteri, virus, parasit serta jamur.

Selain dapat di minum langsung Morinaga Heiko+ Water juga dapat digunakan untuk melarutkan makanan dan minuman seperti susu, susu formula,  bubur bayi, atau biskuit bayi loh!?

Berdasarkan data Nielsen dari survei Brand Health Tracking mengenai Formula Bayi dan Formula Lanjutan (IFFO) tahun 2015 lalu, dinyatakan bahwa 46% respodennya  menyatakan kebutuhan akan air khusus untuk melarutkan susu atau makanan pendamping ASI, dan 65% di antaranya menyatakan bahwa bayi memerlukan air minum yang lebih natural dan alami.

Selain alasan tersebut, alasan lainnya adalah pencernaan bayi masih lemah (32%) dan air minum memiliki peran penting untuk membantu tumbuh kembang bayi (30%). Tumbuh kembang yang optimal diperlukan selama periode 1000 Hari Pertama Kehidupan (1000 HPK).

Ikatan Dokter Indonesia (IDI) melalui perwakilannya Dr. Fery Rahman, MKM selaku Wakil Sekretaris Jendral PB IDI menyampaikan,

Merujuk pada data dari WHO tahun 2003 (Feeding and nutrition of infants and young children. Guidelines for the WHO European Region, WHO Regional Publications, European Series, No. 87), kontaminasi makanan (termasuk air minum) oleh agen mikroba adalah salah satu penyebab utama diare pada bayi dan anak kecil. Kemudian, panduan WHO tahun 2005 (Nutrients in Drinking Water. Water, Sanitation and Health Protection and the Human Environment. Chapter 13) mengenai Nutrisi dalam Air Minum menyatakan bahwa kandungan mineral dari air mineral yang digunakan untuk melarutkan susu atau makanan pendamping ASI, secara signifikan dapat mengubah dan menambahkan kandungan mineral pada susu atau makanan pendamping ASI”.

Dr. Muliaman Mansyur, Head of Medical Kalbe Nutritionals menjelaskan, juga menambahkan “Dalam konteks melarutkan susu atau makanan pendamping ASI, air demineral atau bebas mineral adalah air yang ideal digunakan sebagai pelarut susu atau makanan pendamping ASI karena tidak akan mengubah kemurnian nutrisi yang terkandung dalam komposisinya.

Sebaliknya melarutkan susu atau makanan pendamping ASI dengan air mineral, berpotensi meningkatkan kandungan mineralnya sehingga komposisi nutrisinya menjadi tidak sama lagi atau berubah. Dalam konteks air minum sehari-hari, air demineral atau bebas mineral sangat aman karena berbagai kandungan mineral yang dibutuhkan tubuh, juga dapat kita peroleh dari makanan yang kita konsumsi”

Pemahaman umum dalam menyiapkan susu atau makanan pendamping ASI adalah melarutkannya dengan air (baik AMDK maupun air pipa) dalam keadaaan panas mendidih, dengan asumsi air panas mendidih mampu membunuh kuman, virus dan bakteri. Padahal, air panas mendidih yang dipanaskan terlalu lama, juga bisa meningkatkan kandungan mineral dalam air dan merusak kandungan nutrisi lainnya.

                                    Pemilihan Air yang Tepat untuk Penuhi Kemurnian Nutrisi Anak
Wah, ini wawasan baru banget ya, saya jadi paham mengapa air mineral tidak di sarankan di konsumsi bayi.

Nah, apa saja ya kelebihan Morinaga Heiko+ Water, yang pertama sekali adalah air minum ini air murni air murni dan steril, yang dapat melindungi nutrisi makanan anak dengan tidak merubah komposisi serta mudah melarutkan susu atau makanan pendamping ASI, dengan jaminan kualitas. yang dapat  memenuhi kebutuhan harian air Si Kecil agar kesehatannya terjaga dan proses tumbuh kembangnya berjalan optimal.

 Morinaga Heiko+ Water berasal  dari kedalaman sumber air pegunungan Artesian Water Source yang bersumber di pegunungan Pangrango, Bogor dengan proses produksi melalui 8 tahapan, yaitu:


  1. Tahap pengecekan awal untuk kualitas dan mutu air (warna, aroma, kandungan mikro- organisme, kandungan kimia, dan lainnya) dari sumber air
  2. Tahap Multistage Filtration untuk membersihkan air dari partikel kotor yang kasat mata dan makromolekul (protein, lemak dan karbohidrat)
  3. Tahap Super Fine Reverse Osmosis, yaitu metode penyaringan berbagai makromolekul dan mikromolekul dengan cara memberi tekanan pada larutan sehingga menghasilkan air dengan konsentrasi H2O yang lebih tinggi dari air mineral biasa (pure water)
  4. Tahap UV Lamp yaitu merupakan proses desinfeksi untuk membunuh mikroba (bakteri, virus, dll) menggunakan pancaran gelombang pendek (Ultraviolet)
  5. Tahap Magnet Trap yaitu metode untuk menghilangkan bahaya fisik menggunakan magnet untuk menangkap partikel dengan kandungan logam
  6. Ultra High Temperature (UHT) yaitu metode pemanasan dalam suhu yang tinggi dan waktu yang cepat untuk mencapai kondisi steril komersial
  7. Tahap Aseptic Filling dimana air yang sudah steril, dikemas dalam kemasan aseptic atau steril
  8. Quality Check yang dilakukan oleh tiga pihak mencakup Hokkan, Kalbe Nutritionals, dan Morinaga Jepang. Kemudian, hanya produk yang memenuhi standar yang akan diturunkan ke pasar.



Kehadiran Morinaga Heiko+ Water juga melahirkan kerjasama yang menggembirakan antara Ikatan Dokter Indonesia (IDI) dan Kalbe Nutritionals untuk menggagas kampanye:

Dukung Kemurnian Nutrisi Anak Sejak Dini melalui pemilihan air yang tepat untuk yang terkasih.

Morinaga Heiko+ Water adalah hasil inovasi Kalbe Nutritionals dan Morinaga Research Center Jepang yang telah berpengalaman mendukung nutrisi dan kesehatan keluarga selama lebih dari 100 tahun yang juga telah memenuhi standard BPOM, SNI dan memiliki sertifikat halal LPPOM MU

Kemasan air minum kemasan Morinaga Heiko+ Water ini juga keren loh, karena sejalan dengan gerakan Bebas Plastik yang sedang digalakkan masyarakat dan pemerintah, Morinaga Heiko+ Water turut mendukung penyusutan limbah plastik dengan kemasan botol yang bebas BPA (bahan kimia yang digunakan dalam proses pembuatan botol dari plastik) dan bisa didaur ulang.

Kemasan botol, warna dan gambar  Morinaga Heiko+ Water memang juga salah satu yang menarik perhatian nih. "lucu" dan unik menurut saya, karena menampilkan dua tokoh beruang lucu khas Morinaga.

                               Pemilihan Air yang Tepat untuk Penuhi Kemurnian Nutrisi Anak
Kian Mbul juga sudah minum Morinaga Heiko+ Water, sepertinya sih dia suka dan menikmati minum Morinaga Heiko+ Water. Air minum ini juga nggak cuma dikhususkan untuk anak-anak saja loh. Karena sejatinya Morinaga Heiko Water+ ini adalah minuman kemasan yang dapat di konsumsi siap saja.

Saya juga sudah mencoba Morinaga Heiko+ Water dan menurut saya rasanya memang beda dari air minum kemasan lainnya. Kemurniannya benar-benar dapat di rasakan saat di minum, rasanya tetap menyegarkan meski tidak dalam keadaan dingin,  warna airnya juga terlihat sangat bening dan mencerminkan kondisinya yang steril dan higienis.

Pemilihan Air yang Tepat untuk Penuhi Kemurnian Nutrisi Anak

9 dari sepuluh ibu dengan balita dan menggunakan air minum Morinaga Heiko+ Water untuk melarutkan makanan dan minuman bayinya juga setuju kalau Morinaga Heiko+ Water Steril dan Higienis cocok untuk melarutkan makanan Susu dan Bubur Si Kecil.

Pemilihan Air yang Tepat untuk Penuhi Kemurnian Nutrisi Anak

Pemilihan Air yang Tepat untuk Penuhi Kemurnian Nutrisi Anak

Pemilihan Air yang Tepat untuk Penuhi Kemurnian Nutrisi Anak

Morinaga Heiko+ water ini sudah bisa di dapatkan secara online juga di gerai dan toko-toko serta minimarket terdekat, dengan harga kurang lebih Rp8500. Dengan banyak manfaat dan kelebihannya serta rasanya yang pas untuk anak-anak, Morinaga Heiko+ Water bantu Penuhi Kebutuhan dan Kemurnian Nutrisi Anak sejak Dini.

Ecolink, Solusi Lampu LED Berkualitas dan Ramah Lingkungan untuk Rumah

Salah satu poin penting yang yang harus di pikirkan saat membangun rumah adalah pencahayaan. Saya teringat saat mulai memikirkan desain ruangan dalam rumah yang saya huni saat ini. Ternyata menentukan seperti apa cahaya dalam ruang yang kami inginkan cukup membingungkan.

Cahaya di ruang tamu, kamar utama, kamar anak-anak, ruang belajar, dapur, hingga kamar mandi, masing-masing memiliki kebutuhannya tersendiri. Karena selain mempengaruhi estetika, pilihan pencahayaan yang tepat juga dapat membantu mendapatkan yang terbaik dari rumah dengan membuat ruang lebih nyaman, fungsional, dan menarik.

Penggunaan lampu di rumah juga dapat menunjang kenyamanan penghuni rumah. Pencahayaan yang bagus biasanya dapat langsung kita nilai ketika melihatnya, tetapi rupanya tidak semudah itu, untuk menentukan cahaya yang pas di rumah. Ada faktor yang harus di pertimbangkan sebelum memilih lampu yang digunakan pada ruangan di rumah.

Ecolink, Solusi Lampu LED Berkualitas dan Ramah Lingkungan untuk Rumah

Hemat listrik, awet tahan lama dengan cahaya sesuai harapan dan harga terjangkau biasanya menjadi kriteria ketika saya memilih lampu. Dan untuk mendapatkan bola lampu yang seperti itu lumayan tricky ya. Terlebih sekarang semua lampu rata-rata sudah beralih menggunakan LED, lampu yang katanya lebih bagus dari lampu bohlam jadul dengan bulb transparan.

Yup, berkat perkembangan teknologi, saat ini banyak sekali varian lampu yang menggunakan teknologi LED (Light Emitting Diode) Lampu ini menawarkan sederet keunggulan, lebih hemat listrik, kualitas terang yang baik, dan usia pakai yang lebih lama, namun dari segi harga terbilang cukup lumayan, ada sih lampu LED yang harganya cukup murah, tetapi kualitasnya zonk dan bikin kita jadi sering gonta ganti lampu baru.

Ecolink, Solusi Lampu LED Berkualitas dan Ramah Lingkungan untuk Rumah

Sebenarnya harga tidak melulu menjadi patokan ya, selama memang kelebihan yang di tawarkan terbukti. Yang jadi pertanyaan lampu LED yang bagus itu seperti apa ya? Hadir dalam berbagai bentuk, ukuran dan warna cahaya, dengan merk yang berbeda-beda pula, melihat sekilas saja pasti bakal bikin galau memilih.

Lalu, apasaja kah yang harus di perhatikan jika kita ingin membeli lampu LED, berikut beberapa tipsnya:

  1. Beli lampu LED yang dilengkapi packaging, cek dan teliti labelnya terlebih dahulu. Sebagian besar informasi yang dibutuhkan untuk memilih bola lampu LED ada di kemasannya, Cari label Fakta Pencahayaan atau Light Appearance di bagian belakang atau samping kemasan.
  2. Perhatikan istilah: 'Light atau kecerahan' dan penampilan cahaya apakah hangat (warm) atau dingin (cool) Pencahayaan mengacu pada suhu warna, yang diukur sebagai Kelvin (K). Untuk lampu meja atau lampu ruang tamu, pilih bohlam sekitar 2.700 hingga 3.000 K untuk mendapatkan cahaya hangat mirip dengan cahaya dari bohlam lampu pijar yang lebih tua. Untuk penerangan tugas di tempat-tempat seperti bengkel dan ruang cuci, pilih bohlam sekitar 5.000 K untuk cahaya yang lebih dingin dan kebiru-biruan yang lebih mirip cahaya alami.
  3. Perhatikan kecerahan cahaya dalam satuan lumens bukan watts. Satuan seberapa terang cahaya diukur dalam lumens, sedangkan watts adalah satuan energi listrik yang digunakan lampu tersebut saat bekerja. Lampu pijar 40 watt harus menghasilkan sekitar 450 lumens.
  4. Karena sirkuitnya, ada lampu LED yang tidak selalu kompatibel dengan saklar atau instalasi listrik, hingga menghasilkan cahaya yang lebih redup, pastikan saklar yang digunakan sudah oke untuk lampu LED yang akan digunakan.
  5. Garansi, lampu LED yang berkualitas biasanya berani memberanikan garansi lampu baru dengan proses lebih cepat jika dalam masa garansi ternyata lampu mengalami masalah.

Oiya, kalau mau lancar pilah pilih lampu LED yang berkualitas, sekarang nggak perlu galau lagi loh!? Hari senin tanggal 23 September 2019 lalu saya hadir dalam peluncuran Ecolink, rangkaian produk baru lampu LED berkualitas dari  Signify, salah satu perusahaan terdepan dunia di bidang pencahayaan dengan beragam merek pencahayaan paling terpercaya di dunia.

Bertempat di Ritz Carlton Hotel Jakarta,  bersama Mr. Rami Hajjar, Leader Signify Indonesia, Burhan Noor Sahid, head of marketing Signify Indonesia dan Lea Indra, Head of Integrated Communications Signify Indonesia, Ecolink Lighting resmi di luncurkan dan siap menjadi solusi pencahayaan rumah-rumah di Indonesia. 


Ecolink, Solusi Lampu LED Berkualitas dan Ramah Lingkungan untuk Rumah
Mr. Rami Hajjar

Menawarkan banyak kelebihan dari lampu LED yang sudah ada di pasaran, Mr Rami Hajjar mengungkapkan jika Ecolink hadir sebagai solusi lampu LED berkualitas dalam upaya Signify memahami dan menjangkau lebih luas pasar Indonesia yang sangat luas dan beragam.

Ecolink ingin memastikan bahwa banyak rumah tangga di Indonesia dapat menikmati pencahayaan rumah berkualitas baik. Ecolink Lighting adalah merek pencahayaan lampu berbasis LED dengan jaminan kualitas dan ramah lingkungan yang dipasarkan dengan harga terjangkau.

Di tambahkan pula oleh Burhan Noor Sahid, di industri lampu ada standar yang harus di penuhi oleh semua merk lampu baik secara global (IEC Standard) dan nasional (SNI). Namun dalam aplikasinya banyak merk lampu yang tidak menerapkan satandar ini pada produknya.

Untuk memastikan kualitas lampu yang bagus, maka pemenuhan standar yang di tetapkan adalah kunci, dan  Ecolink adalah produk  lampu LED yang telah memenuhi standar produk elektronika yang sesuai dengan SNI dan terstandar juga di pasar global.

Ecolink, Solusi Lampu LED Berkualitas dan Ramah Lingkungan untuk Rumah


Dengan jaminan kualitas yang telah memenuhi standar, Ecolink juga memiliki banyak kelebihan di antaranya:

1. Affordable Price, harga yang terjangkau. Dengan HET (harga eceran tertinggi) mulai dari Rp15.000 sudah dapat menggunakan lampu berkualitas.

2. Hemat Energi. Dengan beralih ke lampu LED Ecolink, konsumen rumah tangga dapat menghemat pemakaian listrik hingga 88% di bandingkan dengan lampu pijar. Artinya tagihan listrik dapat berkurang signifikan.
Ecolink, Solusi Lampu LED Berkualitas dan Ramah Lingkungan untuk Rumah

3. Ramah lingkungan, UV dan IR free terbuat dari material ramah lingkungan dan mudah di daur ulang, lampu LED Ecolink juga telah memenuhi standard IEC/EN 62471 yang memberi jaminan bebas bahan yang mengandung merkuri, dengan cahaya bebas ultra violet dan infra red yang berbahaya bagi lingkungan dan kesehatan.

4. Usia pemakaian lebih tahan lama, hingga 15.000 jam dengan garansi satu tahun.
5. Pilihan produk yang beragam. Ecolink menyediakan rangkaian lampu bohlam LED downlight yang tersedia dalam dua varian warna cool daylight (6500K) dan warm white (3000K) juga varian lainnya yaitu Ecolink Bulkhead, Ecolink Batten dan Ecolink Floodlight yang dapat digunakan sesuai kebutuhan untuk berbagai ruangan baik indoor maupun outdoor

Sebagai konsumen, ini memang solusi yang di tunggu banget ya, kita bisa mendapat manfaat lampu LED berkualitas sekaligus manfaat hemat energi, hemat finansial dan menyelematkan lingkungan kita dari limbah lampu yang terlalu cepat menjadi sampah. Hidup sehat bebas dari radiasi berabahaya dan selamatkan bumi kita mulai dari rumah salah satunya ya dengan menggunakan lampu LED Ecolink.

Ingin mengetahui lebih lengkap tentang produk Ecolink? kunjungi www.ecolink.lighting.com. Produk-produk Ecolink sudah tersedia di toko-toko dan retail tertentu,